KPK Periksa Bos Travel, Dalami Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023–2024

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gus Yaqut ditahan KPK
Gus Yaqut ditahan KPK

i

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga saksi terkait dugaan korupsi kuota haji tahun 2023-2024. Pemeriksaan saksi dijadwalkan pada Rabu, 22 April 2026), di dua lokasi berbeda.

Pemeriksaan pertama dilakukan di BPKP Perwakilan Provinsi Sumatra Utara terhadap Aguscik selaku Direktur PT BPW Zulian Kamsaindo. Semendara dua saksi lainnya diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Mereka adalah Tafsirudin Laena selaku Dirut PT Megahbuana Laena Persada serta Budi Darmawan selaku Direktur Utama PT Annatama Purna Tour.

"Pemeriksaan saksi dilakukan dalam dugaan TPK terkait kuota haji untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Rabu 22 April 2026.

Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik akan mendalami peran para saksi terkait pengelolaan dan distribusi kuota haji. Termasuk kemungkinan adanya penyimpangan dalam proses penyelenggaraan.

KPK menegaskan penyidikan perkara ini masih terus berkembang. Fokus penyidik saat ini adalah menelusuri aliran dana serta mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara ini.

Dalam perkara ini, KPK sendiri telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka, Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, Ismail Adham, serta Asrul Azis Taba.

Dari keempat tersangka tersebut, KPK telah melakukan penahanan terhadap Yaqut dan Ishfah Abidal Aziz. KPK menyebut dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 tersebut menyebabkan kerugian negara mencapai sekitar Rp622 miliar berdasarkan perhitungan KPK. (RRI)
 

Berita Terbaru

Sukses Tekan Kemiskinan dan Stunting, Pemkot Surabaya Borong Dua Penghargaan Kemendagri

Sukses Tekan Kemiskinan dan Stunting, Pemkot Surabaya Borong Dua Penghargaan Kemendagri

Senin, 08 Jun 2026 21:43 WIB

Senin, 08 Jun 2026 21:43 WIB

SURABAYA- Komitmen berkelanjutan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menanggulangi kemiskinan dan menurunkan angka stunting kembali menuai apresiasi di …

Terungkap 7 Terapis Belia di Gion Spa Surabaya, Manajer Wang: Saya Lalai!

Terungkap 7 Terapis Belia di Gion Spa Surabaya, Manajer Wang: Saya Lalai!

Senin, 08 Jun 2026 21:37 WIB

Senin, 08 Jun 2026 21:37 WIB

SURABAYA- Kasus eksploitasi anak di bawah umur yang menyeret Gion Spa terkuak fakta mengejutkan. Ternyata, Wang Manajer Operasional tempat hiburan itu mengaku…

Normalisasi Bangunan Rampung, Pemkot Surabaya Lanjutkan Penataan Ruang Basement Eks Hi-Tech Mal

Normalisasi Bangunan Rampung, Pemkot Surabaya Lanjutkan Penataan Ruang Basement Eks Hi-Tech Mal

Senin, 08 Jun 2026 16:15 WIB

Senin, 08 Jun 2026 16:15 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah melakukan normalisasi bangunan Eks Hi-Tech mal per Mei 2026. Selanjutnya, pemkot melakukan penataan di area…

Catat! Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim Gelar Operasi Gabungan Pajak Kendaraan

Catat! Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim Gelar Operasi Gabungan Pajak Kendaraan

Senin, 08 Jun 2026 16:11 WIB

Senin, 08 Jun 2026 16:11 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya berkolaborasi dengan Bapenda Provinsi Jawa Timur,…

Gion Spa Masih Buka, Manajemen Angkat Bicara soal Dugaan TPPO Anak

Gion Spa Masih Buka, Manajemen Angkat Bicara soal Dugaan TPPO Anak

Senin, 08 Jun 2026 09:25 WIB

Senin, 08 Jun 2026 09:25 WIB

SURABAYA – Manajemen Gion Spa and Pub akhirnya memberikan tanggapan terkait mencuatnya dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi anak di b…

Ledakan Bekas Markas TPNPB-OPM di Kampung Toemalo Tewaskan Satu Warga

Ledakan Bekas Markas TPNPB-OPM di Kampung Toemalo Tewaskan Satu Warga

Minggu, 07 Jun 2026 18:19 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 18:19 WIB

LANNY JAYA - Suasana duka menyelimuti masyarakat Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, setelah sebuah ledakan yang terjadi di kawasan Kampung Toemalo merenggut…