Ahli Hukum Tata Negara Ingatkan Pengawasan Ketat Anggaran Rp5 Juta per RW di Surabaya

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ahli Hukum Tata Negara sekaligus dosen Universitas Wijaya Putra, Dr. Erry Meta, S.H., M.H,
Ahli Hukum Tata Negara sekaligus dosen Universitas Wijaya Putra, Dr. Erry Meta, S.H., M.H,

i

SURABAYA - Rencana pemberian anggaran Rp5 juta per Rukun Warga (RW) oleh Pemerintah Kota Surabaya mendapat sorotan dari kalangan akademisi. Ahli Hukum Tata Negara sekaligus dosen Universitas Wijaya Putra, Dr. Erry Meta, S.H., M.H, menilai kebijakan tersebut bisa menjadi terobosan efektif untuk mendorong kreativitas generasi muda di tingkat akar rumput. Namun, ia menegaskan bahwa mekanisme pengawasan harus diperkuat untuk mencegah potensi penyalahgunaan.

Menurut Erry, alokasi anggaran langsung ke RW dapat membuka ruang partisipasi warga, khususnya kelompok muda, dalam mengembangkan program-program inovatif berbasis kebutuhan lokal. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa penggunaan anggaran daerah memiliki konsekuensi pertanggungjawaban yang tidak boleh dianggap sepele.

“Pemberian anggaran Rp5 juta per RW merupakan langkah efektif untuk mendorong berkembangnya ide-ide kreatif generasi muda di Surabaya. Namun, penyaluran anggaran tersebut tetap harus diawasi secara ketat agar tidak menimbulkan penyalahgunaan dan benar-benar sesuai dengan peruntukannya, terlebih karena dana itu bersumber dari anggaran daerah,” tegas Erry.

Ia mendorong Pemkot Surabaya untuk menyiapkan instrumen kontrol baik di tingkat administratif maupun partisipatif, termasuk pelibatan inspektorat, pembinaan RT/RW, hingga transparansi laporan kepada warga. Erry menyebut, tanpa sistem pengawasan yang memadai, program yang semula bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat justru berpotensi menimbulkan masalah hukum dan politik.

Kebijakan anggaran RW saat ini tengah menjadi perhatian publik karena dinilai mampu mempercepat pembangunan berbasis komunitas. Namun, di sisi lain, muncul kekhawatiran bahwa tanpa tata kelola yang kuat, dana tersebut dapat diselewengkan oleh oknum atau digunakan tidak sesuai sasaran.

Erry menilai pemerintah harus menempatkan skema ini sebagai bagian dari reformasi tata kelola anggaran daerah. “Kuncinya transparansi dan akuntabilitas. Pemerintah harus memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Dengan masuknya perhatian dari akademisi dan pakar hukum tata negara, dinamika pembahasan kebijakan ini diperkirakan akan terus menghangat dalam ruang publik Surabaya, terutama terkait efektivitas, pengawasan, serta dampaknya bagi pembangunan sosial di tingkat RW. (dims)

Berita Terbaru

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jelang Bertahta, SISKS Pakoe Boewono XIV Jalani Ruwatan, Gusti Moeng Ungkap Maknanya

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 20:52 WIB

SURAKARTA— Rangkaian upacara bertahtanya Sahandhap Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIV di Keraton Surakarta Hadiningrat …

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

SURABAYA – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 harus menjadi momentum yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Surabaya. Bukan sekadar seremoni, tetapi m…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendorong masyarakat agar memastikan data pendidikan dalam dokumen kependudukan selalu diperbarui. Langkah ini…