BACASAJA.ID - Jelang hari raya Idul Fitri, biasanya sejumlah harga kebutuhan pokok mengalami lonjakan. Seperti di Jakarta, harga daging naik dari Rp110 ribu menjadi Rp160 ribu jelang lebaran. Namun hal itu agaknya tak berlaku di Tulungagung.
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo saat melakukan pemeriksaan harga kebutuhan pokok di Pasar Ngemplak mengatakan jika Idul Fitri 1442 H/2021 ini tak ada kenaikan harga.
Baca juga: Prabowo Alokasikan 164,4 Triliun untuk Program Ketahanan Pangan
“Cuma cabai yang agak naik, sekitar 60 ribu rupiah per kilo,” katanya, Senin (10/5/2021).
Sedang harga beras, daging dan komoditas pangan lainnya tidak alami kenaikan. Selain harga, Bupati juga mengecek persediaan beras jelang lebaran.
Baca juga: Pemkab Tulungagung Tandatangani NPHD Untuk KPU dan Bawaslu
Pemeriksaan dilakukan di Gudang Bulog Tulungagung yang berada di Pulosari Ngunut. Dari pemeriksaan yang dilakukan, stok beras mampu untuk memenuhi kebutuhan warga Tulungagung hingga beberapa bulan ke depan.
Sementara itu Pimpinan Bulog Cabang Tulungagung, Junaidi jelaskan saat ini stok beras yang ada digudang Bulog mencapai 15 ribu ton. Meski demikian, jumlah itu dipastikan bertambah, lantaran di sejumlah daerah masih panen raya dan Bulog masih terus menyerap beras petani.
Baca juga: Lelang Perdana Kendaraan Pemkab Tulungagung, Ambulans Sepi Peminat RX King Paling Diminati
“Saat ini masih sekitar 35 persen dari target 24 ribu ton beras,” kata Junaidi.
Dirinya memastikan stok beras yang ada relatif aman. Apalagi Tulungagung dikenal sebagai daerah yang surplus beras. (Noyo/JP).
Editor : Redaksi