Pemkot Minta Vaksin di Kota Surabaya Diprioritaskan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Whisnu Sakti Buana
Whisnu Sakti Buana

i

BACASAJA.ID - Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana mengusulkan agar Kota Surabaya diprioritaskan dalam pemberian vaksin Covid-19. Usulan tersebut didasarkan pada data dan laporan yang menyebutkan bahwa Surabaya memiliki penanganan vaksin dengan benar.

"Surabaya bisa Andi pilot project. Kan penanganan lebih bagus dari yang lain. Jadi kalau bisa, vaksin di Surabaya lebih dimasifkan. Kan bisa dilihat dan bisa jadi percontohan," tutur Whisnu seusai memberikan penghargaan Surabaya Eco School, pada Jumat (08/01/2021).

Sebelumnya, Whisnu menyebut saat ini penerimaan vaksin masih berada di tahap awal. Artinya, Forkopimda adalah pihak pertama yang akan menerima vaksin. "Kita koordinasikan lagi. Tahap awal ini, simbolisasi awal pembukaan saja. Kemarin rakor dengan Mendagri dan Menkes. Forkopimda yang harus awal di vaksin. Memberi contoh supaya masyarakat tidak takut," lanjutnya.

Whisnu menyebut saat ini, vaksin yang datang di Jawa Timur sebanyak 77 ribu dosis. Vaksin tersebut akan dibagikan di kabupaten/kota. Pada tahap pertama selama 6 bulan ini, terdapat sebanyak 1.6 juta dosis.

"Kalau bisa diusulkan, vaksinasi yang lebih masif. Kalau berhasil kan treatment ini beriringan untuk menekan penambahan penyebaran," imbuhnya.

Sementara itu, soal usulannya agar Surabaya mendapatkan diskresi atas pembatasan mikro, Whisnu menegaskan dirinya akan tetap mengikuti instruksi Mendagri. "Bukan keberatan dan menolak PSBB, dengan kondisi Surabaya sekarang, harusnya kan sudah bisa relaksasi ekonomi. Jadi tidak PSBB seperti itu. Tapi masyarakat tidak perlu khawatir. Kita tetap menjalankan instruksi Mendagri dengan persiapan yang sudah dilakukan," ungkapnya.

Salah satu persiapan yang dijelaskan Whisnu adalah filterisasi batas kota. Selain itu, berdasarkan evaluasi PSBB sebelumnya, maka Pemkot akan menyisir pasar tradisional. "Pengamanan dan penjagaan pasar tradisional. Selama PSBB kemarin kami lihat crowded. Itu dipantau. Kampung dipantau. Apalagi kan WFH 75 persen, warga ada di rumah. Warung di kampung juga boleh buka dengan Prokes ketat," tegas dia.

Di sisi lain, Whisnu menegaskan supaya masyarakat tidak perlu takut dengan pelaksanaan pembatasan mikro. Sebab, pembatasan kali ini tidak ada perbedaan dengan perwali sebelumnya. "Bedanya hanya di pusat perbelanjaan. Mall. Tutup jam 19.00. Warkop cafe dan lain sebagainya tutup jam 22.00," sambungnya.

Kemudian WFH 75 persen sedang diatur oleh Pemkot Surabaya. Hal lain yang berbeda adalah pembatasan kapasitas. Di cafe atau tempat makan lain yang semula dibatasi 50 persen pengunjung, ini jadi 25 persen.

"Jadi ya 3 item itu yang beda, kita tambahkan sama perwali. Ke depan, tidak perlu ganti perwali. Kita tinggal ubah jadwalnya ke 11-25 Januari," pungkasnya. (Byta)

Berita Terbaru

PERADI Profesional Beberapa Tahun Kedepan Dapat Menjadi OA Terbesar

PERADI Profesional Beberapa Tahun Kedepan Dapat Menjadi OA Terbesar

Senin, 07 Sep 2026 07:54 WIB

Senin, 07 Sep 2026 07:54 WIB

JAKARTA — Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PERADI PROFESIONAL DKI Jakarta Masa Bakti 2026–2031 yang berlangsung di JW Marriott Hotel Jakarta men…

Wakapolda Sulbar Tegaskan Makna Pengabdian, Jangan Jadi Benalu di Tengah Masyarakat

Wakapolda Sulbar Tegaskan Makna Pengabdian, Jangan Jadi Benalu di Tengah Masyarakat

Senin, 07 Sep 2026 07:48 WIB

Senin, 07 Sep 2026 07:48 WIB

POLDA SULBAR - Wakapolda, Brigjen Pol Hari Santos menyampaikan arahan tegas kepada seluruh personel Polda Sulbar, tentang makna pengabdian, kedisiplinan dan…

Targetkan 2 Juta Kader Muda, AMPG Jatim Gelar Diklatda I di Gedung Golkar Jawa Timur 

Targetkan 2 Juta Kader Muda, AMPG Jatim Gelar Diklatda I di Gedung Golkar Jawa Timur 

Senin, 07 Sep 2026 07:21 WIB

Senin, 07 Sep 2026 07:21 WIB

SURABAYA – Partai Golkar tak ingin kehilangan momentum dalam merebut generasi muda. Melalui Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), partai berlambang pohon b…

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

MAMUJU TENGAH – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan Bus Bintang Fadiya nomor polisi DN 7901 AU terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tasokko, Kecamatan K…

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

PROBOLINGGO — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Probolinggo menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur …

Hari Primata Se Dunia 1 September

Hari Primata Se Dunia 1 September

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Oleh : Singky Soewadji Hari Primata Sedunia Menjadi Pengingat Akan Keanekaragaman Hayati Yang Ada di Indonesia.  Mari Kita Sama-sama Saling Menjaga Hutan & …