Plt Wali Kota Whisnu: Pasar Lebih Patuh Prokes dari Warung Kopi

bacasaja.id
Pasar Tradisional Keputran Surabaya.

 

BACASAJA.ID - Kedisiplinan protokol kesehatan di kawasan pasar tradisional di Kota Surabaya sudah mulai meningkat. Sebab, Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana mengaku tidakditemukan peningkatan pelanggaran di kawasan yang terbilang rutin menjadi jujukan warga.

"Pasar lumayan tertib. Enggak ada peningkatan pelanggaran," kata Whisnu, pada Sabtu (23/01/2021).

Munurut Whisnu, tingkat pelanggaran protokol kesehatan, mayoritas sering ditemukan di warung-warung kopi.

"Segi yang paling bandel, kerumunan dan tidak pakai masker, adalah warkop, terutama yang berada di dekat kampung itu gudang kena razia," jelasnya.

Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto, berdasarkan hasil evaluasi temuan pelanggaran prokes di pasar tradisional per harinya diperkirakan berjumlah 4 hingga 5 kasus.

"Patuh maskernya di pasar itu justru tinggi. Jadi total itu satu hari 31 kecamatan cuma dapat sekitar 151. Artinya, kalau kita rata-rata 30 itu cuma 3 orang," jelasnya.

Lebih lanjut, faktor minimnya pelanggaran di pasar tradisional ini dikarenakan masyarakat sudah menyadari jika di kawasan tersebut identik dengan keramaian.

"Jadi mereka masker nomor satu. Justru di tempat-tempat selain pasar itu pelanggarnya banyak," pungkasnya. (byt/rga)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru