Kado Manis Dari Simolawang: Kisah Sukses Proyek "Siluman" yang Mandiri dari Warga Lokal

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Papan Nama Proyek di Kelurahan Simolawang
Papan Nama Proyek di Kelurahan Simolawang

i

 

 


SURABAYA - Tepuk tangan meriah patut kita hadiahkan untuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) "Simolawang Mandiri" di Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya. Bagaimana tidak? Di tengah peliknya masalah pengangguran di Kota Pahlawan, mereka sukses mengukir prestasi gemilang lewat proyek gorong-gorong di Jalan Kertopaten. Hebatnya, proyek yang didanai APBD 2026 ini benar-benar menjunjung tinggi asas "kemandirian"—yaitu mandiri dari keterlibatan warga lokal sendiri.

Demi menjaga kualitas atau mungkin demi menjaga perasaan warga Simolawang agar tidak lelah bekerja, Pokmas dengan sangat mulia "mengimpor" para pekerja dari luar wilayah. Sebuah strategi brilian yang berhasil membebaskan warga setempat dari beban berat memegang cangkul dan menyusun paving. Bukankah ini esensi sejati dari sebuah pemberdayaan?

AKSI SATRIO YANG GAK KESATRIA 

Aroma keberhasilan proyek ini tentu membuat para kuli tinta penasaran untuk ikut menciumnya. Sayangnya, memburu konfirmasi dari Lurah Simolawang, Satriyo Soesanto, S.T., ternyata jauh lebih menantang daripada mencari jarum di tumpukan jerami.
Setiap kali ruangannya diketuk, sang pelayan publik yang budiman ini mendadak punya bakat alami untuk menghilang.

Alasan-alasan klasik kepergiannya pun tersusun rapi, seolah menegaskan bahwa beliau sedang sibuk mengurus hal yang jauh lebih penting daripada sekadar meladeni asas transparansi. Sikap alergi terhadap wartawan ini tentu wajib kita maklumi—mungkin Pak Lurah hanya sedang menjaga jarak sosial agar tidak tertular virus pertanyaan kritis.

MISTERI KETUA POKMAS
Sang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa (dan Tanpa Nama)

Kejutan estetis lainnya bisa kita lihat langsung di papan nama proyek yang terpampang di lokasi. Di sana, nama Ketua Pokmas "Simolawang Mandiri" sengaja dibiarkan menjadi misteri yang dibungkus rapi. Tidak ada nama, tidak ada identitas. Sebuah konsep low profile tingkat tinggi yang patut dicontoh oleh pejabat lain. Siapa butuh nama di papan proyek jika dana APBD sudah cair dengan selamat?

Jika ada pengamat hukum yang cerewet dan menuduh proyek ini menabrak Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) atau mengangkangi fungsi pengawasan kelurahan, jelas mereka hanya kurang piknik. Ini bukan pelanggaran administrasi, melainkan inovasi gaya baru dalam pengelolaan anggaran negara yang serba rahasia.

Hingga laporan ini diketik, publik Surabaya masih setia menanti kelanjutan drama petak umpet ini. Kita tunggu saja, apakah Camat Simokerto dan Pemkot Surabaya akan ikut memberikan standing applause, atau justru ikut mendaftar sebagai peserta lomba sembunyi berikutnya.

(wied)

Berita Terbaru

Biadab! Pria 35 Tahun ini Tega Perkosa Anak Yatim, Polres Pasangkayu Buru Pelaku

Biadab! Pria 35 Tahun ini Tega Perkosa Anak Yatim, Polres Pasangkayu Buru Pelaku

Selasa, 07 Jul 2026 13:10 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 13:10 WIB

Manfaatkan kepercayaan keluarga, pria inisial S (35) tega melakukan rudapaksa anak yatim, kini sedang dalam pengejaran Polres Pasangkayu…

Warga Meninggal Diterkam Buaya, Polres Pasangkayu Datangi TKP, Simak Kronologi Kejadiannya

Warga Meninggal Diterkam Buaya, Polres Pasangkayu Datangi TKP, Simak Kronologi Kejadiannya

Selasa, 07 Jul 2026 13:03 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 13:03 WIB

PASANGKAYU– Wujud kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polres Pasangkayu. Atas arahan Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata, S.H., S…

Prestasi Gemilang Kado HUT Bhayangkara: "Festival Ayam" Bos Mempreng di Candi Sidoarjo Raih Penghargaan Kebal Hukum Terb

Prestasi Gemilang Kado HUT Bhayangkara: "Festival Ayam" Bos Mempreng di Candi Sidoarjo Raih Penghargaan Kebal Hukum Terb

Selasa, 07 Jul 2026 12:56 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 12:56 WIB

SIDOARJO - Jam dinding menunjuk pukul 15.00 WIB, saat di mana kreativitas tanpa batas warga Candi, Sidoarjo mencapai puncaknya. Ratusan sepeda motor tertata …

Lantik Karolog, Kapolda Sulbar Tekankan Logistik Pilar Penopang Utama Tugas Polri

Lantik Karolog, Kapolda Sulbar Tekankan Logistik Pilar Penopang Utama Tugas Polri

Selasa, 07 Jul 2026 12:01 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 12:01 WIB

Jabatan yang sebelumnya diemban Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono, kini diisi Kombes Pol William Asnandar Simanjuntak.…

KPK: Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni Tidak Diproses jika Berkaitan Korupsi

KPK: Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni Tidak Diproses jika Berkaitan Korupsi

Selasa, 07 Jul 2026 08:57 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 08:57 WIB

JAKARTA-KPK menyatakan laporan dugaan gratifikasi yang disampaikan Menhut Raja Juli Antoni saat ini masih dalam proses verifikasi. Namun, berdasarkan aturan…

Wali Kota Eri Cahyadi Paparkan Strategi Pengentasan Kemiskinan Terintegrasi di Surabaya

Wali Kota Eri Cahyadi Paparkan Strategi Pengentasan Kemiskinan Terintegrasi di Surabaya

Selasa, 07 Jul 2026 08:52 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 08:52 WIB

SURABAYA- Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyambut hangat kedatangan Tim Penilai Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026 dari Badan Perencanaan …