BATAM - Aplikasi Viva Live, yang belakangan ramai diberitakan karena menyediakan layanan aktivitas perjudian daring tidak lagi ditemukan di Google Play Store. Penelusuran media ini menunjukkan aplikasi tersebut diduga berganti nama menjadi Rizz Live.
Perubahan ini terjadi setelah aplikasi tersebut ramai diberitakan karena diduga bermarkas di Batam. Dugaan keterkaitan ini menguat dari komentar pengguna di Google Play Store. Salah satunya menulis, “Aku suka sekali dengan adminnya… terima kasih admin Viva,” dalam ulasan aplikasi Rizz Live.
Belum dapat dipastikan apakah Rizz Live merupakan rebranding dari aplikasi yang sama atau entitas yang berbeda. Hingga saat ini, kepolisian juga belum memberikan keterangan resmi terkait Viva Live.
Sebelumnya, ratusan orang yang mengatasnamakan Forum Pemuda Nusantara mengirim surat ke Polresta Barelang pada 14 Maret 2026 untuk menggelar aksi demonstrasi. Dalam surat tersebut, mereka menduga aplikasi ini dijalankan oleh dua pengusaha berinisial AN dan AH.
Keduanya disebut mengendalikan sejumlah perusahaan di Batam untuk praktik pencucian uang, dengan omzet yang diklaim mencapai Rp10 miliar per hari.
Nama keduanya juga dikaitkan dengan kasus love scamming yang diungkap Divisi Hubungan Internasional Polri di kawasan Simpang Kara, Batam, pada 2023. Salah satu di antaranya disebut merupakan warga negara Tiongkok yang berstatus DPO, tetapi diduga masih bebas keluar masuk Indonesia menggunakan paspor dari negara Afrika Barat, Guinea-Bissau, yang diduga palsu. (*)
Editor : Redaksi