BACASAJA.ID - Warga Kelurahan Bago Kecamatan Tulungagung digemparkan dengan penemuan jasad bocah perempuan di sungai sedalam 70 cm, Minggu (13/2/22) sekitar pukul 08.30 WIB.
Saat ditemukan, bocah tersebut masih lemas, dan diperkirakan baru tenggelam. Warga sekitarpun tak ada yang kenal dengan korban.
Baca juga: Gempar! Pria Tenggelam di Rolak Jagir Wonokromo Surabaya
Warga yang menemukan jasad tersebut, Jarko (55) awalnya mengira sebuah boneka, lantaran cuma terlihat bagian belakang tubuhnya.
Dirinya sempat bertanya pada beberapa warga disitu dan dijawab boneka.
“Lalu saya bertanya pada warga, dan dijawab boneka,” kata Jarko.
Namun dirinya tidak yakin dengan jawaban itu. Jarko lalu mencoba melihat lagi dan menceburkan diri kedalam sungai tersebut.
“Setelah saya angkat ternyata bocah perempuan,” kata Jarko.
Jarko lalu memanggil keponakannya untuk membantu mengangkat jasad tersebut. Saat ditemukan, kondisi jasad bocah itu masih lemas.
Diperkirakan korban yang memakai baju biru muda motif hati dan celana merah kombinasi hitam itu belum lama meninggal.
Baca juga: Mandi Di Telaga, Bocah 13 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam
“Keponakan saya saya suruh lapor ke Polisi,” terangnya.
Setelah temuan itu, warga berbondong-bondong mendatangi jasad tersebut.
Namun warga sekitar tak mengenali korban. Warga memperkirakan korban bukan berasal dari sekitar lokasi.
Warga memperkirakan korban berasal dari Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, lantaran aliran sungai dari timur menuju barat atau dari Plosokandang ke Bago.
Menurut Jarko aliran sungai sedalam 70 cm ini memang deras, apalagi sehabis hujan. Diperkirakan korban terjatuh dan terseret air.
Baca juga: 14 Hari Dalam Air Jasad Eril Tetap Utuh, Begini Penjelasan Ilmiahnya
Sementara itu, Polisi memastikan korban berinisial NNO (6) asal Desa Plosokandang.
NNO masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK).
Dari pemeriksaan yang dilakukan pada tubuh korban, diperkirakan korban terjatuh ke sungai saat bermain sepeda.
“Pada tubuh Korban tidak diketemukan luka akibat kekerasan,” terang Kapolsek Tulungagung Kota, Kompol Rudi Purwanto. (JP/t.ag/RG4)
Editor : Redaksi