BACASAJA.ID - Menteri Sosial RI yang juga mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, Jembatan Sawunggaling dibangun memiliki tujuan untuk memajukan perekonomian dan UMKM di Surabaya.
Risma mengatakan rencana awal pembangunan terminal itu untuk menghubugkan trem dengan angkutan umum. Namun, terkendala pandemi Covid-19.
"Terminalnya memang konsepnya untuk antarmoda, jadi ada trem, bus, dan angkot," ujar dia, Sabtu (1/5/2021).
Nah, untuk saat ini di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) berfungsi sebagai akses parkir angkutan umum dan pengunjung Kebun Binatang Surabaya (KBS) ketika masa libur panjang.
“Di hari-hari tertentu seperti lebaran itu sampai meluber. Motor sampai parkir di jalan. Tujuannya seperti itu (kemacetan berkurang,red). Kami berharap pengunjung bisa parkir di sini, " imbuh Risma.
Baca juga: Buka Akses U-Turn Lebih Aman di Wonokromo, Pemkot Surabaya Relokasi 43 Pedagang Pasar Tumpah
Di TIJ telah disediakan stan untuk berjualan. Masyarakat yang akan ke UMKM bisa dipermudah dengan adanya Jembatan Sawunggaling.
"Jadi, setiap apapun yang kami bangun bisa berkontribusi. Makanya saya nitip (UMKM,red) itu ada di sini," jelas dia.
Baca juga: Pemkot Surabaya Apresiasi PT Suparma, Kepedulian kepada Warga Sekitar Jadi Contoh Positif
Di kesempatan yang sama, Eri Cahyadi mengatakan UMKM bisa menambah geliat ekonomi di Surabaya, terutama di kawasan Joyoboyo. Apalagi saat ini ekonomi melemah akibat pandemi Covid-19.
"Sebenarnya ketika sudah terkoneksi semua, sudah diresmikan, maka secara otomatis teman-teman dishub memasukkan semua. Lengkap, kan, tadi di dalam," pungkas Eri. (ads)
Editor : Redaksi