Kediri - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mendorong pembentukan Unit Siaga SAR (USS) di Kota Kediri. Rencana tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan kondisi kedaruratan di wilayah Kediri dan sekitarnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya Nanang Sigit P H bersama rombongan melakukan koordinasi dengan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati di Kota Kediri, Rabu (19/8/2026). Dalam pertemuan tersebut, Nanang memaparkan cakupan pelayanan Basarnas di Jawa Timur sekaligus menyampaikan rencana pembentukan USS Kediri.
Baca juga: Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray
Nanang mengatakan keberadaan USS Kediri nantinya dapat mempercepat respons operasi SAR di Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, dan Kabupaten Jombang. Saat ini, apabila terjadi kondisi kedaruratan di wilayah tersebut, personel rescue dikerahkan dari Pos SAR Trenggalek maupun Kantor SAR Surabaya.
Rencana pembentukan USS Kediri telah mempertimbangkan sejumlah faktor, mulai dari data statistik operasi SAR, kondisi geografis, hingga perkembangan transportasi di wilayah tersebut.
"Kami beberapa kali menangani kasus kedaruratan, yaitu orang tenggelam di Sungai Brantas yang melewati Kabupaten dan Kota Kediri. Akan lebih baik bila Basarnas bisa menyiagakan personel dan alut di wilayah Kediri untuk mempercepat penanganan SAR di wilayah ini," ujar Nanang.
Selain itu, Kepala Subbagian Umum Kantor SAR Surabaya M Zaenal Arifin menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi kedaruratan transportasi udara. Hal ini seiring kembali beroperasinya Bandara Dhoho Kediri.
Potensi kedaruratan lainnya juga dapat terjadi di kawasan padat penduduk maupun lokasi wisata. Basarnas sebelumnya telah menangani sejumlah operasi SAR di wilayah Kediri, di antaranya bangunan runtuh dan orang tenggelam di sumur.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyambut positif rencana pembentukan USS tersebut. Ia berharap keberadaan unit tersebut dapat menambah kekuatan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi kedaruratan di wilayah Kediri.
Baca juga: DJP Jawa Timur Blokir Serentak Rekening 3.185 Penunggak Pajak
Hal senada disampaikan Kalaksa BPBD Kota Kediri Joko Arianto. Ia mendukung rencana tersebut, terlebih setelah adanya program Lapor Mbak Wali 112 yang membuat laporan terkait kondisi kedaruratan di Kota Kediri semakin beragam.
Nanang berharap koordinasi dengan Pemerintah Kota Kediri menjadi langkah awal untuk mendapatkan dukungan terhadap pembentukan USS Kediri. Dengan adanya unit tersebut, kesiapsiagaan dan kecepatan penanganan operasi SAR di Kediri dan wilayah sekitarnya diharapkan semakin meningkat.
Editor : Redaksi