Teror Berkedok Cari `Tony`, Perempuan di Batam Alami Pelecehan hingga Ancaman Pembakaran Tempat Usaha

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lia (nama samaran) salah seorang warga Batam korban teror cari Tony. (Foto: istimewa)
Lia (nama samaran) salah seorang warga Batam korban teror cari Tony. (Foto: istimewa)

i

BATAM - Bukan hanya warga negara asing asal Singapura, warga negara Indonesia juga diteror oleh orang tak dikenal dengan permintaan mencari alamat dan keberadaan Jian Heng atau dikenal dengan Tony, warga negara asal Singapura.

Kasus ini bermula disaat puluhan warga negara Singapura yang merupakan kerabat Tony di berbagai rekan bisnis maupun rekan kerja ikut diteror secara hampir bersamaan selama setahun yang dimulai dari Juni tahun lalu. Warga negara Indonesia yang kali ini tinggal di Batam pun mendapatkan teror yang sama, hanya karena rekan Tony, yang sebenarnya hanya sekadar saling follow di sosial media Instagram.

Lia (bukan nama asli) menjelaskan awalnya ia dihubungi melalui Instagram oleh orang tak dikenal pada Maret 2025. Ia ditanya oleh seorang perempuan warga negara Indonesia yang mencari Tony. "Aku kenal Tony, waktu masih kerja di KTV. Tapi itu empat tahun lalu, ketemu cuma dua kali. Tidak ada hubungan apa-apa sama Tony," kata Lia dilansir Batamnews, Minggu (12/4/2026).

Pelaku peneror itu mengaku sedang hamil sehingga meminta pertanggungjawaban Tony dengan mengirim teror kepada semua rekan Tony. Awalnya, Lia mengaku sempat membantu pelaku peneror, namun ia tak pernah menggubris lagi ketika semakin banyak orang tak dikenal menghubunginya melalui email, Facebook, WhatsApp, dan TikTok.

Bahkan, Lia mengaku menjadi korban pelecehan dari pelaku peneror, setelah pelaku menyebarkan foto pribadi beserta nomor pribadinya ke berbagai grup WhatsApp dan Facebook sebagai penyedia jasa seks. "Bukan saya saja, semua rekan saya, termasuk orang di Singapura banyak diteror," ungkap Lia yang merupakan warga Batam.

Belakangan, diketahui pelaku peneror merupakan orang yang sama dengan pelaku peneror terhadap korban di Singapura. Ketika ditelusuri oleh para korban, pelaku atas nama Lilis Suryani kelahiran 1 Juli 1996 yang merupakan warga negara Indonesia.

Modus peneroran macam-macam, mulai dari ancaman, penyebaran video dan foto, hingga nomor WhatsApp yang merupakan nomor admin tempat ia berjualan makanan ikut disebarluaskan.

"Nomor teman-temanku, karyawan yang jualan di tempat usahaku, semuanya disebarluaskan di grup-grup," imbuhnya.

Lia mengaku sempat diancam oleh pelaku peneror dengan membakar tempat usaha ia berjualan makanan. Parahnya, Lia mengaku kasus ini telah dilaporkan kepada Polresta Barelang namun ditolak, dengan dalih kepolisian tidak mengetahui keberadaan pelaku.

"Laporannya, Jumat tanggal 27 Februari 2026," ujarnya menjelaskan bahwa telah menerima SPKT yang kemudian diarahkan ke Satreskrim Unit I namun tidak direspons kepolisian.

"Padahal sudah saya tunjukkan semua buktinya dan screenshot-nya," ujarnya sambil memberikan bukti.

Sementara itu, Satreskrim Unit I Polresta Barelang, Iptu Hafiz ketika dikonfirmasi pada Minggu, 12 April 2026 menjelaskan bahwa kala itu pelapor bukan ditolak, melainkan dipulangkan karena bukti yang diberikan belum masuk pembuktian terdapatnya ancaman kekerasan.

"Petugas piket kami itu mengarahkan agar pelapor pulang dulu. Kalau memang ada nanti ancaman yang menurut kami sudah masuk, baru balik ke sini kita buat laporan lagi, kita cari orangnya," ujarnya.

Kepolisian juga membantah bahwa penolakan dilakukan karena kesulitan mencari pelaku. Menurut Kanit, jika pengancaman telah memenuhi unsur maka laporan akan segera digelar perkara.

"Besok coba si pelapor datang lagi, kita gelar saja dulu. Nanti hasil gelar bagaimana kita sampaikan," pungkasnya. (sumber:batamnews.co.id)

Tag :

Berita Terbaru

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Prof. Dr. Tjandra Sridjaya Terpilih Jadi Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYA — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), komunikasi antarsesama a…

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Berakhir di Rutan Kejati Jatim! Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Kena Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 11:02 WIB

SURABAYA — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya M…

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Pemkot Surabaya Perkuat Nilai Pancasila Lewat Gerakan di Tingkat Kampung

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui Kampung Pancasila.…

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pasangkayu, Kapolres Pastikan Penanganan Objektif 

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:37 WIB

PASANGKAYU-   Reporter Tribun Sulbar, Taufan, resmi melaporkan dugaan pemukulan dan ancaman yang dialaminya saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1…

Kasus PT Quality Sukses Sejahtera, Kejagung Limpahkan Berkas Perkara Aseng ke Penuntut Umum

Kasus PT Quality Sukses Sejahtera, Kejagung Limpahkan Berkas Perkara Aseng ke Penuntut Umum

Jumat, 18 Sep 2026 21:33 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:33 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung melimpahkan berkas perkara, tersangka dan barang bukti (Tahap II) atas nama Aseng dkk. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum)…

Digitalisasi Parkir Tanjung Anom Surabaya Dongkrak Pendapatan hingga Rp80 Juta per Bulan

Digitalisasi Parkir Tanjung Anom Surabaya Dongkrak Pendapatan hingga Rp80 Juta per Bulan

Jumat, 18 Sep 2026 21:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:30 WIB

SURABAYA- Penataan parkir dengan sistem gate di Jalan Tanjung Anom, Surabaya, menunjukkan hasil positif. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mencatat…