PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proyek Margorejo
Proyek Margorejo

i

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini justru mempertontonkan kebobrokan pengawasan publik. Negara bayar mahal, tapi buruh bertaruh nyawa dan warga disuguhi lumpur.  Di mana taring para aparat hukum?

BANNER DIJADIKAN KEDOK FORMALITAS DI TENGAH PEKERJAAN PROYEK UGAL-UGALAN

Kontraktor memasang papan informasi dengan nomor kontrak 000.3.3/001/06.2.01.0029.EPC/436.7.3/2026. Namun, itu diduga kuat hanya taktik kosmetik untuk meredam kritik warga.
Di lapangan, PT Bangun Konstruksi Persada bekerja tanpa arah. Konsultan pengawas AJK-DBJ-CNK, KSO juga terkesan ugal-ugalan. Standar teknis diabaikan secara kasat mata.

Ironisnya, respon dari lingkaran proyek sangat apatis. "Wes emboh gak eroh... terserah sampean ae," cetus seorang informan menirukan ucapan Humas Proyek, Eddy, yang berarti sudah gak ngerti..silahkan terserah mau anda saja,red.

Sikap "bodo amat" ini adalah sinyal kuat adanya pembiaran sistemik. Sikap ini melanggar Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB) dalam UU No. 30 Tahun 2014.

MENILAI NYAWA PEKERJA SEENAKNYA: K3 Diinjak-injak, Korporasi hanya mikir cuan besar?

Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja kini tak lebih dari kertas bekas. Di kubangan lumpur Margorejo, buruh dipaksa bertaruh nyawa. Mereka bekerja tanpa helm, tanpa rompi reflektor, dan tanpa sepatu safety.
Secara hukum, ini adalah bentuk kelalaian korporasi (corporate negligence). Jika terjadi kecelakaan, manajemen bisa dijerat pasal berlapis antara lain:

  • Pasal 359 & 360 KUHP: Pidana kelalaian yang menyebabkan luka atau kematian.
  • Pasal 186 UU No. 13/2003 (jo. UU Cipta Kerja): Sanksi penjara dan denda finansial berat.

DSDABM BUTA-TULI? Di Mana Kejaksaan dan BPK?

Publik bertanya: Di mana Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) serta Inspektorat Kota Surabaya? Mengapa jalan umum dibiarkan menjadi kubangan lumpur yang membahayakan nyawa pengendara?

Pemasangan beton pracetak dilakukan tanpa kalibrasi kedalaman yang presisi. Ini sewaktu-waktu bisa berpotensi merusak sistem drainase makro Surabaya akibat efek aliran balik (backwater). 

Berdasarkan UU No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, proyek ini harusnya dihentikan sementara karena gagal memenuhi standar keselamatan dan keberlanjutan.
Jika proyek dipaksakan selesai dengan mutu di bawah standar, pelaku bisa dijerat Pasal 60 UU Jasa Konstruksi dengan ancaman pidana 5 tahun atau denda 10�ri nilai kontrak.

Ini bukan lagi sekadar salah urus, ini adalah ruang gelap yang harus dibongkar!
Panggilan untuk Kejaksaan Negeri Surabaya: Jangan tunggu ada korban jiwa untuk bergerak. Usut tuntas dugaan pembiaran dan kongkalikong dalam proyek ini. Corak penyimpangan fisik di lapangan sudah sangat kasat mata.

DESAKAN UNTUK BPK PERWAKILAN JATIM

Sudah barang tentu audit investigatif harus segera turun ke lapangan. Periksa volume fisik dan spesifikasi material beton pracetak. Jangan sampai uang rakyat mengalir ke kantong kontraktor nakal lewat pengurangan mutu yang memicu kegagalan bangunan!

LIMA TUNTUTAN HUKUM DAN SIKAP PUBLIK SURABAYA 

Warga bersama tim penasihat hukum kini mengambil langkah konkrit dan melayangkan lima tuntutan keras:

  • Pidana K3: Mendesak Disnakertrans Jatim dan PPNS K3 memeriksa direksi kontraktor atas pelanggaran APD.
  • Blacklist Korporasi: Menuntut DSDABM Surabaya menerbitkan SP1 hingga SP3 dan memasukkan PT Bangun Konstruksi Persada ke Daftar Hitam LKPP.
  • Gugatan Perdata (PMH): Jika dalam 3x24 jam jalan tidak dibersihkan dari lumpur, warga akan menggugat berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata.
  • Laporan Ombudsman: Melaporkan jajaran pengawas DSDABM dan Inspektorat atas dugaan kelalaian pengawasan publik (UU Pelayanan Publik).
  • Audit Investigatif Korupsi: Mendesak BPK mengusut potensi kerugian negara akibat penurunan mutu struktur.

Berita Terbaru

Dalami Dugaan Penyalahgunaan Dana Insentif Kerohanian dan Jamkesda, Tipidkor Polda Sulbar Geledah Kantor Bupati Polman

Dalami Dugaan Penyalahgunaan Dana Insentif Kerohanian dan Jamkesda, Tipidkor Polda Sulbar Geledah Kantor Bupati Polman

Selasa, 03 Nov 2026 19:16 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 19:16 WIB

POLDA SULBAR- Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulbar melakukan penggeledahan di lingkungan Kantor Bupati Polewali Mandar, Selasa …

Gerindra Pecat Tiga Anggota DPRD Terseret Pesta Narkoba di Surabaya

Gerindra Pecat Tiga Anggota DPRD Terseret Pesta Narkoba di Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 16:28 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 16:28 WIB

SURABAYA – Majelis Kehormatan Partai Gerindra akhirnya menjatuhkan sanksi tegas terhadap tiga kadernya yang terjerat kasus pesta narkoba di sebuah hotel k…

Pedagang Tanjungsari Soroti Dugaan Tebang Pilih Penegakan Perda, Pengawasan Pasar Lain Dipertanyakan

Pedagang Tanjungsari Soroti Dugaan Tebang Pilih Penegakan Perda, Pengawasan Pasar Lain Dipertanyakan

Selasa, 03 Nov 2026 12:39 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:39 WIB

SURABAYA – Dugaan tebang pilih dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 1 Tahun 2023 dan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 51 Tahun 2023 m…

Bermain Sambil Belajar, Polisi Sahabat Anak Polda Sulbar Tanamkan Kesadaran Keselamatan Sejak Dini

Bermain Sambil Belajar, Polisi Sahabat Anak Polda Sulbar Tanamkan Kesadaran Keselamatan Sejak Dini

Selasa, 03 Nov 2026 12:32 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:32 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat kembali menyambut hangat kehadiran anak-anak TK dalam kegiatan Polisi Sahabat Anak, Selasa (3/11/26),…

Dipimpin Kepala Daerah Perempuan, Ponorogo Perkuat Pengarusutamaan Gender

Dipimpin Kepala Daerah Perempuan, Ponorogo Perkuat Pengarusutamaan Gender

Selasa, 03 Nov 2026 10:41 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 10:41 WIB

PONOROGO – Kabupaten Ponorogo memiliki keistimewaan tersendiri dalam implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG). Di tengah catatan bahwa hanya ada 36 bupati p…

Jangkau Masyarakat Lebih Luas, Polantas Polda Sulbar Sosialisasikan Operasi Patuh Demi Keselamatan Berlalu Lintas di RRI

Jangkau Masyarakat Lebih Luas, Polantas Polda Sulbar Sosialisasikan Operasi Patuh Demi Keselamatan Berlalu Lintas di RRI

Selasa, 03 Nov 2026 10:37 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 10:37 WIB

POLDA SULBAR - Untuk memperluas jangkauan sosialisasi sekaligus memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat dalam rangkaian pelaksanaan Operasi Patuh …

URC Polda Sulbar Sisir Kota Mamuju, Premanisme dan Balap Liar Jadi Sasaran!

URC Polda Sulbar Sisir Kota Mamuju, Premanisme dan Balap Liar Jadi Sasaran!

Selasa, 03 Nov 2026 10:19 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 10:19 WIB

MAMUJU – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda S…

Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Geledah Pondok Pesantren

Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Geledah Pondok Pesantren

Selasa, 03 Nov 2026 09:46 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 09:46 WIB

JAKARTA- Polri melakukan mutasi terhadap tiga Perwira Menengah (Pamen). Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2463/XI/KEP./2026…

Polri Mutasi Lima Pati dan Pamen, Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti

Polri Mutasi Lima Pati dan Pamen, Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti

Selasa, 03 Nov 2026 09:42 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 09:42 WIB

JAKARTA- Polri melakukan mutasi terhadap lima perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2414/X/KEP./2026…

Realisasi APBD Ponorogo Tembus Rp1,67 Triliun, Capaian Pendapatan Naik Pesat

Realisasi APBD Ponorogo Tembus Rp1,67 Triliun, Capaian Pendapatan Naik Pesat

Selasa, 03 Nov 2026 09:34 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 09:34 WIB

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mencatatkan kinerja keuangan daerah yang positif hingga kuartal ketiga tahun ini. Berdasarkan data Pemkab P…