Damkar Surabaya Tetap Siaga Saat Lebaran 2026, Warga Diimbau Cek Listrik dan Lepas Tabung LPG Sebelum Mudik

Reporter : Redaksi
Damkar Surabaya

SURABAYA - Menjelang libur Lebaran 2026, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya memastikan seluruh personel tetap bersiaga untuk mengantisipasi berbagai potensi kedaruratan. Meski banyak warga melakukan perjalanan mudik, layanan pemadam kebakaran di Kota Pahlawan dipastikan tetap berjalan normal selama periode Lebaran.

Kepala DPKP Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani menegaskan bahwa layanan Damkar tetap beroperasi seperti biasa selama masa libur Lebaran. Seluruh personel tetap disiagakan untuk memberikan respons cepat apabila terjadi insiden di tengah masyarakat.

Baca juga: Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

“Untuk kesiapsiagaan menjelang libur Lebaran, Damkar Surabaya tetap siaga. Petugas tetap bertugas seperti biasa. Jika terjadi kondisi kedaruratan, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat 112 dan petugas Damkar akan langsung meluncur ke lokasi,” kata Laksita Rini, Jumat (13/3/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat yang hendak mudik agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. Salah satu langkah yang perlu diperhatikan adalah memeriksa instalasi listrik dan memastikan perangkat yang tidak digunakan telah dicabut dari sumber listrik.

“Stopkontak atau perangkat listrik yang tidak dipakai sebaiknya dicabut. Lampu yang dinyalakan cukup lampu teras saja, dan jika memungkinkan gunakan lampu otomatis yang menyala saat malam hari agar lebih aman,” ujarnya.

Selain instalasi listrik, Laksita Rini juga meminta warga memastikan keamanan instalasi gas di rumah. Tabung LPG dianjurkan untuk dilepas sebelum mudik guna mencegah kebocoran gas yang berpotensi memicu kebakaran. Hal yang sama juga berlaku untuk jaringan gas rumah tangga seperti PGN yang sebaiknya dimatikan sementara saat rumah ditinggalkan.

Baca juga: DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Menurutnya, berdasarkan evaluasi beberapa tahun terakhir, kebakaran saat musim mudik kerap dipicu kelalaian penghuni rumah yang lupa mematikan instalasi listrik atau melepas tabung LPG. Dalam kondisi rumah kosong, berbagai hal tak terduga juga bisa terjadi, termasuk gangguan dari hewan seperti tikus yang dapat merusak atau menyenggol instalasi listrik.

“Karena itu kami mengimbau seluruh warga memastikan steker listrik dimatikan dan instalasi rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan mudik,” jelasnya.

Laksita Rini menambahkan, Damkar Surabaya juga tetap siap menangani berbagai kondisi darurat lainnya, termasuk evakuasi dan penyelamatan yang membutuhkan bantuan petugas.

Baca juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center di Surabaya, Dorong Transformasi Industri dan Keamanan Digital

Ia berharap selama libur Lebaran tidak terjadi peristiwa yang membahayakan keselamatan warga. Dengan persiapan yang matang, masyarakat dapat mudik dengan tenang tanpa harus khawatir terhadap kondisi rumah yang ditinggalkan.

“Kami berharap rumah yang ditinggalkan tetap aman sehingga warga bisa berkumpul bersama keluarga tanpa rasa khawatir,” tuturnya. (*)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru