SURABAYA, bacasaja.id – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, menyerap aspirasi warga RW 3 Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Wonokusumo, Surabaya. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 125 warga hadir menyampaikan berbagai keluhan dan usulan, terutama terkait pembangunan fasilitas umum (fasum) di wilayah yang sebagian besar berdiri di atas tanah milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Menurut Bambang Haryo, persoalan ini sudah berlangsung sejak tahun 1960-an, ketika kawasan tersebut mulai berkembang menjadi permukiman warga. Hingga kini, status kepemilikan lahan yang masih milik KAI kerap menjadi penghambat pembangunan infrastruktur lingkungan.
“Warga melalui RW masing-masing bisa mengajukan permohonan kepada PT KAI agar wilayahnya diberi izin untuk digunakan sebagai fasilitas umum yang bermanfaat bagi masyarakat Wonokusumo,” ujar Bambang Haryo, Kamis (9/10), di sela kegiatan penjaringan aspirasi.
Ia mencontohkan, keberhasilan serupa pernah dilakukan di kawasan Kalimas dua tahun lalu. Melalui komunikasi yang baik antara warga, pemerintah daerah, dan pihak KAI, berbagai fasilitas publik seperti gorong-gorong dan taman akhirnya dapat dibangun.
“Direktur utama KAI waktu itu sangat mendukung dan memahami kebutuhan masyarakat. Harapannya, pola seperti ini bisa diterapkan juga di Wonokusumo,” tambahnya.
Selain infrastruktur, Bambang Haryo juga menyoroti pentingnya pelayanan kesehatan masyarakat. Ia meminta agar Puskesmas Wonokusumo lebih aktif melakukan pemantauan kesehatan warga, termasuk pemeriksaan rutin terhadap penyakit seperti diabetes dan asam urat.
“Kami berharap pemerintah kota dapat menyediakan tes kesehatan gratis minimal setiap enam bulan sekali, agar warga mengetahui kondisi kesehatannya lebih dini,” jelasnya.
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan padat penduduk seperti Wonokusumo.
Kegiatan reses ini menjadi bagian dari komitmen Bambang Haryo dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat akar rumput dan mendorong sinergi antara warga, pemerintah, serta lembaga negara untuk menghasilkan solusi konkret bagi kebutuhan dasar warga Surabaya. (dims)
Editor : Redaksi