MAKASSAR - Polisi menanggapi soal beredarnya sebuah video yang memperlihatkan seorang oknum anggota Brimob, membubarkan bentrok usai demo tolak kenaikan harga BBM di Universitas Negeri Makassar (UNM) menggunakan busur panah.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando sendiri sudah melihat tangkapan layar yang menarasikan oknum anggota Brimob menggunakan busur dalam membubarkan bentrok itu.
Namun Lando enggan menanggapi video itu. Dia hanya menepis bahwa polisi tidak pernah menggunakan senjata itu saat menjalankan tugas.
“Polisi tidak pernah membawa busur dan bukan perlengkapan polisi dalam melaksanakan tugas,” tepisnya, Selasa (6/9/2022).
Dalam video itu terlihat, sejumlah polisi dari Satuan Brimob berusaha memukul mundur massa dengan tameng dan mobil barakuda. Tiba-tiba, ada oknum polisi melepas busur di sela-sela tameng polisi.
Tampak, oknum polisi itu berpakaian hitam-hitam. Dia juga terlihat menggunakan helm. Setelah melepaskan anak panah, pria itu kembali bersembunyi di balik tameng.
“Polisi maburus, polisi pakai busur,” kata salah seorang pria di balik video tersebut. (HS)
Editor : Redaksi