Antisipasi Jadi Tempat Perjudian, Kandang Burung Dara Diturunkan

bacasaja.id
Polsek Dukuh Pakis menurunkan kandang burung dara di kawasan Pradah Indah I Surabaya

SURABAYA - Mengantisipasi marak perjudian burung dara (Merpati), Polsek Dukuh Pakis menurunkan kandang burung dara di kawasan Pradah Indah I Surabaya. Itu dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat adanya adu burung dara yang diduga menjadi ajang perjudian.

"Setelah menerima laporan dari masyarakat, kami cek ke lokasi tadi pukul 14.15. Infonya diduga menjadi ajang perjudian merpati," kata Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Agung Widoyoko, Jumat (22/7/2022).

Baca juga: Berikan Rasa Aman, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Turun Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi

Agung menjelaskan, sebelum penurunan kandang burung dara itu, pihaknya memberikan himbauan terlebih dulu kepada para pemilik kandang. Selain itu, ia juga memperingatkan kepada para pemilik dan penggemar burung merpati agar tidak melaksanakan aktivitas adu burung dara di lokasi tersebut.

"Kami himbau dan beri peringatan. Jika nantinya tetap dilakukan, kami tiga pilar akan melakukan tindakan tegas, kalau perlu ya di bakar peguponnya," jelas Agung.

Baca juga: Sambut Hari Santri 2026, Fatayat NU Surabaya Ajak 100 Pelajar Napak Tilas Resolusi Jihad

Peringatan tersebut, rupanya ditaati oleh para penggemar burung dara dengan menurunkan kandang-kandang itu sendiri. Namun, setelah polisi pergi, beberapa penggemar burung dara masih saja ada yang nekat melakukan aktivitas adu burung dara.

"Tadi setelah kami pergi, saya perintahakan kembali beberapa anggota mengecek masih ada yang masih nekat membawa merpati. Beberapa ekor merpati itu kami amankan," jelas Agung.

Baca juga: Anak-anak Lidah Wetan Ajak Lestarikan Tradisi dan Budaya Lewat Teater Sembrani Bumi Nusantara

Kepada para pemilik kandang, lanjut Agung, pihaknya sudah membuatkan surat pernyataan akan memindahkan kandang burung dara itu. Pihaknya juga akan melakukan pemantauan setiap hari kedepan untuk mencegah kambuhnya adu burung dara dilokasi tersebut.

"Kami terus berkomitmen agar wilayah Surabaya, Khususnya Dukuh Pakis bersih dari penyakit masyarakat, salah satunya perjudian merpati. Untuk di lokasi tersebut, akan dilakukan pemantauan setiap hari pada jam-jam berbeda untuk mencegah adanya adu merpati kembali," tutup Agung. (DEN)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru