Hotel Grand Surabaya "Makan Korban", Wanita tak Bisa Berenang Tewas Tenggelam

Redaksi


Hotel Grand Surabaya

Suasana evakuasi korban.

BACASAJA.ID - Lantaran tak bisa berenang, seorang wanita tewas tenggelam di kolam renang Hotel Grand Surabaya, Jalan Pemuda no 33-37, Genteng, Surabaya.

Wanita berinisial SMN (22) warga Dupak Bangunsari I/2 Surabaya ini ditemukan tewas tenggelam dasar kolam renang.

Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Sutris membenarkan kejadian tersebut, dari hasil pemeriksaan teman korban, kejadian bermula ketika teman korban berinisial FT (25) warga Dupak Bangunsari menginap bersama anaknya di hotel tersebut sejak Selasa (12/10/2021).

Karena pesanan masker terhadap korban lupa dibawa, FT pergi ke rumah korban untuk mengambil masker pesanannya.

"Pada saat mengambil masker tersebut, korban ingin ikut FT untuk berenang. FT sempat menolak, tapi korban memaksa ingin ikut berenang," kata Iptu Sutris.

Pada saat berenang sekitar pukul 06.00 pagi, korban bermain dengan anak FT di kolam renang anak. Selang beberapa lama, FT menghampiri anaknya yang sedang di kolam renang anak.

Sedangkan korban, menyelam di kolam renang dewasa yang kedalamannya kurang lebih 3 meter.

"Dari keterangan FT, ia mengira korban bisa berenang. Namun, saat masuk ke dalam kolam, korban muncul ke permukaan sudah dalam keadaan tak bergerak. FT sempat tanya ke korban, namun tidak di jawab," tambah Sutris.

Karena tak menjawab, lanjut Sutris, FT yang panik segera menghubungi pihak hotel. Selanjutnya pihak hotel menghubungi pihak kepolisian dan diteruskan ke command center untuk ditindaklanjuti.

"Saat petugas tiba di lokasi, korban sudah terangkat di daratan. Setelah dilakukan identifikasi oleh tim identifikasi Polrestabes Surabaya, korban selanjutnya korban dibawa ke kamar jenazah RS Dr Soetomo," jelas Sutris.

Terpisah, saat wartawan mencoba konfirmasi dengan mendatangi Hotel Grand Surabaya, salah satu petugas house keeping bernama Nur mengatakan jika bukan wewenangya menjawab pertanyaan wartawan mengenai kejadian tersebut.

Saat menanyakan apakah hotel grand surabaya memakan korban korban tenggelam di Kolam Renang, petugas tersebut tidak berani menjawab dan menyurus wartawan langsung menanyakan ke pihak management.

"Maaf Pak bukan wewenang saya, saat ini manager kami sedang cuti pak," kata Nur. (Jem/RG4)