Peternak Tanyakan Kinerja Petugas Kesehatan Hewan Saat PMK

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas memeriksa sapi di salah satu kandang
Petugas memeriksa sapi di salah satu kandang

i

TULUNGAGUNG - Merebaknya PMK (penyakit mulut dan kuku) pada sapi membuat peternak ketakutan. Sebab sapi yang sehat bisa sakit dalam waktu singkat, dan bisa sebabkan kematian.

Peternak dari Kecamatan Pagerwojo, Oni menyebut terkadang petugas kesehatan hewan bekerja secara asal dan tanpa pemeriksaan terhadap ternak yang sakit.

Contoh gampangnya pemeriksaan suhu hewan yang sakit hanya berdasarkan kira-kira dan pernyataan peternak.

Menurut Oni pemeriksaan suhu seharusnya dilakukan dengan termometer atau alat pemeriksa suhu.

“Masak cuma ditanya sapinya sehat atau tidak,” kata Oni.

Keluhan lainya minimnya jumlah petugas kesehatan hewan di wilayahnya. Keadaan ini membuat banyak sapi yang terpapar PMK dan berujung kematian.

Untuk menghindari kerugian lebih, beberapa peternak menjual sapinya jauh dari harga pasaran.

“Satu ekor sapi Cuma dihargai 1-2 juta saja,” terangnya.

Padahal normalnya harga sapi dewasa berkisar sekitar 20 jutaan.

Banyak dari peternak yang membeli sapi dengan uang pinjaman dari bank. Saat terjadi PMK, sapi itu dijual dengan harga murah.

Sementara itu Kabid Kesehatan Hewan pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung, Titus Sumariyani akui jika dokter hewan dari dinas yang ada sangat terbatas.

Untuk Kecamatan Pagerwojo dan Sendang hanya ada 1 dokter hewan.

Padahal jumlah populasi sapi di dua kecamatan itu mencapai puluhan ribu ekor.

“Kalau Sendang-Pagerwojo dokter hewan dari dinas cuma 1,” jelasnya.

Namun jumlah dokter di luar dinas yang bertugas ada puluhan, termasuk dari KUD dan dokter swasta.

Jika berobat ke dokter hewan swasta, peternak harus membayar biaya yang bervariasi, mulai puluhan hingga ratusan ribu sekali berobat.

Disinggung masalah obat, Tutus juga akui ada keterbatasan.

“Ada cuma sesuai dengan stok yang ada,” terangnya. (JP/t.ag)

Tag :

Berita Terbaru

Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Puluhan Personel TNI

Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Puluhan Personel TNI

Rabu, 08 Jul 2026 21:16 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 21:16 WIB

JAKARTA - Rumah Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dijaga…

Buronan Interpol Bebas Berkeliaran di Batam, Kantongi KTP Lokal dan 3 Paspor Berbeda

Buronan Interpol Bebas Berkeliaran di Batam, Kantongi KTP Lokal dan 3 Paspor Berbeda

Rabu, 08 Jul 2026 21:11 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 21:11 WIB

BATAM— Kota Batam kembali menjadi sorotan tajam terkait celah pengawasan orang asing dan administrasi kependudukan. Seorang buronan internasional (Interpol) d…

Pejabat Jadi Tersangka Ekspor Ilegal Tanah Jarang, Bea Cukai dan Sucofindo Pangkalpinang Bungkam

Pejabat Jadi Tersangka Ekspor Ilegal Tanah Jarang, Bea Cukai dan Sucofindo Pangkalpinang Bungkam

Rabu, 08 Jul 2026 19:38 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 19:38 WIB

BATAM- Pegawai Kantor Bea Cukai Kota Pangkalpinang belum memberikan tanggapan terkait penetapan Kepala Bea Cukai Kota Pangkalpinang Junanto Kurniawan sebagai…

Kortastipidkor Temukan Brankas Berisi Tumpukan Uang Dolar Singapura saat Geledah Kafe di Cipete

Kortastipidkor Temukan Brankas Berisi Tumpukan Uang Dolar Singapura saat Geledah Kafe di Cipete

Rabu, 08 Jul 2026 19:34 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 19:34 WIB

JAKARTA- Tim penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menemukan…

Sidang Sengketa Lahan Pogot: Ahli Sebut Kelurahan Tak Berwenang Tentukan Objek Tanah dan SIMBADA Bukan Bukti Kepemilikan

Sidang Sengketa Lahan Pogot: Ahli Sebut Kelurahan Tak Berwenang Tentukan Objek Tanah dan SIMBADA Bukan Bukti Kepemilikan

Rabu, 08 Jul 2026 18:39 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 18:39 WIB

Sidang lanjutan perkara sengketa tanah di Jalan Pogot Nomor 57–58, Kelurahan Tanah Kalikedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, kembali memunculkan sejumlah f…

Sinergi Kapolda Sulbar Bersama Kadin dan Korem Sukseskan Festival Rakyat Nusantara 2026

Sinergi Kapolda Sulbar Bersama Kadin dan Korem Sukseskan Festival Rakyat Nusantara 2026

Rabu, 08 Jul 2026 15:12 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 15:12 WIB

Sebagai wujud keseriusan dan komitmen bersama, pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan penting yaitu pembentukan Tim Teknis Gabungan.…