Terlilit Masalah Keuangan, Pria ini Pilih Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

bacasaja.id
Petugas saat mengevakuasi korban gantung diri (Foto IST)

BACASAJA.ID - Seorang pria bernama Sokran ditemukan tewas gantung diri di dalam kamarnya pada Senin (29/12/2020) malam. Pria berusia 33 tahun ini memilih mengakhiri hidupnya dengan cara itu karena diduga terlilit masalah ekonomi.

Peristiwa ini berada di daerah Lebak Jaya, Kelurahan Setro, Kecamatan Tambaksari Surabaya.Sokran ditemukan meninggal oleh Riki Ardika, keponakan korban, sekitar pukul 19.00 WIB.

Baca juga: Korupsi Rp83,2 Miliar, Pejabat Pelindo Surabaya Dituntut 2-3, tapi Tidak Dibebani Kembalikan Kerugian

Kabid Operasional PMK Surabaya, Bambang Vistadi menjelaskan bahwa informasi tersebut cukup terlambat dilaporkan karena Command Center yang mendapatkam laporan pukul 21.17 WIB. Sepuluh menit kemudian petugas tiba dilokasi untuk melakukan evakuasi.

"Setelah kami mendapat laporan, petugas BPB Linmas menuju ke lokasi untuk melakukan evakuasi secepatnya. Sembari melalukan evakuasi petugas juga meunggu jajaran kepolisian," kata Bambang.

Baca juga: Perumahan Bhaskara 'Dikencingi' Kos Ilegal 50 Kamar, Kelurahan 'Off Side'

Setelah diidentifikasi oleh tim inafis, korban dibawa menuju kamar jenazah RSU dr Soetomo menggunakan ambulans PMI didampingi oleh keluarga.

Menurut saksi mata yang merupakan keponakannya sendiri mengatakan, usai maghrib korban sempat mengobrol di luar kamar. Setelahnya korban menuju kamar dengan maksud untuk gantung diri.

Baca juga: ADA APA DENGAN COMMAND CENTER 112? POSTINGAN KEBAKARAN TPA BENOWO LENYAP, SUNTIKAN 120 MILIAR JADI ARANG?

"Menurut saksi mata, sejam kemudian ia masuk ke kamar dan terkejut karena melihat korban dengan kondisi sudah gantung diri," ujar Bambang.

Fakta lain dari keterangan saksi-saksi, menyebutkan jika motif dari korban melakukan bunuh diri itu akibat korban yang memiliki masalah ekonomi. " Korban sebelumnya diduga mempunyai masalah ekonomi," katanya.(Arry)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru