Simfoni Kebangsaan Di Surabaya, Anies: Gelora Yang Luar Biasa, Semoga Jadi Awalan Yang Baik

Super Administrator


Simfoni Kebangsaan Di Surabaya, Anies: Gelora Yang Luar Biasa, Semoga Jadi Awalan Yang Baik

SURABAYA - Ribuan relawan Anies Baswedan dari Jawa Timur hanyut dalam Simfoni Kebangsaan yang digelar di Dyandra Convention Center, Surabaya.

Gemuruh suara Anies Presiden pun menyambut kedatangan Anies saat sampai di lokasi. Tak terkecuali para kader Koalisi Perubahan yang terdiri kader NasDem Jatim, Demokrat Jatim, dan PKS Jatim.

Pantauan di lokasi, Simfoni Kebangsaan dimulai dengan pertunjukan tarian, lagu-lagu, diiringi dengan orkestra keroncong lengkap dengan kibaran bendera merah putih. Relawan pun tampak hanyut ikut bernyanyi.

Tak kalah menarik, selain disambut riuh Anies Presiden, kedatangannya memasuki area ballroom juga disambut oleh grup rebana Ishari. Grup yang juga pernah mengiringi kedatangan Presiden RI Joko Widodo saat hadir di momen besar Satu Abad Nahdlatul Ulama di Sidoarjo.

Ditemui usai acara, Anies mengungkit kesannya kepada Partai NasDem Jawa Timur. Ia juga mengucapkan trima kasih, kepada simpul relawan dari Koalisi Perubahan yang turut hadir, seperti Ketua Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak, Ketua DPW NasDem Sri Sajekti Sudjunadi, hingga Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan.

Begitu pun atas sambutan warga Jawa Timur yang sangat antusias atas kehadiran Anies di Surabaya. Ya, di lokasi banyak dari relawan yang nekat melewati barikade hanya untuk berebut foto dengan Anies.

"Penyelenggaraan ini saya sampaikan apresiasi kepada NasDem Jawa Timur yang dipimpin oleh Bu Janet (Sri Sajekti Sudjunadi) yang telah menyiapkan secara luar biasa. Saya datang bersama Pak Wakil Ketua Umum Partai NasDem. Kita menyaksikan sebuah harmoni yang hebat di sini, suasana soliditas, ada PKS, Demokrat, NasDem, seiring dan sejalan bersama semua relawan," kata Anies, kepada wartawan, Jumat (17/3/2023).

Anies juga mengaku terkesan dengan pola demokrasi warga Jawa Timur. Bagaimana, mereka menginginkan perubahan besar untuk membangun negara yang lebih baik kedepannya.

Surabaya sebagai kota Pahlawan, ia sebut sebagai ceruk gemuruhnya perubahan di Indonesia. Simpul-simpul pejuang mulai dari kaum intelektual, petani, hingga buruh menyuarakan satu perubahan untuk merdeka di tahun 1945.

"Kami merasakan gelora yang hadir di tempat ini, adalah gelora yang sama semangatnya. Kami bersyukur dan mudah-mudahan ini menjadi sebuah awalan yang baik," tegas Anies.

"Masuk ruangan ini, saya merasakan gelora dari Surabaya untuk Indonesia. Simfoni tadi menggambarkan beragamnya Indonesia, bahwa bangsa ini adalah bangsa yang beragam, dan Jawa Timur adalah salah satu provinsi yang penduduknya beragam," sambung dia.

Simfoni Kebangsaan ini dimeriahkan juga parade 50 lebih simpul Relawan Anies di Jatim. Wakil dari relawan maju satu per satu di panggung, meneriakkan tagline masing-masing. Mereka mengobarkan semangat siap memenangkan Anies. Mereka berasal dari kalangan milenial, emak-emak, bapak-bapak, purnawirawan, kelompok profesi, hingga alumni ITS.

Di hari pertama kunjungannya ke Surabaya ini, Anies mengaku terkesan dengan sambutan warga Jawa Timur yang berkumpul di Surabaya. Dikabarkan, hari kedua besok, Anies dijadwalkan melakukan silaturahim ke para ulama se-Madura Raya, tepatnya di Kabupaten Sampang.

Setelahnya Anies akan bernostaligia di Jalan Tunjungan, Surabaya, pada malam hari. Berlanjut pada hari ketiga, Anies akan memperingati hari Air Sedunia sembari menyapa warga yang mengikuti Jalan Sehat, di Grand City, Surabaya.