LPKAN Jatim sebut Seleksi Sekdaprov Jawa Timur Sarat Kepentingan Politik

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

BACASAJA.ID - Seleksi Calon Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Sekdaprov Jatim) sudah masuk babak ketiga setelah dilakukan sejumlah tahapan seleksi. Dari verifikasi administrasi, asesmen, hingga policy brief dan interview.

Melalui ketetapan Nomor : 800/2312/Pansel-JPTM/2022, Pansel Sekdaprov Jatim mengumumkan bahwa ada tiga nama calon Sekdaprov yang lolos dalam seleksi tersebut, diantaranya : Adhi Karyono (Eselon I / Staf Ahli Menteri Sosial RI), Jumadi (Eselon II / Kepala Dinas Kehutanan Jatim) dan Dr Nurkholis (Eselon II/Kepala Dinas ESDM Jatim).

Selanjutnya, penetapan ini akan dikirim untuk dipilih satu nama oleh Tim Penilai Akhir (TPA) melalui Menteri Dalam Negeri.

Yang menarik, pemilihan Sekdaprov Jatim tersebut sepertinya tidak akan berjalan dengan mulus, mengingat banyaknya penolakan dari berbagai kalangan masyarakat.

Saat ini penolakan terkait nama calon Sekdaprov Jatim juga datang dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negeri (LPKAN) Jawa timur, Arief Dwi Prasetija, yang menilai bahwa tiga calon yang dinyatakan lolos seleksi sarat akan kepentingan politik

“Masa dari banyaknya pelamar hanya tiga orang itu saja yang lolos, apalagi dua diantaranya pernah bermasalah dengan KPK, saya curiga akan adanya kepentingan politik lain di dalamnya, hal ini DPD LPKAN Indonesia Provinsi Jawa Timur dengan tegas menyikapinya untuk menolak Calon Sekdaprov Jatim yang diduga terindikasi kasus korupsi,” tegas Arief, Jumat 8 April 2022.

Arief menambahkan, dua dari tiga calon kandidat yang diduga bermasalah dengan kasus korupsi diantaranya, Adhy Karyono Pejabat Kemensos RI, sebagai Karo Perencanaan Kemensos RI diduga menerima ” FEE“ bantuan sosial (bansos), sebesar 550 juta walaupun fee tersebut sudah dikembalikan kepada KPK tanggal 25 November 2020 lalu.

Sementara Jumadi Kepala Dinas Kehutanan Jawa Timur yang pernah digeledah dan diperiksa KPK terkait dugaan kasus korupsi pengadaan barang dan jasa di Kab. Tulungagung tahun 2018.

Terkait dua nama calon Sekdaprov Jatim yang diduga terindikasi bermasalah dengan KPK. Maka DPD LPKAN INDONESIA Provinsi Jawa Timur terpanggil untuk menyikapi dengan tegas, agar kedua calon tersebut dapat dipertimbangkan kembali, dan meminta kepada pansel untuk melakukan perekrutan ulang calon Sekdaprov Jatim dengan harapan memperoleh figur yang betul betul mumpuni dan paham betul dengan kondisi jatim lalu yang paling penting tidak pernah bersinggungan dengan persoalan hukum sehingga mampu menciptakan sebuah kerjasama yang baik dengan Gubernur ke depannya sehingga tercipta iklim yang kondusif dan bersih di provinsi Jawa Timur

“DPD LPKAN Jawa Timur mengkritisi, dan bersikap tegas, karena terpanggil untuk ikut bertanggung jawab mengawal provinsi jatim menjadi lebih baik, mampu memiliki figur calon sekdaprov yang betul-betul bersih rekam jejaknya dalam pemerintahan dengan tidak bersinggungan persoalan hukum baik itu KPK atau lainnya”, tambahnya.

“Selain itu, DPD LPKAN Jatim mendukung penuh Ibu Khofifah Indar Parawansa sebagai Gubernur Jawa Timur dalam menjalankan pemerintahnya dengan didampingi sekdraprov yang bersih, jujur berwibawa dengan siap melayani masyarakat jatim lebih baik,” tandas Arief Dwi Prasetija. (*/RG4)

Tag :

Berita Terbaru

Dukung Penuntasan Dugaan Korupsi KBS, Wali Kota Eri: Proses Hukum Harus Transparan

Dukung Penuntasan Dugaan Korupsi KBS, Wali Kota Eri: Proses Hukum Harus Transparan

Kamis, 23 Jul 2026 21:18 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan dukungannya terhadap langkah Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) dalam menangani dugaan korupsi …

Internalisasi Polantas KARIB, Rakernis Polda Kalsel 2026 Hadirkan Motivator Nasional

Internalisasi Polantas KARIB, Rakernis Polda Kalsel 2026 Hadirkan Motivator Nasional

Kamis, 23 Jul 2026 21:10 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 21:10 WIB

BANJARMASIN— Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu fokus utama dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Lalu Lintas Tahun Anggaran 2026 yang …

Hari Anak Nasional 2026, Armuji: Anak Terlindungi adalah Investasi Masa Depan Bangsa

Hari Anak Nasional 2026, Armuji: Anak Terlindungi adalah Investasi Masa Depan Bangsa

Kamis, 23 Jul 2026 21:06 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 21:06 WIB

SURABAYA – Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang jatuh pada 23 Juli, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengajak seluruh elemen masyarakat untuk m…

Lutfiyah: Hari Anak Nasional Momentum Perkuat Surabaya Kota Layak Anak

Lutfiyah: Hari Anak Nasional Momentum Perkuat Surabaya Kota Layak Anak

Kamis, 23 Jul 2026 16:24 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 16:24 WIB

SURABAYA – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mewujudkan Surabaya sebagai Kota Layak Anak. Hal itu disampaikan …

Wakapolda Sulbar Cek Alat Khusus Ditintelkam: Dorong Transformasi Pelayanan Berbasis Teknologi Informasi

Wakapolda Sulbar Cek Alat Khusus Ditintelkam: Dorong Transformasi Pelayanan Berbasis Teknologi Informasi

Kamis, 23 Jul 2026 13:38 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:38 WIB

Cek Peralatan Khusus Ditintelkam, Wakapolda Tekankan Pentingnya Transformasi Pelayanan Berbasis IT…

Sinergi Polantas Sulbar dan Babinsa: Bersama Wujudkan Generasi Muda yang Tertib dan Aman di Jalan Raya

Sinergi Polantas Sulbar dan Babinsa: Bersama Wujudkan Generasi Muda yang Tertib dan Aman di Jalan Raya

Kamis, 23 Jul 2026 13:26 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:26 WIB

POLDA SULBAR - Untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban lalu lintas yang berkelanjutan, Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat kali ini menjalin sinergi …