Nasib Gajah di Kebun Binatang Bukit Tinggi

bacasaja.id
Ilustrasi

Oleh: Singky Soewadji

Pernah ke Kebun Binatang Kinantan di Bukittinggi? Pasti juga lihat 2 individu gajah di sana. Tapi sadar nggak kalau kedua gajah ini kakinya dirantai? Rantai yang pendek membuat mereka hanya bisa bergerak dengan sangat terbatas. 

Sebuah akun pecinta gajah di IG, menyoroti kondisi gajah ini, ia menyebutkan nama gajah itu Zidan dan Lia,  skor berat badannya terus menurun. 

Tahun 2024 kaki Zidan mengalami pembengkakan akibat rantai yang membenam di kaki yang menyebabkan luka dan nanah. Betapa menderitanya Zidan.

Tak hanya itu, Gading Zidan pun tak pernah dipotong, akibatnya gadingnya bersilang hingga mengganggu saat makan. 

Pengunjung banyak yang memberi makan pada Zidan dan Lia, tapi tak terjangkau olehnya, langkahnya terhalang rantai yang mengikat salah satu kakinya.

Hewan dibawa ke kebun binatang untuk dipelihara dan diberikan kehidupan yang lebih baik, bukan diabaikan dan dibuat tersiksa. Mungkin rantai untuk membatasi gerak gajah karena kondisi kandang yang tidak sesuai standar keamanan. 

Dan melindungi gajah dari makanan yang tidak layak untuk dikonsumsi. 

Tapi itu menyiksa Gajah. Cukup sudah hutan tempat rumah mereka hidup direnggut, jangan sampai dibawa ke kebun binatang, derita yang mereka dapatkan.

Semoga, kritikan dan himbauan dari akun Pecinta Gajah ini, menjadi perhatian bagi pihak berwenang. Binatang bukan  untuk jadi pajangan dan hiburan bagi pengunjung, mereka butuh hidup layak. 

Apa fungsi Perhimpunan Kebun Binatang Se Indonesia (PKBSI)? Bubarkan saja !

Kemana pejabat Kementerian Kehutanan ? Apa tugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (BKSDA)?

Jangan tanya Kemana Menteri Kehutanan, karena semua orang tahu kalau tidak sedang asyik main Gaple (Domino) dengan pembalak hutan, pasti sedang sibuk kumpulkan amplop.

85% gajah di Kebun Binatang sebagai Lembaga Konsetvasi nerasib buruk, silahlan periksa dengan teliti, khususnya di R Zoo Medan, Semarang Zoo dan Kebun Binatang Surabaya (KBS), periksa hingga ke dalam, ke tempat (kandang) tertutup.

Kau Peduli, Aku Lestari

Salam Lestari !

Singky Soewadji

Pemerhati satwa liar

Koordinator Aliansi Pecinta Satwa Liar Indonesia (APECSI)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru