Skandal Pesparawi Kepri Rp1,4 Miliar: Dana Pokir, Lemahnya Pengawasan, dan Tiket yang Tak Pernah Terbang

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Skandal Pesparawi Kepri Rp1,4 Miliar
Skandal Pesparawi Kepri Rp1,4 Miliar

i

BATAM– Gagalnya puluhan anggota kontingen Pesparawi Provinsi Kepri bertolak ke Manokwari bukan sekadar soal tiket bodong. Kasus ini membuka persoalan lebih dalam: lemahnya pengawasan penyaluran dana hibah senilai Rp1,4 miliar dari APBD Pemprov Kepri yang diduga kuat berasal dari dana Pokok Pikiran anggota DPRD.

Alih-alih mengharumkan nama daerah di ajang nasional, anggaran miliaran itu justru berujung saling lapor antara panitia, agen travel, dan oknum ASN di Sekretariat DPRD Kepri.

Dana Cair, Pengawasan Hilang

Dana Rp1,4 miliar itu disalurkan Pemprov Kepri melalui Biro Kesejahteraan Rakyat dalam bentuk hibah kepada Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah atau LPPD Kepri. 

Secara administrasi, Pemprov menganggap tugasnya selesai setelah dana ditransfer penuh ke rekening LPPD. Gubernur Kepri Ansar Ahmad bahkan menegaskan dana sudah dicairkan 100 persen sejak Mei 2026.

Masalahnya, karena berstatus hibah, proses belanja seperti sewa hotel dan tiket pesawat tidak wajib melalui sistem lelang pengadaan pemerintah. LPPD bebas menunjuk pihak ketiga. 

Dalam kasus ini penunjukan jatuh ke PT Rizki Evanti Bersahaja. Publik menduga, penunjukan itu lebih karena kedekatan personal, bukan karena kompetensi.

Benturan Kepentingan di Balik Anggaran

Celah itu makin lebar karena ada dugaan benturan kepentingan. Ketua LPPD Kepri, Jumaga Nadeak, juga merupakan anggota DPRD Kepri. 

Dengan posisi rangkap itu, fungsi pengawasan menjadi kabur. Pengusul anggaran dan pelaksana anggaran berada di lingkaran yang sama. Tidak ada evaluasi objektif saat memilih vendor.

Indikasi kejanggalan lain juga muncul:

1. Pengawasan internal lemah. DPRD mengusulkan, LPPD yang diketuai anggota DPRD pula yang mengeksekusi. 

2. Keterlibatan ASN Setwan. Uang muka tiket Rp700 juta diduga raib dan menyeret oknum ASN Sekretariat DPRD Kepri berinisial H. Ini membuat kegiatan lembaga keagamaan terkesan seperti "proyek dewan".

3. Minim mitigasi risiko. Tim Anggaran Pemerintah Daerah meloloskan dana miliaran tanpa menelusuri rekam jejak pengelola di lapangan.

Desakan: Usut dari Hulu ke Hilir

Aktivis Kepri, Tain Qomari, menilai kasus ini tidak bisa berhenti pada jerat penipuan terhadap travel. 

"Soal gagalnya Pesparawi ke Manokwari dengan dana hibah dari Pemprov, itu indikasinya pokir anggota dewan. Karena pokir anggota dewan, ini ada indikasi unsur korupsinya," kata Tain.

Ia mendesak aparat hukum mengusut tuntas, tidak hanya kasus Pesparawi. "Ini harus jadi pintu masuk. Banyak pokir lain yang terindikasi penyimpangan. Usut semua," tegasnya.

Saat ini kasus telah naik ke tahap penyidikan di Ditreskrimum Polda Kepri. Publik kini menunggu. Apakah aparat dan lembaga auditor berani membongkar modus klasik pengelolaan dana hibah ini sampai ke akarnya, atau kasus ini akan menguap seperti uang tiket yang tak pernah kembali. (Red)

Berita Terbaru

Komitmen Lanjutkan Semangat Juang Pendahulu, Ditlantas Polda Sulbar Hadir Berbagi di Tengah Masyarakat

Komitmen Lanjutkan Semangat Juang Pendahulu, Ditlantas Polda Sulbar Hadir Berbagi di Tengah Masyarakat

Jumat, 21 Agu 2026 17:37 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 17:37 WIB

Polda Sulbar - Menjadikan momen peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 sebagai pengingat nyata untuk melanjutkan perjuangan mulia para pendahulu dalam menjaga…

Polda Sulbar Tangkap Tiga Pengedar Narkoba, Sita Puluhan Saset Sabu di Malunda

Polda Sulbar Tangkap Tiga Pengedar Narkoba, Sita Puluhan Saset Sabu di Malunda

Jumat, 21 Agu 2026 16:22 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 16:22 WIB

Polda Sulbar - Tim Subdirektorat II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Barat berhasil membekuk tiga orang tersangka pengedar narkotika jenis sabu di…

Yasinan dan Doa Bersama Anak Yatim, Polda Sulbar Isi Hari Juang Polri dengan Kebaikan

Yasinan dan Doa Bersama Anak Yatim, Polda Sulbar Isi Hari Juang Polri dengan Kebaikan

Jumat, 21 Agu 2026 13:49 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 13:49 WIB

POLDA SULBAR- Dalam rangka semarak peringatan Hari Juang Polri tahun 2026, Polda Sulbar menggelar kegiatan ibadah Yasinan dan doa bersama yang dirangkaikan…

Wali Kota Eri Tertibkan Pengolahan Sampah Ilegal di Keputih Surabaya, 32 Dump Truck Angkut Sisa Sampah ke TPA Benowo

Wali Kota Eri Tertibkan Pengolahan Sampah Ilegal di Keputih Surabaya, 32 Dump Truck Angkut Sisa Sampah ke TPA Benowo

Jumat, 21 Agu 2026 10:07 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 10:07 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan aktivitas pemilahan dan pengolahan sampah ilegal di lahan seluas sekitar 1,4 hektare di kawasan…

Peringati Hari Juang Polri, Wakapolda Sulbar: Teladani Semangat Pendahulu, Perkokoh Pelayanan Masyarakat

Peringati Hari Juang Polri, Wakapolda Sulbar: Teladani Semangat Pendahulu, Perkokoh Pelayanan Masyarakat

Jumat, 21 Agu 2026 09:42 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 09:42 WIB

POLDA SULBAR - Seluruh personel dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkungan Polda Sulawesi Barat mengikuti upacara peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 dengan…

Bahtiyar: Rusunami Jadi Solusi Warga Surabaya yang Kesulitan Punya Rumah

Bahtiyar: Rusunami Jadi Solusi Warga Surabaya yang Kesulitan Punya Rumah

Jumat, 21 Agu 2026 06:12 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 06:12 WIB

SURABAYA – Warga berpenghasilan rendah di Surabaya berpeluang memiliki hunian di dalam kota tanpa harus mencari rumah hingga ke wilayah penyangga. Wakil Ketua D…