Jaring Aspirasi Warga, Abdul Ghoni Disambati Warga Bulak Masalah Banjir

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota DPRD Surabaya Abdul Ghoni Muhklas Ni'am gelar Reses serap aspirasi RT 04 RW 03 Kelurahan Bulak, Kecamatan Bulak. Tepatnya di Jl Bogorami Selatan 2 Surabaya, Rabu malam, (12/10/2022)
Anggota DPRD Surabaya Abdul Ghoni Muhklas Ni'am gelar Reses serap aspirasi RT 04 RW 03 Kelurahan Bulak, Kecamatan Bulak. Tepatnya di Jl Bogorami Selatan 2 Surabaya, Rabu malam, (12/10/2022)

i

SURABAYA - Masa Reses Persidangan Keempat Tahun Anggaran 2022, DPRD Surabaya gercep (gerak cepat) jemput bola jaring aspirasi warga Kota Pahlawan.

Salah satunya, Anggota DPRD Surabaya Abdul Ghoni Muhklas Ni'am gelar Reses serap aspirasi RT 04 RW 03 Kelurahan Bulak, Kecamatan Bulak. Tepatnya di Jl Bogorami Selatan 2 Surabaya, Rabu malam, (12/10/2022). Tampak hadir Ketua RW 05, Samuri dan Ketua RW 03, Gatot . Bahkan, pengurus RT 01 - 08 RW 03, turut hadir pula.

Dalam kegiatan resesnya, Politisi PDI Perjuangan tersebut mendapat keluhan masalah banjir yang sering terjadi di wilayah Bulak. Selain itu, juga terkait penanganan banjir yang belum maksimal.

Dari penuturan salah satu warga, pihaknya berharap adanya pembangunan infrastruktur di daerah tersebut. Karena, pada saat musim hujan selalu menjadi langganan banjir. Bahkan, yang bikin miris, banjir sampai batas dengkul orang dewasa.

Menyikapi hal itu, Abdul Ghoni Muhklas Ni'am, menyebut upaya mengatasi banjir memerlukan pembiayaan yang relatif besar. Karena itu, perlu melakukan upaya secara serius dengan melibatkan berbagai pihak termasuk masyarakat dan pihak swasta.

“Mitigasi banjir memerlukan upaya yang sungguh-sungguh dan terintegrasi,” ucapnya.

Ghoni menerangkan, mitigasi banjir dapat dilakukan dengan sejumlah cara, salah satunya dengan pembangunan infrastruktur. Seperti, revitalisasi selokan maupun sungai, di samping upaya penerapan early warning system dan pengembangan soft skill masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana banjir.

Menurut Anggota Komisi C tersebut, pemerintah perlu menjalankan program edukasi secara sistemik sampai kepada aparat di tingkat terkecil seperti RT/RW.  

“Harus diberi pemahaman sampai kepada RT, bahwa ketika terjadi hujan ekstrem itu bisa menyebabkan banjir. Artinya pada kondisi hujan deras jangan sampai tertidur pulas, masyarakat harus waspada,” tegas Ghoni.

Edukasi semacam ini, lanjutnya, memang memerlukan upaya yang besar, namun bisa jadi cukup efektif. Salah satunya, menjadi bagian dari muatan lokal pendidikan usia dini di sekolah dan bahkan bagian dari budaya masyarakat. Seperti, tradisi bersih desa atau kerja bhakti yang harus dilakukan secara periodik dan simultan.

"Semua ini tidak terlepas dari upaya kolektif masyarakat untuk bersama-sama mencegah bencana, melalui komunikasi dan upaya saling mengingatkan dari perangkat Kelurahan dan masyarakat," tambahnya.

“Ini kadang kita abai karena bencana hanya sesaat, di antara 365 hari dalam setahun hujannya hanya beberapa hari. Tapi edukasi benar-benar dibutuhkan, dan ini harus dilakukan secara kolektif oleh kelompok masyarakat, tidak bisa masing-masing individu,” pungkasnya. (AGM)

Berita Terbaru

Polsek Campalagian Tangkap Terduga Pelaku Pemerasan di Pantai Babatoa, Diserahkan ke Sat Reskrim Polres Polman

Polsek Campalagian Tangkap Terduga Pelaku Pemerasan di Pantai Babatoa, Diserahkan ke Sat Reskrim Polres Polman

Rabu, 30 Sep 2026 14:36 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 14:36 WIB

POLRES POLMAN — Personel Polsek Campalagian mengamankan seorang pria berinisial IRF alias IPPANG (30) yang diduga terlibat tindak pidana pengancaman dan p…

Pesta Narkoba di Hotel, 3 Anggota DPRD Digerebek Polrestabes Surabaya, Gerindra Ikut Terseret

Pesta Narkoba di Hotel, 3 Anggota DPRD Digerebek Polrestabes Surabaya, Gerindra Ikut Terseret

Rabu, 30 Sep 2026 13:04 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 13:04 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id - Teka-teki mengenai oknum anggota DPRD Kabupaten Malang dan anggota DPRD Banyuwangi yang tertangkap karena kasus narkoba, akhirnya…

Anggota DPRD Malang Dikabarkan Ditangkap Bersama Perempuan di Surabaya, Gerindra Tunggu Rilis Polrestabes

Anggota DPRD Malang Dikabarkan Ditangkap Bersama Perempuan di Surabaya, Gerindra Tunggu Rilis Polrestabes

Rabu, 30 Sep 2026 11:58 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 11:58 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id – Isu narkoba kembali menjadi sorotan di Jawa Timur. Kali ini, kabar tersebut menyeret nama oknum anggota DPRD Kabupaten Malang b…

Cegah Kejahatan Jalanan di Mamuju, Tim URC Polda Sulbar Gencarkan Patroli Hingga Dini Hari

Cegah Kejahatan Jalanan di Mamuju, Tim URC Polda Sulbar Gencarkan Patroli Hingga Dini Hari

Rabu, 30 Sep 2026 11:16 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 11:16 WIB

MAMUJU — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Barat menggencarkan patroli malam hingga dini hari sebagai l…

Sidak Kendaraan dan Rusun Dinas, Kapolda Sulbar: Fasilitas Negara Adalah Amanah yang Harus Dijaga

Sidak Kendaraan dan Rusun Dinas, Kapolda Sulbar: Fasilitas Negara Adalah Amanah yang Harus Dijaga

Rabu, 30 Sep 2026 09:46 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 09:46 WIB

POLDA SULBAR- Kapolda, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta melakukan sidak langsung terhadap kondisi kendaraan operasional dan fasilitas rumah susun (rusun) dinas…

"AROMA KONGKALIKONG" CAGAR BUDAYA : Menelusuri Jejak Misterius Tukar Guling Eks Penjara Koblen ke Tangan Swasta

"AROMA KONGKALIKONG" CAGAR BUDAYA : Menelusuri Jejak Misterius Tukar Guling Eks Penjara Koblen ke Tangan Swasta

Rabu, 30 Sep 2026 09:43 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 09:43 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id - Di balik kokohnya pagar tembok setinggi 3,5 meter di kawasan Bubutan, Surabaya, tersimpan sebuah ironi besar sejarah yang digadaikan.…