Proyek Dana Kelurahan Asemrowo Surabaya Rp 300 Juta Diduga Cacat Teknis

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proyek dakel Asemrowo
Proyek dakel Asemrowo

i

SURABAYA- Pelaksanaan Proyek Dana Kelurahan (Dakel) di Kelurahan Asemrowo, Kota Surabaya, kembali menuai sorotan setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian antara spesifikasi teknis dan realisasi pekerjaan di lapangan. Temuan tersebut mengarah pada indikasi penurunan mutu pekerjaan meski proyek telah dinyatakan selesai dan dibayar penuh.

Berdasarkan dokumentasi lapangan, pola paving segitiga berwarna merah yang seharusnya menggunakan paving block fisik, justru terlihat hanya dicat di atas paving abu-abu. Praktik ini memunculkan dugaan kuat adanya substitusi material yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis pekerjaan.

Data Proyek dan Anggaran

Mengacu pada data pengadaan yang tercantum dalam dokumen LPSE dan e-katalog lokal, proyek tersebut memiliki rincian sebagai berikut:

- Nama Paket: Pembangunan Jalan Paving Baru Lebar 3 m dan Saluran 30/40 dengan Cover Dua Sisi

- Lokasi Tercantum: Jl. Tambak Mayor Madya Gang 2, RW 7, Kelurahan Asemrowo

- Nilai Kontrak: Rp 343.728.934

- Metode Pengadaan: E-Purchasing (E-Katalog Lokal)

- Penyedia: CV Poernama Baru Indonesia

- Status Paket: Selesai

- Tanggal Realisasi: 25 Juni 2025

Meski secara administrasi proyek telah berstatus “selesai”, kondisi fisik di lapangan justru menunjukkan indikasi pekerjaan yang tidak sepenuhnya sesuai spesifikasi.

Pola Paving Tidak Sesuai Spesifikasi

Dalam pekerjaan pavingisasi, perbedaan warna dan pola—termasuk elemen segitiga atau border—umumnya diwujudkan melalui penggunaan paving block dengan warna dan bentuk berbeda dari pabrik. Namun pada proyek ini, elemen segitiga berwarna merah terlihat hanya berupa lapisan cat, bukan material paving tersendiri.

Secara teknis, cat tidak memiliki daya tahan setara paving berwarna pabrik. Dalam jangka pendek, cat mudah pudar dan terkelupas akibat hujan, panas, serta gesekan kendaraan dan pejalan kaki. Hal ini berdampak langsung pada estetika, kualitas, dan umur layanan pekerjaan.

Dugaan Pengurangan Mutu dan Volume

Penggantian paving segitiga dengan cat berpotensi menjadi indikasi:

- Pengurangan volume material paving warna

- Penurunan mutu pekerjaan

- Efisiensi biaya yang tidak tercantum dalam kontrak

Jika item paving segitiga memang tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB), maka praktik ini dapat dikategorikan sebagai ketidaksesuaian pekerjaan fisik dengan dokumen kontrak, yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara.

Pengawasan Dipertanyakan

Fakta bahwa proyek ini telah dinyatakan selesai dan dibayarkan penuh menimbulkan pertanyaan serius terkait fungsi pengawasan. Dalam mekanisme proyek pemerintah, pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi seharusnya tidak dapat lolos tahapan Penyerahan Hasil Pekerjaan (PHO), apalagi menuju Penyerahan Akhir (FHO).

Temuan ini mengindikasikan kemungkinan lemahnya pengawasan lapangan atau pemeriksaan administratif yang hanya bersifat formalitas tanpa verifikasi fisik mendalam.

Potensi Temuan Audit

Praktik substitusi material tanpa dasar kontrak berpotensi menjadi temuan dalam audit Inspektorat maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Meski nilai item terlihat kecil, pola seperti ini kerap menjadi pintu masuk untuk mengungkap praktik penurunan mutu yang sistematis dalam proyek-proyek lingkungan.

Desakan Evaluasi dan Pemeriksaan

Sejumlah pihak mendesak agar proyek Dana Kelurahan di Asemrowo dievaluasi secara menyeluruh, khususnya pada kesesuaian antara spesifikasi teknis, volume pekerjaan, dan hasil fisik di lapangan. Pemeriksaan dini dinilai penting agar praktik serupa tidak terus berulang dalam proyek berbasis anggaran publik. (Sumber : kawalsurabaya.com)

 

Berita Terbaru

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

MAMUJU TENGAH – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan Bus Bintang Fadiya nomor polisi DN 7901 AU terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tasokko, Kecamatan K…

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

PROBOLINGGO — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Probolinggo menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur …

Hari Primata Se Dunia 1 September

Hari Primata Se Dunia 1 September

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Oleh : Singky Soewadji Hari Primata Sedunia Menjadi Pengingat Akan Keanekaragaman Hayati Yang Ada di Indonesia.  Mari Kita Sama-sama Saling Menjaga Hutan & …

Patroli Blue Light Polantas Polda Sulbar: Bangun Kedekatan Akrab, Pastikan Malam yang Aman dan Penuh Kehangatan

Patroli Blue Light Polantas Polda Sulbar: Bangun Kedekatan Akrab, Pastikan Malam yang Aman dan Penuh Kehangatan

Minggu, 06 Sep 2026 08:44 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 08:44 WIB

POLDA SULBAR - Sorotan lampu biru kendaraan patroli Polantas Polda Sulbar kembali menyisir ruas jalan Kota Mamuju, Sabtu (5/9/26) malam. Dalam program rutin…

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

SURAKARTA — Karaton Surakarta Hadiningrat melaksanakan salah satu rangkaian penting menuju Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, yakni latihan p…

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

MAMUJU TENGAH – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamuju Tengah (Mateng) AKBP Ari P…