Viral Nama Ivan dalam Kasus SMA Gloria 2 Berdampak ke Bos Rasa Sayang, Kok Bisa?

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Heri Kuncoro
Heri Kuncoro

i

SURABAYA - Nama Ivan Sugianto, menjadi buah bibir setelah videonya viral. Dalam video yang beredar, pria pengusaha hiburan itu terlihat memaksa seorang siswa SMA Gloria 2 Surabaya bersujud dan menggonggong sambil meminta maaf.

Insiden yang terjadi di depan SMA Gloria 2 Surabaya pada 21 Oktober 2024 itu, ternyata tak hanya meresahkan siswa di sana. Tapi juga pengusaha hiburan lainnya. Salah satunya, Heri Koencoro, pemilik tempat hiburan Rasa Sayang Grup.

Pasalnya, Heri Koencoro juga memiliki putra bernama Ivan yang juga sama-sama mengelola tempat hiburan. Namun anak Heri Koencoro tersebut bukan Ivan Sugianto yang viral itu.

"Dia (Ivan Sugianto, red) bukan anak saya. Saya juga tidak kenal dia. Nama anak saya Ivan Koencoro," tandas Heri Kuncoro saat dikonfirmasi, Kamis, 14 November 2024.

Kata Heri, banyak yang menelepon dirinya karena dikira Ivan yang viral itu adalah anaknya. Padahal Ivan anaknya dengan Ivan yang viral tidak ada hubungannya.

Heri juga menegaskan Ivan Sugianto yang viral karena insiden di SMA Gloria 2 juga tidak memiliki hubungan apapun dengan Rasa Sayang Group yang dikelolanya.

Karena itulah dirinya merasa terganggu. Meski tidak berdampak pada operasional tempat hiburan yang dikelolanya, namun secara pribadi cukup mengganggu. Apalagi banyak relasi dan koleganya yang menelepon dirinya dalam tiga hari terakhir ini.

"Yang di Surabaya, Jakarta, Kalimantan pada telepon semua, menanyakan kejadian itu. Saya bilang ke mereka, itu (Ivan yang viral, red) bukan anak saya," ujar Heri menegaskan.

Ditanya pendapatnya mengenai video viral tersebut, Heri menyayangkan tindakan tersebut, yang menurutnya tidak pantas dilakukan.

"Sebagai orang tua, kita harus mempertontonkan hal-hal yang baik di media sosial," kata pria yang sudah malang melintang di dunia hiburan ini.

Sebagai informasi, insiden video viral yang melibatkan Ivan Sugianto itu berawal dari pertandingan bola basket antara SMA Gloria 2 vs SMA CIta Hati di salah satu mall di Surabaya. Terjadi saling ejek hingga berlanjut ke media sosial.

Pada Senin 21 Oktober 2024, Ivan yang merupakan wali murid SMA Cita Hati mendatangi SMA Gloria 2 Surabaya. Ia tidak sendirian, tapi bersama sejumlah orang yang membuat suasana semakin heboh.

Keributan terjadi saat Ivan meminta siswa SMA Gloria 2 itu meminta maaf sambil bersujud dan menggonggong. Video insiden ini pun viral di media sosial dan berbuntut pada pelaporan pihak SMA Gloria ke Polrestabes Surabaya. (*)

Berita Terbaru

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…

Mantan Dirut KBS Jadi Ditahah Kejati Jatim Usai Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Mantan Dirut KBS Jadi Ditahah Kejati Jatim Usai Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

SURABAYA- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menetapkan mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TS KBS) Choirul Anwar…

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…