Kritik Sidak Proyek Walikota, Buchori Imron: Itu Tupoksi Kepala Dinas

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Buchori Imron
Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Buchori Imron

i

SURABAYA – Frekuensi inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terhadap proyek-proyek pembangunan fisik menuai kritik dari DPRD Surabaya. Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Buchori Imron, menilai wali kota tidak semestinya terlalu sering turun langsung mengecek pekerjaan teknis di lapangan.

Kritik tersebut disampaikan menyusul sidak yang dilakukan Wali Kota Eri Cahyadi pada akhir November lalu terhadap enam proyek rumah pompa di Surabaya. Dalam sidak tersebut, wali kota menemukan sejumlah pekerjaan yang tidak sesuai dengan target waktu pengerjaan.

Menurut Buchori Imron, sidak sesekali masih dapat dimaklumi, namun jika dilakukan terlalu sering justru menyalahi pembagian tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dalam pemerintahan.

“Wali kota seharusnya jangan sering turun langsung. Sewaktu-waktu oke, tapi kalau sering-sering itu tidak semestinya. Karena pekerjaan fisik itu tupoksinya kepala dinas,” ujar Buchori Imron di Surabaya, Senin (15/12/2025).

Mantan Ketua DPC PPP Kota Surabaya itu menegaskan, kepala dinas memiliki tanggung jawab penuh untuk memastikan seluruh proyek pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan target yang telah ditetapkan.

“Jabatan kepala dinas memang untuk memastikan Surabaya ini berjalan dengan baik. Sementara tugas wali kota bagaimana memikirkan investor masuk, sehingga pembangunan Surabaya maju dan berdampak pada kesejahteraan warga,” tegasnya.

Buchori menjelaskan, setiap proyek yang dibiayai APBD Kota Surabaya merupakan tanggung jawab dinas terkait. Jika terdapat ketidaksesuaian atau keterlambatan pekerjaan, dinas berwenang memberikan teguran hingga sanksi kepada kontraktor pelaksana.

“Beri punishment ke kontraktor yang tidak becus. Kalau perlu di-blacklist. Bukan malah wali kota ikut-ikutan sering cek ke lapangan. Boleh mengecek, tapi tidak perlu terlalu sering,” ujarnya.

Meski demikian, Buchori mengakui bahwa wali kota tetap memiliki hak untuk melakukan pengawasan, mengingat proyek-proyek tersebut merupakan bagian dari kebijakan dan keputusan kepala daerah.

“Karena wali kota yang memberi pekerjaan, tentu berhak mengecek dan menegur kontraktor terkait janji atau MoU yang sudah disepakati sejak awal,” katanya.

Lebih lanjut, Buchori menyoroti pola lelang proyek yang kerap dilakukan terlalu mendekati akhir tahun. DPRD Surabaya, kata dia, sejak lama mendorong agar proses lelang dilakukan sejak awal tahun.

“Kami dorong supaya proyek dilelang awal tahun, sehingga paling lambat Maret sudah dikerjakan. Soal pembayaran di akhir tahun itu wajar,” jelasnya.

Ia mencontohkan, kontraktor rumah pompa seharusnya bisa mulai mengerjakan pekerjaan teknis sejak awal, seperti pemasangan pipa, karena pada prinsipnya kontraktor memiliki modal kerja.

“Begitu dapat proyek, seharusnya langsung dikerjakan. Jangan menunggu mepet akhir tahun,” imbuhnya.

Menurut Buchori, keterlambatan pelaksanaan proyek berisiko membuat pekerjaan dilakukan secara terburu-buru dan tidak maksimal.

“Kami dengar wali kota menargetkan 19 Desember pengerjaan rumah pompa harus selesai. Ini sudah tanggal berapa. Kalau kontraktornya tidak benar, beri peringatan. Tapi kontraktor yang kerjanya baik juga harus diberi reward,” pungkasnya. (dims)

Berita Terbaru

Gerindra Peringatkan Hotman Paris, Tegaskan Presiden Prabowo Tak Intervensi Kasus Mantan Jampidsus

Gerindra Peringatkan Hotman Paris, Tegaskan Presiden Prabowo Tak Intervensi Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Jul 2026 20:13 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 20:13 WIB

JAKARTA- Ketua DPP Partai Gerindra, Bambang Haryadi, membantah klaim sepihak Hotman Paris Hutapea, pengacara mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, yang menyeret…

Heboh Dugaan Pelecehan Terhadap 26 Mahasiswi dan Dosen Perempuan, Unesa Proses 6 Mahasiswa

Heboh Dugaan Pelecehan Terhadap 26 Mahasiswi dan Dosen Perempuan, Unesa Proses 6 Mahasiswa

Minggu, 19 Jul 2026 20:01 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 20:01 WIB

SURABAYA—Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Direktorat Pencegahan dan Penanganan Isu S…

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Minggu, 19 Jul 2026 15:34 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 15:34 WIB

JAKARTA- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat…

Polda Sulbar Pastikan Kamtibmas Kondusif, Stok Bahan Pokok Aman dan Perkuat Antisipasi Karhutla

Polda Sulbar Pastikan Kamtibmas Kondusif, Stok Bahan Pokok Aman dan Perkuat Antisipasi Karhutla

Minggu, 19 Jul 2026 11:39 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 11:39 WIB

MAMUJU– Kepolisian Daerah Sulawesi Barat terus mengoptimalkan langkah preventif dan pelayanan kepada masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, s…

Jaga Ketahanan Pangan, Polda Sulbar Perkuat Pendampingan Petani Demi Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Jaga Ketahanan Pangan, Polda Sulbar Perkuat Pendampingan Petani Demi Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Minggu, 19 Jul 2026 11:35 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 11:35 WIB

MAMUJU– Komitmen Polri dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai langkah nyata di lapangan. Sejalan dengan Asta C…

Polisi Humanis Hadir Setiap Hari, Polda Sulbar Buktikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

Polisi Humanis Hadir Setiap Hari, Polda Sulbar Buktikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

Minggu, 19 Jul 2026 11:31 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 11:31 WIB

MAMUJU- Wajah humanis Polri kembali terlihat melalui berbagai aksi nyata personel Polda Sulawesi Barat yang terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya …