Menurut Panitia Jadi Gubernur Diusung PKB, Khofifah Ditolak Masuk MWA Unair

bacasaja.id
pemaparan di agenda MWA Senin ini (19/9/2022)

BACASAJA,ID - Jadi Ketua Ikatan Alumni (IKA) Universitas Airlangga tak menjamin Khofifah Indar Parawansa bisa berperan lebih banyak di Unair. Baru-baru ini menurut salah satu sumber, Khofifah ditolak masuk Majelis Wali Amanat Unair.

Meskipun diusulkan oleh Rektor Unair dan unsur masyarakat, wanita yang juga Gubernur Jatim itu tidak diperbolehkan menjadi MWA Unair karena alasan politis. Khofifah identik dengan partai politik dan dianggap dekat dengan PKB.

Baca juga: Soal Pelantikan Ketua DPRD Surabaya, Gubernur Khofifah Belum Terima Surat Rekomendasi Penujukan Kaji Ipuk

"Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, beliau diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa pada saat maju sebagai gubernur. Kedekatan dengan partai politik dapat mengurangi independensi beliau," tulis dalam pemaparan di agenda MWA Senin ini (19/9/2022).

Baca juga: Pemprov Jawa Timur Raih Penghargaan Bergengsi di National Governance Awards 2026

Padahal sebagaimana kita ketahui, Khofifah maju dalam Pilgub 2018 tidak bersama PKB, melainkan PPP. PKB justru mencalonkan Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Baca juga: Kadis ESDM Jatim Tersangka Korupsi dan Ditahan, Gubernur Khofifah Tunjuk Plt

Tidak hanya Khofifah yang ditolak. Ada nama-nama beken seperti Wapres RI KH Maruf Amiin, Menkes Budi Gunadi Sadikin, dan Nizar Yamanie. (TK)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru