BACASAJA.ID - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya buka suara menanggapi isu gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat yang belakangan menjadi perhatian publik.
SBY menegaskan, Partai Demokrat bukan untuk diperjualbelikan. Bahkan, SBY menyebut kepengurusan partai dari tingkat pusat sampai level daerah bakal terancam posisinya jika gerakan pengambilalihan Partai Demokrat sukses dieksekusi.
Baca juga: Bawaslu Kunjungi Demokrat Surabaya, Lucy Kurniasari Tegaskan Arah Baru Politik Menuju 2029
SBY kembali menegaskan, pada gerakan pengambilalihan itu, bukan cuma posisi ketua umum dan jajaran pengurus pusat yang dibidik, tetapi juga jajaran pengurus daerah.
Mereka, sambung SBY, bakal digantikan dengan kader dari luar partai, maupun kader dan mantan kader yang bermasalah.
Baca juga: Demokrat Surabaya Deklarasikan Dukungan Penuh kepada Emil Dardak di Rakercab
"Pada gilirannya keseluruhan pengurus Partai Demokrat di seluruh Tanah Air juga akan diobrak abrik," tegas SBY dalam keterangannya di sebuah unggahan video yang dirilis, Rabu (24/2/2021).
SBY menambahkan, jika para pemberontak partai bisa menguasai posisi ketum partai, maka posisi di daerah juga bakal dengan mudah diganti, bahkan hingga sampai tingkat ranting dan anak ranting.
Baca juga: Lucy Kurniasari Dorong Pemekaran Dapil Surabaya, Harap Pemilu 2029 Lebih Akurat dan Transparan
"Mereka juga bakal dengan mudah mudah mem-PAW anggota legislatif baik di tingkat pusat maupun daerah, sesuai dengan selera dan keinginan para pelaku gerakan itu," tukas SBY. (snd/rg4)
Editor : Redaksi