KPK Bantah OTT Dokter David di Surabaya

bacasaja.id
Dokter David

BACASAJA.ID - Kabar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap dokter gigi bernama David Andreasmito di Surabaya, ternyata hoax. KPK membantah adanya informasi operasi tangkap tangan (OTT) itu.

"Sejauh ini info yang saya terima tidak ada, sampaikan teman-teman," ujar Plt Juru bicara KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi Rabu (9/12/2020).

Baca juga: Eri Cahyadi-Armuji Fokus Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19

Dari kabar yang beredar, dr David Andreasmito kena OTT kasus alat kesehatan. Kabar itu beredar diduga untuk kepentingan politik pada Pilwali Surabaya. Pasalnya, David merupakan salah seorang tim sukses pemenangan paslon wali kota dan wakil wali kota Surabaya nomor urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman.

Baca juga: Eri Cahyadi-Armuji Resmi Jabat Wali Kota dan Wawali Kota Surabaya

Terpisah, David Andreasmito menyayangkan adanya kabar hoaks tersebut. Menurutnya, kabar hoaks itu tak bisa dipisahkan dari aktivitas pilwali Surabaya.

"Saya menyayangkan kenapa pilkada yang harusnya damai, malah dikotori dengan hal-hal semacam ini. Fitnah yang keji dan picik,” ujar dr. David.

Baca juga: Pemkot Surabaya Siapkan Penyambutan Wali Kota dan Wawali Baru

Ia berharap agar warga Surabaya tidak mudah mempercayai kabar hoaks dan fitnah. Ia meminta warga tidak goyah terhadap pilihannya. “Jangan percaya hoaks dan jangan goyah agar Surabaya bisa mendapatkan wali kota terbaik, yang bisa memajukan kota,” ungkap dr David yang sempat melaporkan kasus fitnah yang menimpa dirinya ke Polda Jatim. (re)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru