KPU RI Resmi Tetapkan 8 Parpol Lolos ke Senayan, Bukan Partainya Kaesang!

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Afif Mocahmmad Afifuddin
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Afif Mocahmmad Afifuddin

i

JAKARTA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan hasil rekapitulasi suara Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024. Tercatat ada delapan partai politik yang lolos ke gedung parlemen DPR di Senayan, Jakarta. Dari 8 partai itu tidak termasuk parpol yang dipimpin Kaesang Pangarep, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

“Ambang batas dari Parpol yang masuk ke DPR RI minimal empat persen atau memperoleh suara sah nasional minimal 6.071.731,72. Delapan Parpol itu adalah Partai Golkar, Gerindra, PKB, Nasdem, PKS, Demokrat, PDIP dan PAN,” kata Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin dikutip dari laman resmi RRI, Minggu (25/8/2024).

KPU menetapkan Parpol peserta Pemilu 2024 yang memenuhi dan tidak memenuhi ambang batas perolehan suara sah secara nasional. Ketiga, keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan pada Minggu (25/8/2024).

“PDI Perjuangan menjadi partai politik dengan raihan suara terbanyak. Sementara, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kali ini harus keluar dari parlemen karena tidak memenuhi ambang batas perolehan suara sah,” ujar Afif.

Berikut perolehan suara partai politik pada Pileg 2024, sesuai nomor urut partainya:

- PKB: 16.115.358 (memenuhi ambang batas)
- Partai Gerindra: 20.071.345 (memenuhi ambang batas)
- PDI Perjungan: 25.384.673 (memenuhi ambang batas)
- Partai Golkar: 23.208.488 (memenuhi ambang batas)
- Partai Nasdem: 14.660.328 (memenuhi ambang batas)
- Partai Buruh: 972.898 (tidak memenuhi ambang batas)
- Partai Gelora: 1.282.000 (tidak memenuhi ambang batas)
- PKS: 12.781.241 (memenuhi ambang batas)
- PKN: 326.803 (tidak memenuhi ambang batas)
- Partai Hanura: 1.094.599 (tidak memenuhi ambang batas)
- Partai Garuda: 406.884 (tidak memenuhi ambang batas)
- PAN: 10.984.639 (memenuhi ambang batas)
- Partai Bulan Bintang: 484.487 (tidak memenuhi ambang batas)
- Partai Demokrat: 11.283.053 (memenuhi ambang batas)
- PSI: 4.260.108 (tidak memenuhi ambang batas)
- Partai Perindo: 1.955.131 (tidak memenuhi ambang batas)
- PPP: 5.878.708 (tidak memenuhi ambang batas)
- Partai Ummat: 642.550 (tidak memenuhi ambang batas). (*)

Berita Terbaru

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Komisi D DPRD Surabaya Pastikan Kuota SPMB 2026 Cukup

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:12 WIB

SURABAYA– Persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 menjadi perhatian serius Komisi D DPRD Surabaya. Dalam rapat bersama Dinas Pendidikan (…

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 08:17 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 3 Juni 2026. Diketahui, KPK m…

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…