Efisiensi Anggaran, DPRD Ingatkan Pemkot soal Proyek RS Surabaya Selatan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Surabaya
Pemkot Surabaya

i

SURABAYA - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk membangun RS Surabaya Selatan harus melalui perhitungan yang matang. Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati, menjelaskan bahwa proyek ini memerlukan pertimbangan yang mendalam, mulai dari sisi perencanaan, pengawasan, hingga pelaksanaannya.

Hal ini juga berkaitan dengan Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang masih menunggu untuk disahkan menjadi perundangan. Sementara itu, anggaran sebesar Rp 300 miliar telah ditetapkan 2024.

"RTRW itu disahkan maksimal dua bulan setelah persetujuan bersama. Kalau persetujuan bersama dilakukan di awal Februari, maka Maret, April, atau maksimal Mei sudah harus diundangkan. Tanpa pengundangan Perda RTRW, secara aturan, lokasi proyeknya belum bisa dilaksanakan. Ini kan tahun 2025, bukan multiyears. Sampai tidak? Mulai dari proses lelang, lelang perencanaan, lelang pengawasan, hingga pelaksanaan, yang semua itu memakan waktu setahun. Ini harus jadi kewaspadaan bagi pemerintah kota," jelas Aning dikutip dari RRI.

Jika proyek tersebut tidak bisa terserap pada tahun 2025, Aning menyarankan agar anggaran tersebut dialihkan ke RS Surabaya Utara. Bekas rumah sakit darurat COVID-19 ini, menurutnya, lebih efisien karena hanya memerlukan perbaikan, dibandingkan harus mengerjakan proyek baru dengan batas waktu yang terbatas.

"Kalau tidak tercapai, jauh lebih baik memanfaatkan fasilitas yang sudah ada dan hanya perlu perbaikan di RS Surabaya Utara, yang dulu adalah lapangan tembak. Itu tidak butuh waktu lama. Khawatirnya, proyek tersebut tidak selesai tepat waktu, padahal anggaran harus terserap pada 2025. Ini harus menjadi kewaspadaan terkait timing-nya karena baru saja dilaksanakan rapat pembahasan Raperda RTRW yang perlu diundangkan," tegasnya.

Terkait efisiensi anggaran, Aning menyarankan agar dana tersebut digunakan untuk program-program prioritas lainnya. Hal ini mengingat evaluasi tahun lalu menunjukkan bahwa proyek senilai Rp 1,3 triliun tidak tercapai, sehingga membebani anggaran tahun 2025 ini. (*)

Berita Terbaru

Sulbar Kondusif, Polda dan Jajaran Perkuat Respons Karhutla serta Pelayanan Masyarakat

Sulbar Kondusif, Polda dan Jajaran Perkuat Respons Karhutla serta Pelayanan Masyarakat

Sabtu, 22 Agu 2026 15:13 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 15:13 WIB

MAMUJU— Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Sulawesi Barat dalam sepekan terakhir secara umum aman dan kondusif. Polda Sulbar b…

Persempit Ruang Gerak Kejahatan, Tim URC Polda Sulbar Intensifkan Patroli Malam

Persempit Ruang Gerak Kejahatan, Tim URC Polda Sulbar Intensifkan Patroli Malam

Sabtu, 22 Agu 2026 13:20 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 13:20 WIB

POLDA SULBAR - Memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif serta meminimalkan potensi gangguan kriminalitas saat malam hari, Tim Unit…

Musancab PKB Surabaya, Gus Thoriq Turut Perkuat Konsolidasi

Musancab PKB Surabaya, Gus Thoriq Turut Perkuat Konsolidasi

Sabtu, 22 Agu 2026 13:13 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 13:13 WIB

SURABAYA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Surabaya menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di Kantor DPC PKB Surabaya, S…

DPRD Surabaya Soroti 109 Bozem, Sistem Pengendali Banjir Diminta Terintegrasi

DPRD Surabaya Soroti 109 Bozem, Sistem Pengendali Banjir Diminta Terintegrasi

Sabtu, 22 Agu 2026 07:10 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 07:10 WIB

SURABAYA – Sebanyak 109 bozem eksisting di Kota Surabaya dinilai menjadi modal penting dalam mengendalikan banjir. Namun, DPRD Surabaya menilai keberadaan b…

Penataan Guru PPPK Dibahas, Dini Rahmania Minta Guru Madrasah Swasta Tak Diabaikan

Penataan Guru PPPK Dibahas, Dini Rahmania Minta Guru Madrasah Swasta Tak Diabaikan

Sabtu, 22 Agu 2026 07:06 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 07:06 WIB

BACASAJA.ID — Penataan status guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang tengah dibahas pemerintah dan DPR RI menjadi momentum untuk m…

Komitmen Lanjutkan Semangat Juang Pendahulu, Ditlantas Polda Sulbar Hadir Berbagi di Tengah Masyarakat

Komitmen Lanjutkan Semangat Juang Pendahulu, Ditlantas Polda Sulbar Hadir Berbagi di Tengah Masyarakat

Jumat, 21 Agu 2026 17:37 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 17:37 WIB

Polda Sulbar - Menjadikan momen peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 sebagai pengingat nyata untuk melanjutkan perjuangan mulia para pendahulu dalam menjaga…