PKS Tekankan Pentingnya Lompatan Sanitasi dan Tata Kelola Aset Daerah di Surabaya

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Juru Bicara Fraksi PKS, Cahyo Siswo Utowo
Juru Bicara Fraksi PKS, Cahyo Siswo Utowo

i

SURABAYA - Fraksi PKS DPRD Kota Surabaya menilai bahwa peningkatan kualitas sanitasi di kota ini tidak boleh berhenti pada capaian bebas buang air besar sembarangan (Open Defecation Free/ODF). Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi PKS, Cahyo Siswo Utowo, dalam Rapat Paripurna DPRD, Kamis (20/11/2025).

Dalam penyampaiannya, Cahyo menggarisbawahi bahwa status ODF yang berhasil diraih Surabaya merupakan hasil panjang dari edukasi dan pembangunan fasilitas sanitasi di masyarakat. Meski demikian, ia menegaskan bahwa tahap berikutnya lebih menuntut kesiapan yang jauh lebih serius.

“Sanitasi yang aman dan berkelanjutan menjadi target berikutnya. Tanpa pengelolaan limbah domestik yang baik, akses air bersih bagi warga tidak akan terjamin,” ujarnya.

SPALD-S Butuh Edukasi Menyeluruh dan Skema Biaya yang Bersahabat

Salah satu perhatian utama Fraksi PKS adalah implementasi SPALD-S (Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik Setempat). Menurut Cahyo, program ini hanya akan berjalan optimal jika masyarakat memahami manfaat dan kewajiban yang menyertainya.

PKS menilai, kewajiban pengurasan tangki septik setiap tiga tahun masih terasa berat bagi sebagian warga karena biayanya yang tidak kecil. Karena itu, PKS meminta Pemkot hadir dengan kebijakan yang lebih berpihak.

“Pemerintah kota perlu memberikan alternatif tarif yang terjangkau dan tidak menjadi beban baru bagi keluarga berpenghasilan rendah,” kata Cahyo.

Penguatan Kelembagaan Sanitasi Harus Lewat Kajian Mendalam

Mengenai wacana pembentukan UPT atau BUMD khusus yang menangani sanitasi dan SPALD, Fraksi PKS mengingatkan bahwa keputusan tersebut tidak boleh sekadar mengikuti tren.

Cahyo menegaskan perlunya analisis komprehensif agar lembaga yang dibentuk kelak tidak menambah masalah baru, terutama dari sisi pembiayaan.

“Struktur lembaga baru harus dipastikan efisien dan tidak menambah tekanan pada APBD,” ucapnya.

Pembangunan SPALD-T Wajib Memperhatikan Dampak Sosial dan Lingkungan

PKS juga memberi perhatian pada rencana pembangunan SPALD-T (Terpusat). Menurut mereka, proyek berskala besar seperti ini harus melalui perencanaan teknis yang matang serta melibatkan masyarakat sekitar sejak awal.

Cahyo menekankan bahwa kekurangan analisis dapat memunculkan ketegangan sosial maupun risiko lingkungan.

“Jika tidak direncanakan secara teliti, SPALD-T justru bisa menghadirkan persoalan baru, baik dari aspek sosial maupun ekologi,” tuturnya.

PKS Sambut Baik Penyesuaian Tarif Sewa untuk Lembaga Sosial

Dalam kesempatan yang sama, PKS juga memberikan pandangan terkait revisi Perda Kota Surabaya Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Fraksi PKS mengapresiasi adanya penyesuaian tarif sewa sebesar 2,5% untuk kegiatan sosial, keagamaan, dan kemanusiaan, yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Banyak warga berharap tarif sewa fasilitas daerah bisa lebih murah, bahkan dibebaskan untuk kegiatan sosial tertentu,” ungkap Cahyo.

Untuk kegiatan bisnis, PKS menilai perlu ada pembedaan tarif berdasarkan skala usaha. Khusus UMKM, tarif mesti dibuat sangat rendah agar tetap berpihak pada ekonomi rakyat kecil.

Status ‘Surat Ijo’ Perlu Kejelasan

Sebagai tambahan, Fraksi PKS meminta penjelasan lebih detail dari Pemkot mengenai posisi hukum dan keberlanjutan tanah yang selama ini dikenal sebagai “surat ijo”, terutama kaitannya dengan perubahan regulasi dalam Raperda baru. (dims)

Berita Terbaru

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Korupsi Pembiayaan Batu Bara Rp38,9 Miliar, Bos PT PPA dan PT Bintang Abadi Sampurna Resmi Tersangka

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:05 WIB

JAKARTA– Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menetapkan tiga tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian f…

Tepis Klaim Hotman Paris, Mensesneg: Pemeriksaan Febrie Tak Perlu Izin Presiden

Tepis Klaim Hotman Paris, Mensesneg: Pemeriksaan Febrie Tak Perlu Izin Presiden

Senin, 20 Jul 2026 19:52 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:52 WIB

JAKARTA- Istana Kepresidenan membantah klaim pemeriksaan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah harus mendapat izin Presiden terlebih dahulu. Penegasan tersebut…

Sertijab Ka Yanma Polda Sulbar, Kapolda: Jaga Amanah Ini dengan Tanggung Jawab

Sertijab Ka Yanma Polda Sulbar, Kapolda: Jaga Amanah Ini dengan Tanggung Jawab

Senin, 20 Jul 2026 14:53 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:53 WIB

POLDA SULBAR - Upacara serah terima jabatan Ka Yanma Polda Sulbar berlangsung khidmat di Lobi Utama Mapolda Sulbar, Senin (20/7/26). Kegiatan ini dipimpin…

Cetak Bintara Berintegritas, Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Buka Pendidikan Polri TA 2026 di SPN Batua

Cetak Bintara Berintegritas, Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Buka Pendidikan Polri TA 2026 di SPN Batua

Senin, 20 Jul 2026 11:02 WIB

Senin, 20 Jul 2026 11:02 WIB

POLDA SULBAR– Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, memimpin upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Berkemampuan …

Wali Kota Eri Cahyadi Cari Langsung Umik Terduga Pelaku Pungli PKL di Taman Bungkul Surabaya

Wali Kota Eri Cahyadi Cari Langsung Umik Terduga Pelaku Pungli PKL di Taman Bungkul Surabaya

Senin, 20 Jul 2026 10:34 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:34 WIB

SURABAYA- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Bungkul, Jalan Raya Darmo, …

Langkah Menjadi Bhayangkara Sejati, Tradisi Gunting Rambut Warnai Pembukaan Pendidikan Bintara Polda Sulbar

Langkah Menjadi Bhayangkara Sejati, Tradisi Gunting Rambut Warnai Pembukaan Pendidikan Bintara Polda Sulbar

Senin, 20 Jul 2026 10:29 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:29 WIB

POLDA SULBAR- Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti halaman Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Barat, Senin (20/7/26). Usai upacara pembukaan…