Pengeroyokan Mahasiswa STIKOSA AWS, Polisi: Dua Pelaku Lagi Buron

bacasaja.id
Rilis kasus pengeroyokan Mahasiswa STIKOSA AWS di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya

BACASAJA.ID -Polisi telah menetapkan Achmad Gufron (23) dan Mohammad Imron (20), warga Kalimas Baru sebagai tersangka kasus pengeroyokan terhadap Zainal Fattah (25), mahasiswa STIKOSA AWS.

Tersangka diduga tidak hanya dua orang. Polisi menyebut masih ada dua orang lagi yang saat ini masih diburu. “Ada dua yang masih DPO. Satu masih proses pengejaran. Kalau sudah kami tangkap akan rilis lagi,” kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu M Gananta, Rabu (28/4/2021).

Baca juga: Pemkot Surabaya Hadirkan Oase Ramah Anak dan Literasi Gratis di Taman Prestasi

BACA JUGA:Mahasiswa STIKOSA AWS tak Hanya Tewas Dikeroyok, Dompet-HP juga Dicuri

Gananta mengatakan proses penetapan tersangka terbilang cukup lama, karena pihaknya harus mengumpulkan barang bukti yang lengkap. Kasus tersebut juga sempat viral di media sosial. Banyak dari akun-akun yang membagikan foto terduga pelaku.

Baca juga: Gaet 100 Peserta dari 38 Komunitas Mancanegara, Pemkot Surabaya Sukses Gelar Surabaya Kite Festival 2026

"Kami butuh waktu untuk mengumpulkan alat bukti dan menetapkan sebagai tersangka," ujar dia.

BACA JUGA: Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pengeroyokan Mahasiswa STIKOSA AWS

Baca juga: Dongkrak Minat Baca Anak, Bunda Literasi Surabaya Tekankan Pentingnya Peran Keluarga

Polisi mengamankan barang bukti seperti pipa, batu, ember sebagai alat pukul serta tas, uang senilai Rp900 ribu, dan dua ponsel korban yang dirampas saat pengeroyokan. (ads)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru