Membongkar Serpihan Surga di Rusunawa UIN Satu Tulungagung

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Tagana saat membongkar Shelter tombo kangen.
Anggota Tagana saat membongkar Shelter tombo kangen.

i

BACASAJA.ID - Relawan Tagana (Taruna Siaga Bencana) mulai membongkar tenda dan sarana lainya selama berjaga di Rusunawa UIN Satu Tulungagung. Pembongkaran dilakukan secara swadaya oleh seluruh relawan Tagana.

Koordinator Tim LDP (Layanan Dukungan Psikososial) Tagana Tulungagung Imam Syafi'i menjelaskan, pembongkaran dilakukan sejak hari Kamis (30/9/21) dan merupakan tugas terakhir tim Tagana di Rusunawa Uin satu Tulungagung.

Beberapa yang dibongkar adalah tenda tempat berjaga dan secuil surga “shelter tombo kangen”.

Pasalnya bangunan tembus pandang ini menjadi tempat pasien covid-19 yang dikarantina melepas kangen bertemu keluarganya.

Ada perasaan haru yang dirasakan oleh Imam dan teman-temanya saat membongkar bangunan kecil transparan berukuran 2 kali 4 meter itu. Di tengahnya ada sekat transparan yang memisahkan antara pengunjung dan pasien covid-19.

“Banyak yang bilang ini (shelter tombo kangen) adalah serpihan surga,” jelasnya.

Shelter ini dibuat pada 1 Juli 2020 lalu, dan dibongkar pada 30 September 2021. Ada cerita menarik yang mendasari pembuatan kepingan surga ini.

Imam menceritakan shelter ini merupakan salah satu kenangan terbaik selama berjaga di tempat isolasi ini.

Saat berjaga, dirinya melihat ada salah satu pasien yang tidak bisa bertemu dengan suami dan keluarganya. Lalu saat sakitnya mulai parah, dirinya akhirnya mempertemukan suaminya dengan pasien tersebut.

“Saat itu kita videokan dan kita semua meneteskan air mata,” papar Imam.

Ada juga saat hari raya Idul Fitri 2020 lalu ada seorang ibu dan 2 anaknya yang datang ke posnya dan tiba-tiba menangis.

Setelah tangisnya agak reda, Imam menanyai ibu tersebut dan menanyakan alasan menangis. Ibu itu menjawab ingin ketemu suaminya yang sedang diisolasi.

“Akhirnya kita ketemukan dengan jarak aman, karena saat itu belum ada shelter,” katanya.

Kejadian-kejadian itu membuat timnya trenyuh. Akhirnya dengan memberanikan diri, dirinya mengajukan untuk membuat shelter tombo kangen.

“Akhirnya di setujui oleh dokter Kasil yang waktu itu menjadi wakil Direktur RSUD dr. Iskak,” katanya.

Shelter ini juga menjadi salah satu pencegah pasien yang ingin kabur. Pasalnya dengan melepas kangen di shelter ini, keinginan kaburpun berkurang.

Banyak kenangan yang ditoreh di shelter ini. Beberapa penyintas yang mendengar Tim Tagana akan dipindah ke Rusunawa Jepun, meminta agar saat pembongkaran shekter ini diabadikan dalam sebuah video. (JP/t.ag/RG4)

Berita Terbaru

Sedang Isi BBM, Buronan Kasus Fidusia Oktavanus Katili Diciduk Tim Tabur Kejari Surabaya

Sedang Isi BBM, Buronan Kasus Fidusia Oktavanus Katili Diciduk Tim Tabur Kejari Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 07:30 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 07:30 WIB

SURABAYA — Pelarian terpidana kasus tindak pidana fidusia, Oktavanus Katili, akhirnya berakhir di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Terpidana yang masuk d…

Usai Keributan, Louis Disebut Masih Beraktivitas Normal

Usai Keributan, Louis Disebut Masih Beraktivitas Normal

Selasa, 06 Okt 2026 20:57 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 20:57 WIB

SURABAYA – Fakta baru terungkap dalam sidang perkara dugaan pengeroyokan terhadap Louis Prasetyo di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (6/10/2026). Dua t…

Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Puluhan Ruko Hancur dan 5 Orang Terluka

Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Puluhan Ruko Hancur dan 5 Orang Terluka

Selasa, 06 Okt 2026 16:35 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 16:35 WIB

SURABAYA - Ledakan keras terjadi di Kompleks Rumah Toko (Ruko) San Antonio Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 07.00…

Polrestabes Surabaya Dalami Penyebab Ledakan Tabung Gas di Pakuwon City Surabaya

Polrestabes Surabaya Dalami Penyebab Ledakan Tabung Gas di Pakuwon City Surabaya

Selasa, 06 Okt 2026 16:30 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 16:30 WIB

SURABAYA– Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya masih menyelidiki penyebab ledakan di kawasan Pakuwon City, Surabaya. Dugaan awal mengarah pada k…

Polantas Polda Sulbar Hadir Jaga Langkah Pulang Para Pelajar

Polantas Polda Sulbar Hadir Jaga Langkah Pulang Para Pelajar

Selasa, 06 Okt 2026 13:37 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 13:37 WIB

POLDA SULBAR- Setiap bel pulang sekolah berbunyi, wajah-wajah ceria melangkah keluar gerbang. Di saat itulah, Polantas dengan rompi hijau menyala berdiri di…

Lutfiyah: Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Penentu Masa Depan Surabaya

Lutfiyah: Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Penentu Masa Depan Surabaya

Selasa, 06 Okt 2026 11:51 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 11:51 WIB

SURABAYA — Peringatan Hari Guru Sedunia atau World Teachers’ Day pada 5 Oktober menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada para guru atas dedikasi mer…