Sosialisasi MBG di Kediri Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang untuk Cegah Stunting

Reporter : Redaksi
Sosialisasi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kediri dengan menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Pulung Agustanto

KEDIRI - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi anak-anak. Sosialisasi program tersebut digelar di Gedung Desa Ringinsari, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Kamis (5/3/2026), dengan menghadirkan narasumber dari DPR RI, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, serta Badan Gizi Nasional.

Anggota Komisi IX DPR RI, Pulung Agustanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan ikhtiar pemerintah untuk menyiapkan generasi yang sehat dan kuat di masa depan. Meski tidak dapat hadir secara langsung, Pulung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan sosialisasi tersebut.

Baca juga: Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Trenggalek Dorong Perbaikan Gizi dan Pemberdayaan Ekonomi Desa

Ia menegaskan bahwa program MBG harus dijalankan dengan tepat sasaran dan transparan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

“Program ini adalah upaya bersama untuk menyiapkan generasi yang sehat dan kuat. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting agar pelaksanaannya berjalan optimal dan manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat Kediri,” ujar Pulung dalam pesannya.

Baca juga: Giliran Warga Desa Sukowetan Trenggalek yang Mendapat Sosialisasi Program MBG

Program MBG bukan sekadar menyediakan makanan gratis, tetapi merupakan program prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak Indonesia. Program ini juga bertujuan memperkenalkan pola makan sehat sejak dini, termasuk membiasakan anak-anak mengonsumsi sayur dan makanan bergizi seimbang.

Program MBG memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat karena bahan pangan yang digunakan akan diserap dari petani, peternak, nelayan, dan pedagang lokal. Selain itu, Badan Gizi Nasional juga akan bekerja sama dengan koperasi untuk menampung hasil bumi masyarakat dengan harga yang layak.

Baca juga: Program MBG Jadi Investasi Jangka Panjang Bangun Generasi Unggul Hingga Perkuat Ekonomi Desa

Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi bagi anak-anak, balita, serta ibu hamil dan ibu menyusui. Program MBG pun diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam menurunkan angka stunting sekaligus mencetak generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045. (*)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru