SAMPANG – Perselisihan keluarga berujung aksi kekerasan terjadi di Jalan Rajawali I, Kelurahan Karang Dalam, Kecamatan Sampang, Madura, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.
Seorang pria berinisial LR (38) tega membacok pamannya sendiri, Juwairi Yanto (47), menggunakan sabit hingga mengalami luka serius.
Korban mengalami dua luka bacok, masing-masing pada bagian leher dan perut. Usai kejadian, korban segera dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis, sementara pelaku berhasil diamankan anggota Satreskrim Polres Sampang.
Kasatreskrim Polres Sampang, IPTU Nur Fajri Alim, mengatakan peristiwa berdarah tersebut dipicu pertengkaran antara korban dan pelaku yang masih memiliki hubungan keluarga.
"Awalnya terjadi cekcok mulut. Pelaku sempat menyerang korban menggunakan balok kayu, namun berhasil dilerai oleh warga dan keluarga sehingga pelaku kembali ke rumahnya," ujar IPTU Nur Fajri Alim, Rabu (8/7/2026).
Meski sempat mereda, emosi pelaku ternyata belum reda. Beberapa saat kemudian, LR kembali mendatangi lokasi sambil membawa sebilah sabit dan langsung menantang korban.
Istri korban sempat berusaha mencegah aksi tersebut dengan mengambil parang yang berada di sekitar lokasi. Namun, upaya itu tidak mampu menghentikan pelaku.
Pelaku kemudian mengayunkan sabit ke arah korban. Tebasan pertama mengenai bagian leher hingga korban terjatuh. Saat korban tersungkur, pelaku kembali mengayunkan sabit dan mengenai bagian perut korban.
Warga yang menyaksikan kejadian itu segera bertindak dengan melerai dan mengamankan situasi.
Korban kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis, sedangkan kasus tersebut langsung dilaporkan ke Polres Sampang.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan satu bilah sabit yang diduga digunakan pelaku saat melakukan pembacokan.
"Saat ini pelaku sudah kami amankan beserta barang bukti untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut," kata IPTU Nur Fajri Alim.
Polisi masih mendalami motif serta melengkapi berkas perkara. Atas perbuatannya, LR harus mempertanggungjawabkan tindakannya secara hukum dan kini menjalani pemeriksaan intensif di Polres Sampang. (EFD)
Editor : Redaksi