Wakil Walikota Armuji Minta Pelaksana Pekerjaan Fisik Menempel Gambar Desain Agar Warga Turut Mengawasi

bacasaja.id
Wakil Walikota Surabaya Armuji turun mengecek kondisi pekerjaan Saluran Box Culvert di Wonokusumo pada senin (13/6) siang

SURABAYA - Pengerjaan Saluran Box Culvert yang dikebut untuk upaya penanggulangan banjir dan percepatan pembangunan di Kota Surabaya. Salah satunya di Jalan Wonokusumo Jaya Kelurahan Pegirian Kecamatan Semampir.

Pembangunan saluran Box culvert yang membentang melewati dua wilayah yaitu RW VII dan RW XI Kelurahan Pegirian masih berlangsung hingga saat ini.

Baca juga: Gotong Royong Gen Z dan Cak Ji Bantu Warga Rentan di Tengah Tekanan Fiskal

Wakil Walikota Surabaya Armuji turun mengecek kondisi pekerjaan pada senin (13/6) siang, sempat berdialog dengan pekerja lalu orang nomor dua di kota surabaya itu memanggil konsultan perencana.

"Mas aku kape nontok gambar pekerjaane yaopo", kata Armuji sambil membawa Handy Talky yang selalu menemaninya.

Didampingi Pihak Kecamatan, Kelurahan, LPMK, Ketua RW dan tokoh masyarakat Armuji melihat detil gambar pekerjaan dengan seksama. Tidak lama kemudian ia melihat bahwa sebelum dipasang box culvert seharusnya di uruk dengan sirtu dengan ketebalan sepuluh centimeter.

Baca juga: 84 Penyanyi Dangdut Jadi Korban Arisan Bodong, Mengadu ke Rumah Aspirasi Armuji

"Digambar harus ada sirtunya sekarang kita cek apakah di lokasi sini sudah diuruk sirtu , ayo pak dibuka", tegas Cak Ji.

Menemui Box Culvert yang langsung dipasang tanpa di uruk sirtu dengan ketebalan sepuluh centimeter lantas ia memerintahkan agar kontraktor pelaksana dipanggil kelokasi. Setelah kurang lebih setengah jam menunggu akhirnya perwakilan kontraktor pelaksana datang.

"Mas iki digambar ada sirtunya tapi saat dikerjakan tidak ada, ayo diperbaiki kita tidak mau asal - asalan. Pak walikota Eri Cahyadi dan saya ingin agar pembangunan di surabaya bermanfaat bukan yang asal pasang", tegas Cak Ji.

Baca juga: Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG, Armuji Hentikan Sementara Operasional SPPG Tembok Dukuh

Dirinya juga memerintahkan agar setiap gambar perencanaan pekerjaan fisik di tempel sehingga warga masyarakat bisa turut mengawasi. Cak Ji juga meminta apabila warga menemukan pekerjaan fisik yang tidak sesuai bisa melaporkan ke pemerintah Kota Surabaya.

"Kalau ada yang nakal nanti laporkan ke kami nanti akan kami beri teguran", imbuhnya. (AHA)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru