Inflasi Year to Date 0,83 Persen, Pemkot Surabaya Perkuat Stabilitas Harga

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gerakan Pangan Murah (GPM) di Surabaya
Gerakan Pangan Murah (GPM) di Surabaya

i

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat upaya pengendalian harga dan menjaga stabilitas pasokan pangan di tengah dinamika inflasi pada awal 2026. Berbagai program intervensi pasar digencarkan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Kota Surabaya, Vykka Anggradevi Kusuma, menyampaikan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi year on year (y-on-y) Surabaya pada Februari 2026 tercatat 5,11 persen.

"Jadi memang kalau secara year on year, kita (Surabaya) itu kan di angka 5,11%. Tapi memang kalau secara year on year, provinsi pun, nasional pun itu juga tinggi," ujar Vykka, Jumat (13/3/2026).

Vykka menekankan jika dilihat dari indikator lain, yakni year to date (y-to-d), kondisi inflasi Surabaya sebenarnya masih relatif terkendali. Perhitungan inflasi dari awal tahun menunjukkan angka yang masih berada di bawah satu persen sehingga dinilai masih dalam batas yang aman. "Kalau kita lihat secara year to date nya, itu kan dari Januari sampai Desember. Itu kita (Surabaya) masih di 0,83 persen," katanya.

Meski demikian, Vykka memastikan Pemkot Surabaya tetap melakukan langkah-langkah preventif karena inflasi dipengaruhi banyak faktor, seperti pergerakan harga bahan pokok hingga komoditas lain seperti emas dan tarif transportasi udara.

"Masih batas aman, tapi tetap kita harus preventif. Dalam artian, karena inflasi itu kan faktornya banyak, selain harga bahan pokok, ada emas, ada angkutan udara," jelasnya.

Sebagai langkah pengendalian, Pemkot Surabaya mengintensifkan sejumlah program stabilisasi harga seperti Pasar Murah, Gerakan Pangan Murah (GPM), Operasi Pasar, hingga inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional dan distributor. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan barang serta menjaga harga tetap stabil di tingkat konsumen.

Vykka juga mengungkapkan penyumbang inflasi terbesar di Surabaya bukan berasal dari kelompok bahan pokok, melainkan komoditas emas serta tarif angkutan udara. Kedua komponen tersebut tercatat memberi kontribusi signifikan terhadap kenaikan inflasi dalam beberapa bulan terakhir.

"Paling besar menyumbang inflasi itu sebetulnya emas. Di Surabaya itu emas dan angkutan udara. Jadi kemarin di bulan Januari-Februari (2026) itu angkutan udara," ungkapnya.

Ia memperkirakan kontribusi sektor transportasi udara terhadap inflasi masih berpotensi meningkat menjelang masa libur Lebaran 1447 Hijriah. Hal ini mengingat tingginya permintaan perjalanan udara pada periode tersebut.  "Apalagi lebaran ini kan sekarang bulan Maret, nanti rilisnya (BPS) di bulan April. Jadi kemungkinan angkutan udara jadi penyumbang inflasi," tambahnya.

Sementara itu, pada kelompok bahan pokok, Vykka menyebut, komoditas cabai menjadi salah satu yang mengalami kenaikan harga dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor cuaca, khususnya musim hujan yang berdampak pada produksi dan distribusi cabai. "Jadi kalau di Surabaya memang yang tinggi itu cabai. Cabai itu memang sudah dari 3-4 bulan yang lalu, karena musim hujan," jelasnya.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pemkot Surabaya bekerja sama dengan Pasar Induk Surabaya Sidotopo (PISS) dalam pelaksanaan Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyediakan cabai berharga terjangkau bagi masyarakat. "Untuk pelaksanaan Pasar Murah dan GPM kita bekerja sama PISS. Jadi dia menjual harga cabai yang terjangkau,” katanya.

Di sisi lain, Pemkot Surabaya juga terus memantau pergerakan harga beras, terutama beras premium yang memiliki permintaan cukup tinggi di masyarakat. Untuk menjaga keterjangkauan harga, pemkot menggandeng Bulog dalam menyediakan beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). "Kalau beras itu sebenarnya beras premium, tapi pemerintah kota melalui Bulog menyediakan beras SPHP," ujarnya.

Menurutnya, harga beras premium di Surabaya saat ini masih relatif stabil dan belum menunjukkan lonjakan signifikan. Di pasaran, harga rata-rata komoditas tersebut masih berada di kisaran Rp16 ribu per kilogram.

"Harganya masih terjangkau, tidak yang drastis signifikan. Kalau beras SPHP kan ada HET nya, kalau beras premium itu enggak ada, tapi rata-rata di angka Rp16 ribu," pungkasnya. (*)

Berita Terbaru

Jamin Perjalanan Aman dan Selamat, Satgas Operasi Patuh Marano 2026 Cek Menyeluruh Kendaraan dan Kesehatan Supir

Jamin Perjalanan Aman dan Selamat, Satgas Operasi Patuh Marano 2026 Cek Menyeluruh Kendaraan dan Kesehatan Supir

Sabtu, 31 Okt 2026 21:05 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 21:05 WIB

POLDA SULBAR - Memastikan setiap penumpang berangkat dengan aman dan pulang dengan selamat, Polda Sulbar bersama Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja…

Deni Wicaksono Desak Keberpihakan Anggaran Riset Jatim, Perda Ditargetkan Rampung 2026

Deni Wicaksono Desak Keberpihakan Anggaran Riset Jatim, Perda Ditargetkan Rampung 2026

Sabtu, 31 Okt 2026 20:35 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 20:35 WIB

SURABAYA – Pengembangan riset dan inovasi di Jawa Timur dinilai belum mendapat perhatian maksimal dari pemerintah provinsi. Minimnya dukungan anggaran menjadi s…

Stay.vie Dinoyo Prime Hadirkan Konsep Pernikahan Praktis, Tiga Venue dan Paket Lengkap dalam Satu Lokasi

Stay.vie Dinoyo Prime Hadirkan Konsep Pernikahan Praktis, Tiga Venue dan Paket Lengkap dalam Satu Lokasi

Sabtu, 31 Okt 2026 15:33 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:33 WIB

SURABAYA, BacaSaja.id – Mempersiapkan pernikahan bukan perkara sederhana. Selain menentukan konsep acara, calon pengantin juga harus mengatur berbagai k…

Resmob Polda Sulbar Sisir Tiga TKP Curanmor di Mamuju, Penyelidikan Ditingkatkan

Resmob Polda Sulbar Sisir Tiga TKP Curanmor di Mamuju, Penyelidikan Ditingkatkan

Sabtu, 31 Okt 2026 15:10 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:10 WIB

MAMUJU – Tim Opsnal Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Barat bergerak melakukan penyelidikan kasus pencurian kendaraan bermotor (…

Subuh Keliling, Polda Sulbar Merawat Kedekatan dengan Rakyat

Subuh Keliling, Polda Sulbar Merawat Kedekatan dengan Rakyat

Sabtu, 31 Okt 2026 10:31 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 10:31 WIB

POLDA SULBAR - Kapolda Sulbar, Irjen Pol Totok Suharyanto, kembali melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling), didampingi para Pejabat Utama dan personel…

Polda Sulbar Perkuat Kepercayaan Publik, Penegakan Hukum dan Pelayanan Humanis Berjalan Beriringan

Polda Sulbar Perkuat Kepercayaan Publik, Penegakan Hukum dan Pelayanan Humanis Berjalan Beriringan

Sabtu, 31 Okt 2026 08:34 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 08:34 WIB

POLDA SULBAR– Kinerja Polda Sulawesi Barat beserta jajaran dalam sepekan terakhir menunjukkan upaya penguatan pelaksanaan tugas kepolisian melalui penegakan h…

Operasi Patuh Marano 2026, Ditlantas Polda Sulbar Terobos Pelosok Desa dengan Program Pelayanan SIM

Operasi Patuh Marano 2026, Ditlantas Polda Sulbar Terobos Pelosok Desa dengan Program Pelayanan SIM

Sabtu, 31 Okt 2026 08:26 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 08:26 WIB

POLDA SULBAR– Terobosan humanis dilakukan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat dalam gelaran Operasi Patuh Marano 2026. Demi menjangkau m…

KPK Tetapkan Dedi Congor sebagai Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

KPK Tetapkan Dedi Congor sebagai Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Jumat, 30 Okt 2026 20:57 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 20:57 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ahmad Dedi alias Dedi Congor, pegawai DJBC, sebagai tersangka baru. Ia ditetapkan dalam pengembangan …

Roadshow Film Piye To Kih? Sampai di Nganjuk, Bersatunya Tawa dan Kesedihan

Roadshow Film Piye To Kih? Sampai di Nganjuk, Bersatunya Tawa dan Kesedihan

Jumat, 30 Okt 2026 19:00 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 19:00 WIB

Sutradara hingga para pemeran film Piye To Kih menyapa penonton di Nganjuk.…

Tertibkan 35 PKL Embong Blimbing, Pemkot Surabaya Siapkan Relokasi agar Pedagang Tetap Berjualan

Tertibkan 35 PKL Embong Blimbing, Pemkot Surabaya Siapkan Relokasi agar Pedagang Tetap Berjualan

Jumat, 30 Okt 2026 14:22 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:22 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan 35 bangunan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Embong Blimbing, Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan…