Polri Akui Terduga Teroris Penyerang Mabes Polri Pakai Senjata Mainan

bacasaja.id
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono.

BACASAJA.ID - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono mengakui senjata yang dipakai ZA, terduga teroris yang menyerang Mabes Polri adalah jenis senjata mainan jenis airgun berkaliber 4,5 milimeter.

Kepastian itu diperoleh setelah Tim Laboratorium Forensik (Labfor) memeriksa dengan seksama sederet barang bukti yang disita dari jenazah ZA.

Baca juga: Gantikan Boy Rafli Amar, Rycko Amelza Dahniel Dilantik Sebagai Kepala BNPT

"Dari hasil pengamatan gambar senjata yang dipergunakan pelaku jenis pistol Airgun BB bullet call 4,5mm," ungkap Argo, Kamis (01/4/2021).

Mengenai asal senjata airgun itu, Argo menyebut Polri masih tetap mengusutnya. Terlebih, pelaku penyerangan sudah hilang nyawa, sehingga menjadi hambatan dalam menelusuri asal senjata.

Baca juga: Pastikan Sampang Aman, Kapolres Sidak Pos-Pos Keamanan

"Asal senjata masih diselidiki karena yang bersangkutan sudah meninggal," tutur Argo.

Sebelumnya, pelaku teror yang belakangan diketahui identitasnya sebagai ZA, menyerang Gedung Bareskrim Mabes Polri menggunakan senjata airgun berkaliber 4,5 milimeter. ZA diduga memperoleh senjata airgun itu secara ilegal.

Baca juga: Komisi III DPR RI: Penegakan Hukum di Indonesia Tidak Boleh Tebang Pilih

Terduga teroris ZA diketahui berhasil masuk ke Mabes Polri dan menyerang anggota di pos jaga utama area utama Mabes Polri pada 31 Maret 2021 sekitar pukul 16.30 WIB. ZA melepaskan enam tembakan ke arah petugas, sebelum akhirnya personel menembaknya balik. (pmt)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru