KPK Dalami Aliran Dana dalam Kasus Dugaan Suap Impor Ilegal

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KPK
KPK

i

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan suap impor ilegal di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pendalaman dilakukan dengan menelusuri pola bisnis serta aliran dana yang diduga berkaitan dengan pengurusan impor.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, informasi masyarakat menjadi bagian penting dalam proses penyidikan. Menurutnya, pendalaman tidak hanya diarahkan kepada pihak yang telah berstatus tersangka dalam perkara tersebut.

"Informasi masyarakat seperti ini tentunya penting untuk mendukung dan memberi pengayaan proses penanganan perkara di KPK. Termasuk aliran uang kepada pihak siapa saja yang diduga terkait dengan pengurusan tersebut," ujarnya di Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.

Menurut Budi, penyidik tengah menelusuri bagaimana praktik bisnis dilakukan sehingga barang impor memperoleh jalur khusus. Jalur tersebut diduga diberikan tanpa melalui proses pemeriksaan sebagaimana prosedur operasional yang telah ditetapkan pemerintah.

Pendalaman tersebut mengemuka setelah beredarnya dokumen yang memuat profil PT Putra Srikaton Logistics dan transaksi keuangan. Dokumen itu disebut telah beredar di kalangan jurnalis dan aparat penegak hukum dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam dokumen tersebut terdapat sejumlah transaksi rekening yang mencantumkan nama Heri Setiyono pada beberapa periode berbeda. Namun, dokumen tersebut belum dapat dijadikan bukti tindak pidana dan masih memerlukan verifikasi penyidik.

Perihal ini, sebagian pihak menilai penyidik dinilai perlu memastikan apakah transaksi tersebut memiliki dasar bisnis yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, penyidik juga perlu mendalami kemungkinan keterkaitannya dengan perkara dugaan suap impor ilegal tersebut.

KPK juga didorong memastikan kapasitas pihak yang menerima pembayaran, baik sebagai pribadi maupun mewakili korporasi. Seluruh proses pendalaman dilakukan untuk membangun konstruksi perkara berdasarkan alat bukti yang sah dan kuat. (RRI)

Berita Terbaru

Ditlantas Polda Sulbar Bagikan Bendera Merah Putih di SD Lengke: Tanamkan Cinta Tanah Air Sejak Dini

Ditlantas Polda Sulbar Bagikan Bendera Merah Putih di SD Lengke: Tanamkan Cinta Tanah Air Sejak Dini

Jumat, 14 Agu 2026 14:32 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 14:32 WIB

POLDA SULBAR- Menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melalui Satuan Patroli Jalan Raya…

Kapolda Sulbar Berikan Dukungan Penuh Bhayangkari Tetap Berkarya Dalam Peringatan HKGB Ke-74

Kapolda Sulbar Berikan Dukungan Penuh Bhayangkari Tetap Berkarya Dalam Peringatan HKGB Ke-74

Jumat, 14 Agu 2026 14:28 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 14:28 WIB

POLDA SULBAR- Menghadiri acara peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 yang berlangsung dengan penuh semangat dan kehangatan, Kapolda Sulbar…

Polda Sulbar Jaga Nilai Spritual, Hadirkan Keberkahan Bersama Anak Yatim dan Santri

Polda Sulbar Jaga Nilai Spritual, Hadirkan Keberkahan Bersama Anak Yatim dan Santri

Jumat, 14 Agu 2026 14:25 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 14:25 WIB

POLDA SULBAR- Menyadari bahwa menjaga keamanan dan ketertiban tidak hanya mengandalkan kekuatan dan kesiapan semata, Polda Sulawesi Barat terus memperkokoh …

Makin Semarak, Ratusan Penghuni Liponsos Keputih Adu Kreativitas Lewat Fashion Show hingga Karaoke di HUT ke-81 RI

Makin Semarak, Ratusan Penghuni Liponsos Keputih Adu Kreativitas Lewat Fashion Show hingga Karaoke di HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agu 2026 06:46 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 06:46 WIB

SURABAYA- Suasana berbeda terlihat di Liponsos Keputih, Kota Surabaya, Kamis (13/8/2026). Sekitar 200 penghuni meramaikan berbagai perlombaan untuk memeriahkan…

Evaluasi Tata Kelola KBS, Pemkot Surabaya Siapkan Pengawas Khusus Medis dan Nutrisi Satwa

Evaluasi Tata Kelola KBS, Pemkot Surabaya Siapkan Pengawas Khusus Medis dan Nutrisi Satwa

Jumat, 14 Agu 2026 06:41 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 06:41 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah langkah evaluasi untuk memperkuat tata kelola Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kebun Binatang…

MANAJEMEN ALIBI DAN SOSIALISASI ASAL BAPAK SENANG: Mengapa Gianto Sulistyono Layak Dievaluasi Total?

MANAJEMEN ALIBI DAN SOSIALISASI ASAL BAPAK SENANG: Mengapa Gianto Sulistyono Layak Dievaluasi Total?

Kamis, 13 Agu 2026 19:58 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 19:58 WIB

Surabaya, Bacasaja.id -Kebijakan penataan Sentral Pemotongan Unggas (SPU) dan Rumah Potong Unggas (RPU) di pasar tradisional Kota Pahlawan kini resmi menjelma…