Jalan Menganti Wiyung-Babatan Unesa Surabaya Ditarget Selesai Desember 2024

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembangunan jalan dan saluran di Traffic Light (TF) Jalan Raya Menganti, Wiyung – Babatan Unesa Surabaya
Pembangunan jalan dan saluran di Traffic Light (TF) Jalan Raya Menganti, Wiyung – Babatan Unesa Surabaya

i

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah mengerjakan sejumlah proyek infrastruktur jalan untuk mengurangi kemacetan. Salah satunya pembangunan jalan dan saluran di Traffic Light (TF) Jalan Raya Menganti, Wiyung – Babatan Unesa Surabaya.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Syamsul Hariadi menjelaskan bahwa proyek pelebaran Jalan Raya Menganti Wiyung meliputi pembuatan jalan baru di sisi selatan jalan lama, dengan saluran air berada di tengah.

"Jadi Jalan Raya Menganti - Wiyung ini mulai traffic light (Babatan Unesa) nanti ke arah Barat itu kita buat jalan baru. Jadi jalannya nanti ada jalan kembar. Jalan yang lama di sisi utara dan di tengahnya ada saluran," kata Syamsul Hariadi, Kamis (31/10/2024).

Syamsul menjelaskan bahwa proyek ini tidak hanya mencakup pelebaran jalan, tetapi juga pembangunan sistem drainase. Nantinya pembangunan saluran akan menggunakan dinding beton Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) untuk mencegah longsor.

"Jadi di sisi utara adalah jalan lama, lalu di tengah ada saluran menggunakan dinding beton tipe CCSP untuk mencegah longsor. Kemudian di sisi selatan ada jalan baru," ujar dia.

Menurut dia, konsep saluran di tengah jalan kembar ini mirip dengan yang ada di kawasan Jalan Raya Wiyung sekitar Taman Pondok Indah (TPI). Namun konstruksi saluran pada jalan ini menggunakan dinding beton CCSP.

"Jadi salurannya di tengah, seperti Jalan Wiyung sekitaran Taman Pondok Indah. Itu kan jalan kembar, di tengahnya saluran, tapi itu salurannya pakai batu kali. Nah, ini nanti dinding salurannya pakai beton, supaya tidak longsor," jelas dia.

Syamsul menargetkan proyek Jalan Raya Menganti-Wiyung dengan panjang sekitar 400 meter ini, diperkirakan selesai pada Desember 2024. Meski proyek ini berjalan on progres, namun ia mengakui adanya tantangan dalam pembebasan lahan yang sempat menghambat progres pembangunan.

"Kalau ini kemarin pembebasan dan pekerjaan fisiknya bareng. Jadi ketika pembebasan itu ada kendala, misal waris atau batas-batas tanah, sehingga pekerjaan fisik ikut molor juga," imbuhnya.

Untuk mengantisipasi datangnya musim hujan yang berpotensi menimbulkan genangan, Syamsul menyatakan bahwa pihaknya telah meminta kontraktor untuk menyiagakan pompa di lokasi proyek. "Kita minta kontraktor standby kan pompa di sana, karena salurannya belum nyambung. Jadi harus dibantu pompa biar tidak ada genangan," tutur dia.

Syamsul berharap, proyek pelebaran jalan ini dapat segera rampung sehingga manfaatnya bisa dirasakan warga. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengendara atas ketidaknyamanan lalu lintas yang mungkin dirasakan akibat proyek ini.

"Jadi untuk warga Surabaya kami mohon maaf kalau perjalanan anda terganggu. Kami sedang menyelesaikan proyek-proyek yang saat ini sedang berjalan, untuk mengantisipasi musim hujan," katanya.

Syamsul juga menegaskan bahwa Pemkot Surabaya akan tetap siaga selama 24 jam untuk memastikan seluruh sistem drainase berjalan optimal. Langkah itu dilakukan untuk mencegah timbulnya genangan apabila turun hujan.

"Kalaupun ada hujan, warga Kota Surabaya juga jangan khawatir karena kami akan selalu siaga selama 24 jam. Jadi Pemkot Surabaya mengusahakan kalaupun ada genangan akan cepat teratasi," pungkasnya . (*)

Berita Terbaru

Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Banding

Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Banding

Selasa, 30 Jun 2026 22:05 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 22:05 WIB

JAKARTA- Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim divonis 10 tahun penjara dalam perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management…

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Selasa, 30 Jun 2026 21:55 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 21:55 WIB

JAKARTA- Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. Vonis tersebut…

Periksa Ketum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno, KPK Dalami Dugaan TPPU

Periksa Ketum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno, KPK Dalami Dugaan TPPU

Selasa, 30 Jun 2026 13:30 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 13:30 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Ketua Umum Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemarno, sebagai saksi. Japto diperiksa terkait dugaan g…

KPK Dalami Aliran Dana dalam Kasus Dugaan Suap Impor Ilegal

KPK Dalami Aliran Dana dalam Kasus Dugaan Suap Impor Ilegal

Selasa, 30 Jun 2026 13:26 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 13:26 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan suap impor ilegal di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pendalaman…

Prediksi Skor Prancis vs Swedia Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Mbappe-Dembele Jadi Momok Menakutkan!

Prediksi Skor Prancis vs Swedia Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Mbappe-Dembele Jadi Momok Menakutkan!

Selasa, 30 Jun 2026 12:41 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 12:41 WIB

EAST RUTHERFORD– Turnamen akbar Piala Dunia 2026 kini telah memasuki fase gugur yang menegangkan. Salah satu laga panas yang paling dinantikan di babak 32 b…

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Duel Sengit Diallo vs Haaland!

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Duel Sengit Diallo vs Haaland!

Selasa, 30 Jun 2026 10:09 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 10:09 WIB

TEXAS- Babak gugur Piala Dunia 2026 kini memasuki fase krusial. Salah satu duel sengit yang menarik perhatian di babak 32 besar adalah pertemuan antara Pantai…