Sindikat Rampok Rumah Mewah Diringkus, Polda Jatim: Suka Sekap Korban

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Keempat pelaku spesialis perampokan rumah asal Lumajang yang diringkus Subdit III Jatanras Polda Jatim, Senin (21/12/2020). (Foto : Istimewa)
Keempat pelaku spesialis perampokan rumah asal Lumajang yang diringkus Subdit III Jatanras Polda Jatim, Senin (21/12/2020). (Foto : Istimewa)

i

BACASAJA.ID - Kelompok spesialis perampokan rumah diringkus Subdit III Jatanras Polda Jawa Timur. Aksi sindikat perampok ini membuat resah warga di tiga kecamatan Kabupaten Lumajang.

Pasalnya, perampok ini melakukan penyekapan terhadap korbannya ketika melakukan aksinya saat menguras habis barang berharga  di  rumah korban.

Pelaku perampokan ini berjumlah empat orang, yakni  Syaiful Anam (38), Sukarji Hermanto (53), Ahmad (31) dan Abdul Kholik (31).  Mereka kerap beraksi di tiga kecamatan wilayah Lumajang, Jawa Timur. Diantaranya di Kecamatan Klakah,  Randuagung dan  Tekung.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, aksi sindikat perampokan rumah ini sudah dilakukan sejak November hingga Desember 2020. Keempat pelaku itu menyasar penghuni rumah mewah yang sepi penghuni.

"Para kelompok ini mencari rumah yang sepi penghuni. Dengan begitu mereka bisa menyerap korban dengan mudah, kemudian mengambili barang-barang yang ada di dalam rumah," terang Truno di Mapolda Jatim, Senin (21/12/2020).

Seperti biasa, dalam melancarkan aksinya, para pelaku melakukan pengintaian terlebih dahulu selema beberapa hari. Baru setelah itu operasi perampokan dilakukan dari mulai malam hingga subuh.

"Pertama dilakukan pengintaian menyasar pada rumah yang orang-orangnya dalam posisi kurang berdaya atau sedikit jumlahnya. Korbannya kemudian disekap sejak malam hari sampai subuh," jelas Truno

Setelah berhasil membobol rumah, komplotan ini menyekap korban dengan cara mengikatnya menggunakan kaos dan gorden. Saat diikat pelaku juga mengancam akan membunuh korbannya menggunakan celurit jika berteriak.

Setelah berhasil menyekap, kemudian pelaku menguras seluruh harta benda yang berada di dalam rumah, antara lain perhiasan, uang tunai dan kendaraan bermotor. "Korban diancam akan dibunuh dengan menodongkan sajam jenis celurit. Satu korbannya ada yang berusia 60 tahun," katanya.

Dari keempat pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa 4 buah handphone milik korban, 4 bilah celurit, 1 buah teropong dan 2 buah penutup wajah. "Seluruh tersangka kita lakukan proses penahanan dan telah dilakukan proses penyidikan, kemudian dikenakan pasal 365 pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman diatas 5 tahun," pungkasnya. (ary)

Berita Terbaru

Tiga Perusahaan Besar China Incar Monyet Ekor Panjang yang Jadi Hama di Indonesia

Tiga Perusahaan Besar China Incar Monyet Ekor Panjang yang Jadi Hama di Indonesia

Minggu, 11 Okt 2026 09:51 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 09:51 WIB

JAKARTA - Di China, perusahaan farmasi besar seperti WuXi AppTec (melalui anak usahanya yang mengakuisisi Suzhou Kanglu Biotechnology) tercatat sebagai salah…

Polantas Karib Polda Sulbar, Patroli di Titik Rawan, Edukasi Keselamatan dan Berbagi Air Dengan Pengguna Jalan

Polantas Karib Polda Sulbar, Patroli di Titik Rawan, Edukasi Keselamatan dan Berbagi Air Dengan Pengguna Jalan

Minggu, 11 Okt 2026 06:03 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 06:03 WIB

POLDA SULBAR - Menjelang akhir pekan, saat malam mulai larut, cahaya lampu biru khas Polantas kembali terlihat menyisir jalan-jalan di Kota Mamuju. Patroli ini…

Achmad Hidayat hingga Eusebius Purwadi Terlihat Pegang Kartu PSI, Josiah Michael Belum Merespons

Achmad Hidayat hingga Eusebius Purwadi Terlihat Pegang Kartu PSI, Josiah Michael Belum Merespons

Minggu, 11 Okt 2026 05:47 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 05:47 WIB

SURABAYA – Foto sejumlah tokoh yang memiliki rekam jejak di PDI Perjuangan bersama kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Josiah Michael, menjadi perhatian. …

Dukung Digitalisasi Pasar Keputran, BRI Regional Office Surabaya Hadirkan Fasilitas WiFi untuk Permudah Transaksi QRIS

Dukung Digitalisasi Pasar Keputran, BRI Regional Office Surabaya Hadirkan Fasilitas WiFi untuk Permudah Transaksi QRIS

Sabtu, 10 Okt 2026 21:14 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 21:14 WIB

SURABAYA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Regional Office Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi digital sektor …

Kasus Anak Dibawa Pergi di Mamuju Tengah Sudah Ditangani, Kabid Humas: Proses Hukum Terus Berjalan

Kasus Anak Dibawa Pergi di Mamuju Tengah Sudah Ditangani, Kabid Humas: Proses Hukum Terus Berjalan

Sabtu, 10 Okt 2026 17:57 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 17:57 WIB

MAMUJU — Polda Sulawesi Barat memastikan kasus dugaan membawa pergi seorang anak perempuan di bawah umur dari Kabupaten Mamuju Tengah, yang menjadi perhatian m…

Reses Lutfiyah di Surabaya Utara: Warga Pertanyakan Paving dan Saluran Mangkrak

Reses Lutfiyah di Surabaya Utara: Warga Pertanyakan Paving dan Saluran Mangkrak

Sabtu, 10 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYA – Persoalan infrastruktur lingkungan, keterbatasan fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga bantuan bagi warga kurang mampu menjadi aspirasi yang m…