Awas, Transfer Digital Palsu! Masyarakat Diminta Melek Literasi

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi transfer uang (Pixabay)
Ilustrasi transfer uang (Pixabay)

i

JAKARTA - Pakar Keamanan Siber Alfons Tanujaya, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan literasi digital agar tidak percaya pada bukti transfer palsu. Menurutnya, bukti transfer mudah dimanipulasi dengan menggunakan teknologi seperti pengedit gambar atau kecerdasan buatan AI.

“Baik dengan kemampuan editing gambar, photoshop, atau chatGPT dengan Chrome saja bisa membuat transfer yang palsu. Hal ini yang perlu disadari oleh masyarakat dan menurut saya, kurang setuju kalau yang disalahkan chat GPT-nya,” ujar Alfons dikutip dari laman resmi RRI, Jumat (18/4/2025).

Ia menilai, kejahatan transfer palsu sebenarnya bukan hal yang baru dalam dunia digital modern. Namun demikian, pada saat ini bentuk manipulasi tersebut semakin sulit dikenali karena bantuan teknologi mutakhir berbasis kecerdasan buatan.

Alfons mengatakan, penggunaan kecerdasan teknologi bukan masalah, melainkan niat dari penyalahgunaannya yang perlu diwaspadai. Hal ini melihat dari banyak mayarakat yang hanya mengandalkan tampilan bukti transfer sehingga sangat berpotensi menjadi korban penipuan.

Ia menegaskan bahwa seluruh tampilan digital dapat direkayasa, bahkan oleh orang awam sekalipun. Ia juga menyoroti rendahnya literasi digital sebagai faktor utama kerentanan masyarakat terhadap modus penipuan tersebut.

Alfons menambahkan, masyarakat di perdesaan tidak mewaspadai penipuan karena belum terbiasa dengan layanan mobile banking. “Masyarakat kalau menerima transfer harus selalu cek dulu di rekeningnya, kalau udah masuk baru percaya” ujarnya.

Ia juga menambahkan, jika masih terdapat status pending dalam mutasi rekening, transaksi sebaiknya belum dianggap sah. Pending dalam mutasi menandakan bahwa dana belum sepenuhnya diterima, dan transaksi dapat berkemungkinan batal secara sistem.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi secara langsung mutasi melalui rekening pribadi atau menghubungi pihak bank. Menurutnya, cara terbaik untuk memastikan keaslian transfer adalah dengan mengecek mutasi melalui mobile banking atau melalui bank.

Di era digital, Alfons menekankan pentingnya menjaga kredensial digital seperti data pribadi dan akses keuangan. “Kita harus melindungi kredensial digital dengan baik dan jangan mudah untuk tertipu atau memberikan kepada orang,” ucapnya. (*)

Berita Terbaru

Prediksi Brasil vs Jepang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Samurai Biru Pernah Kalahkan Pemilik 5 Kali Juara Dunia

Prediksi Brasil vs Jepang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Samurai Biru Pernah Kalahkan Pemilik 5 Kali Juara Dunia

Minggu, 28 Jun 2026 20:18 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 20:18 WIB

HOUSTON- Gelaran babak gugur Piala Dunia 2026 akan menyajikan salah satu duel paling dinanti yang mempertemukan sang penguasa Asia, Jepang, melawan pengoleksi…

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada Babak 32 Besar Piala Dunia: Badai Cedera Hantam Tuan Rumah!

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada Babak 32 Besar Piala Dunia: Badai Cedera Hantam Tuan Rumah!

Minggu, 28 Jun 2026 18:41 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 18:41 WIB

CALIFORNIA- Panggung babak 32 besar Piala Dunia 2026 akan menyajikan duel sengit antara Afrika Selatan kontra salah satu tim tuan rumah, Kanada. Pertandingan…

Bajet Pemprov Kepri Rp1,8 Miliar, Tetapi Kontingen Paduan Suara Batal Berangkat Karena Tiket Bermasalah

Bajet Pemprov Kepri Rp1,8 Miliar, Tetapi Kontingen Paduan Suara Batal Berangkat Karena Tiket Bermasalah

Minggu, 28 Jun 2026 17:33 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 17:33 WIB

TANJUNG PINANG- Kontingen Paduan Suara Wanita Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) asal Kota Tanjungpinang mengalami kekecewaan mendalam setelah diduga…

SINETRON "MEDITASI HARAM": KETIKA SANG LURAH LEBIH MEMILIH PELESIR LEWAT KANTONG PREMAN

SINETRON "MEDITASI HARAM": KETIKA SANG LURAH LEBIH MEMILIH PELESIR LEWAT KANTONG PREMAN

Minggu, 28 Jun 2026 17:29 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 17:29 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id - Misteri kesaktian Pasar Tumpah Banyu Urip yang kebal dari segala macam surat sakti Balai Kota Surabaya akhirnya terbongkar! Usut punya…

BRIDA Surabaya Kembangkan Pirolisis Ubah Sampah Plastik Mangrove Jadi Bahan Bakar

BRIDA Surabaya Kembangkan Pirolisis Ubah Sampah Plastik Mangrove Jadi Bahan Bakar

Minggu, 28 Jun 2026 07:00 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 07:00 WIB

SURABAYA- Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surabaya tengah mengembangkan solusi inovatif untuk mengatasi penumpukan sampah plastik di kawasan …

Burung hingga Kucing Bakau Jadi Bukti Ekosistem Kebun Raya Mangrove Surabaya Terjaga

Burung hingga Kucing Bakau Jadi Bukti Ekosistem Kebun Raya Mangrove Surabaya Terjaga

Minggu, 28 Jun 2026 05:12 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 05:12 WIB

SURABAYA- Keberadaan puluhan jenis burung, kupu-kupu, kucing bakau, hingga kepiting pemanjat pohon, menjadi indikator bahwa ekosistem di Kebun Raya Mangrove …