TULUNGAGUNG - Mayoritas masyarakat Tulungagung belum menentukan pilihan dalam pemilu (Pemilihan Umum) tahun 2024.
Meski begitu sudah ada beberapa nama calon Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung yang muncul dalam Survey tersebut.
Hal itu seperti termaktub dalam hasil survey yang dilakukan oleh SSI (Sindikasi Survey Indonesia) sejak 14-25 Juni 2022 lalu.
Manager survey SSI di Tulungagung, Tri Adi Saputro dalam rilisnya mengatakan jumlah warga yang belum menentukan pilihannya (swing votter) cukup besar.
“Untuk hasil survei kita, masih banyak swing votter kita mencapai 84 persen,” terangnya, Sabtu (16/7/22).
Tri melanjutkan dengan kondisi ini sangat memungkinkan akan banyak nama yang masuk menjadi kandidat calon Bupati dan calon Wakil Bupati Tulungagung.
Survey diambil pada 14-25 Juni 2022 di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Tulungagung.
Sampel survey diambil secara acak sebanyak 440 orang dengan tentang usia 16 tahun keatas, dan tingkat kesalahan 4,8 persen.
Dalam Survey itu Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menempati posisi pertama dengan 15,8 persen, Mantan Bupati Tulungagung Sayhri Mulyo 7 persen, Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo 5,3 persen, Direktur RSUD Iskak dr. Supriyanto 0,6 persen, Ketua DPC PDIP Susilowati 1, 2 persen dan Wakil Ketua DPRD Adib Makarim 0,6 persen.
Meski demikian, prosentase nama-nama tersebut masih kecil.
“Muncul juga nama-nama baru, beberapa masih di bawah (rendah),” jelasnya.
Dalam survey itu 24,6 persen memilih dipimpin oleh tokoh ulama, pengusaha 21,6 persen, politisi 6,4 persen, akademisi 6,4 persen, birokrat 5,9 persen, militer 3,5 persen, pengasuh pondok 0,6 persen, lainya 1,2 persen dan belum menentukan pilihan sebanyak 29,8 persen.
“Dari tokoh masyarakat seperti ustaz dan habaib itu masih diinginkan di Tulungagung,” terangnya.
Disinggung munculnya nama Syahri Mulyo dalam survey tersebut, Tri jelaskan masyarakat masih solid mendukung mantan Bupati Tulungagung yang kini mendekam di penjara lantaran kasus korupsi.
“Itu yang membuat kita melakukan riset di sini (Tulungagung),” pungkasnya. (JP/t.ag)
Editor : Redaksi