Pemkot Surabaya dan BBWS Bengawan Solo Tertibkan 13 Bangunan Liar di Sempadan Sungai Lamong

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Surabaya bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menertibkan 13 bangunan liar di sempadan Sungai Lamong, Kecamatan Benowo
Pemkot Surabaya bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menertibkan 13 bangunan liar di sempadan Sungai Lamong, Kecamatan Benowo

i

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menertibkan 13 bangunan liar di sempadan Sungai Lamong, Kecamatan Benowo, pada Jumat (16/5/2025). Penertiban ini dilakukan karena bangunan-bangunan tersebut berdiri di atas aset tanah milik BBWS Bengawan Solo.

Sebanyak 50 personel Satpol PP Kota Surabaya diterjunkan dalam operasi penertiban gabungan ini. Mereka didukung oleh personel dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), Satpol PP tingkat kecamatan, Satpol PP Provinsi Jawa Timur, TNI-Polri, serta perangkat wilayah setempat.

Camat Benowo Kota Surabaya, Denny Christupel Tupamahu mengungkapkan, pihaknya telah berupaya melakukan relokasi bagi warga Kelurahan Romokalisari yang berjualan di atas aset BBWS Bengawan Solo sebelum penertiban dilakukan.

"Upaya relokasi sudah kami lakukan sebelum penertiban. Namun, beberapa warga yang sudah lama berjualan di bantaran Sungai Lamong ini enggan direlokasi karena lokasinya dianggap jauh dari area pergudangan," kata Denny.

Denny menambahkan, Pemkot Surabaya telah menyiapkan lahan aset di Dukuh Gedong RW 3 dan Adventure Land Romokalisari sebagai alternatif relokasi. Pihaknya juga masih berkoordinasi dengan pemilik lahan di wilayah Romokalisari untuk mencari solusi terbaik.

“Sebenarnya sudah ada lahan aset milik pemkot, tepatnya di Dukuh Gedong RW 3 maupun di Adventure Land Romokalisari. Tapi karena keinginan warga, kami masih mengupayakan dengan pemilik lahan tanah di wilayah Romokalisari ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Penindakan Satpol PP Kota Surabaya, Agnis Juistityas menjelaskan bahwa penertiban ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan bantuan penertiban (bantib) yang diajukan BBWS Bengawan Solo kepada Wali Kota Surabaya.

"Hari ini, kami mendampingi pelaksanaan surat dari BBWS Bengawan Solo. Ada 13 bangunan liar yang kami tertibkan dalam kegiatan ini," jelas Agnis.

Agnis merinci, bangunan yang ditertibkan meliputi bangunan semi permanen, warung, hingga gudang. Alat berat dari DSDABM Surabaya turut dikerahkan untuk mempercepat pembongkaran bangunan-bangunan di sempadan Sungai Lamong tersebut.

"Bantuan excavator dari rekan-rekan DSDABM sangat membantu kami dalam membongkar bangunan liar di atas aset tanah ini," rincinya.

Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan BBWS Bengawan Solo, Sri Wahyu Kusumastuti menyatakan, pihaknya telah memberikan surat peringatan pertama hingga ketiga, serta melakukan sosialisasi kepada para pemilik bangunan sebelum penertiban. Koordinasi juga telah dilakukan dengan kecamatan setempat dan Pemkot Surabaya.

"Kami sudah bertindak sesuai prosedur dengan memberikan surat peringatan dan sosialisasi. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait," kata Wahyu.

Wahyu berharap penertiban ini akan mempermudah kegiatan operasional dan pemeliharaan infrastruktur sungai, terutama bangunan parapet (tanggul) penahan banjir sepanjang 1,6 kilometer.

"Sebelumnya, keberadaan bangunan-bangunan tidak berizin ini menyulitkan kami. Setelah penertiban ini, kami berencana membersihkan seluruh parapet pada Senin mendatang dan melakukan edukasi kepada masyarakat sekitar," ungkapnya.

Wahyu juga memberikan tenggat waktu satu minggu kepada pemilik bangunan yang belum menertibkan bangunannya secara mandiri. "Kami berikan surat pernyataan dengan waktu satu minggu bagi mereka untuk membongkar sendiri, atau kami yang akan melakukannya," tandasnya. (*)

 

Berita Terbaru

Prediksi Brasil vs Jepang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Samurai Biru Pernah Kalahkan Pemilik 5 Kali Juara Dunia

Prediksi Brasil vs Jepang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Samurai Biru Pernah Kalahkan Pemilik 5 Kali Juara Dunia

Minggu, 28 Jun 2026 20:18 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 20:18 WIB

HOUSTON- Gelaran babak gugur Piala Dunia 2026 akan menyajikan salah satu duel paling dinanti yang mempertemukan sang penguasa Asia, Jepang, melawan pengoleksi…

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada Babak 32 Besar Piala Dunia: Badai Cedera Hantam Tuan Rumah!

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada Babak 32 Besar Piala Dunia: Badai Cedera Hantam Tuan Rumah!

Minggu, 28 Jun 2026 18:41 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 18:41 WIB

CALIFORNIA- Panggung babak 32 besar Piala Dunia 2026 akan menyajikan duel sengit antara Afrika Selatan kontra salah satu tim tuan rumah, Kanada. Pertandingan…

Bajet Pemprov Kepri Rp1,8 Miliar, Tetapi Kontingen Paduan Suara Batal Berangkat Karena Tiket Bermasalah

Bajet Pemprov Kepri Rp1,8 Miliar, Tetapi Kontingen Paduan Suara Batal Berangkat Karena Tiket Bermasalah

Minggu, 28 Jun 2026 17:33 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 17:33 WIB

TANJUNG PINANG- Kontingen Paduan Suara Wanita Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) asal Kota Tanjungpinang mengalami kekecewaan mendalam setelah diduga…

SINETRON "MEDITASI HARAM": KETIKA SANG LURAH LEBIH MEMILIH PELESIR LEWAT KANTONG PREMAN

SINETRON "MEDITASI HARAM": KETIKA SANG LURAH LEBIH MEMILIH PELESIR LEWAT KANTONG PREMAN

Minggu, 28 Jun 2026 17:29 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 17:29 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id - Misteri kesaktian Pasar Tumpah Banyu Urip yang kebal dari segala macam surat sakti Balai Kota Surabaya akhirnya terbongkar! Usut punya…

BRIDA Surabaya Kembangkan Pirolisis Ubah Sampah Plastik Mangrove Jadi Bahan Bakar

BRIDA Surabaya Kembangkan Pirolisis Ubah Sampah Plastik Mangrove Jadi Bahan Bakar

Minggu, 28 Jun 2026 07:00 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 07:00 WIB

SURABAYA- Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surabaya tengah mengembangkan solusi inovatif untuk mengatasi penumpukan sampah plastik di kawasan …

Burung hingga Kucing Bakau Jadi Bukti Ekosistem Kebun Raya Mangrove Surabaya Terjaga

Burung hingga Kucing Bakau Jadi Bukti Ekosistem Kebun Raya Mangrove Surabaya Terjaga

Minggu, 28 Jun 2026 05:12 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 05:12 WIB

SURABAYA- Keberadaan puluhan jenis burung, kupu-kupu, kucing bakau, hingga kepiting pemanjat pohon, menjadi indikator bahwa ekosistem di Kebun Raya Mangrove …