Menko Hukum dan HAM Tegaskan Pemerintah Tidak Melarang Nobar Film Dokumenter “Pesta Babi”

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra

i

JAKARTA— Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak pernah mengeluarkan larangan resmi terkait pemutaran maupun kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita” 

Pernyataan ini disampaikan untuk menanggapi isu pembubaran dan penghentian paksa kegiatan nobar film tersebut di sejumlah daerah dalam beberapa waktu terakhir.

Persoalan Administratif Lokal, Bukan Kebijakan Pusat
Yusril menjelaskan bahwa penghentian acara di beberapa titik lebih disebabkan oleh persoalan prosedur administratif di tingkat lokal atau internal lembaga, bukan atas instruksi langsung dari pemerintah pusat maupun aparat penegak hukum secara nasional.

 Ia mencontohkan, sementara ada kegiatan nobar di wilayah tertentu yang terhambat masalah izin tempat, pemutaran film di sejumlah kampus lain seperti di Bandung dan Sukabumi justru berjalan aman tanpa hambatan.

“Pola ini menunjukkan tidak adanya kebijakan terpusat dari pemerintah untuk melarang film dokumenter tersebut. Silakan masyarakat menonton, kemudian menggelar diskusi dan debat agar publik bisa lebih kritis,” ujar Yusril, Sabtu (16/05/2026).

Kritik PSN Papua sebagai Bagian dari Demokrasi

Film “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita” diketahui memuat kritik tajam terhadap dampak Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan, terutama mengenai isu lingkungan hidup, kelestarian alam, dan hak ulayat masyarakat adat. Menurut Yusril, kritik terhadap kebijakan pembangunan adalah hal yang wajar dan sehat dalam negara demokrasi.

Pemerintah justru memandang kritik tersebut sebagai bahan evaluasi obyektif untuk memperbaiki pelaksanaan proyek di lapangan. Terkait materi film, Yusril meluruskan lini masa proyek ketahanan pangan dan energi di Papua Selatan tersebut, yang sejatinya telah dimulai sejak tahun 2022 pada masa pemerintahan sebelumnya dan kini dilanjutkan demi kemandirian nasional.

Yusril juga membantah narasi film yang mengaitkan proyek tersebut dengan “kolonialisme modern”. Ia menegaskan bahwa Papua adalah bagian sah dan integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sehingga seluruh pembangunan yang dilakukan murni bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Imbauan Menyikapi Judul yang Provokatif

Meski mendukung ruang diskusi, Menko Hukum dan HAM mengakui bahwa pemilihan judul film tersebut terkesan provokatif dan rentan memicu multitafsir di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia mengimbau publik untuk bersikap bijak dengan menonton karya tersebut secara utuh sebelum menarik kesimpulan.

Di akhir keterangannya, Yusril kembali mengingatkan bahwa konstitusi menjamin penuh kebebasan berekspresi di Indonesia. Namun, kebebasan tersebut harus senantiasa dibarengi dengan tanggung jawab moral yang tinggi, baik oleh masyarakat, pemerintah, maupun para pelaku industri kreatif dan pembuat film. (*)

Tag :

Berita Terbaru

Dalami Dugaan Penyalahgunaan Dana Insentif Kerohanian dan Jamkesda, Tipidkor Polda Sulbar Geledah Kantor Bupati Polman

Dalami Dugaan Penyalahgunaan Dana Insentif Kerohanian dan Jamkesda, Tipidkor Polda Sulbar Geledah Kantor Bupati Polman

Selasa, 03 Nov 2026 19:16 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 19:16 WIB

POLDA SULBAR- Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulbar melakukan penggeledahan di lingkungan Kantor Bupati Polewali Mandar, Selasa …

Gerindra Pecat Tiga Anggota DPRD Terseret Pesta Narkoba di Surabaya

Gerindra Pecat Tiga Anggota DPRD Terseret Pesta Narkoba di Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 16:28 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 16:28 WIB

SURABAYA – Majelis Kehormatan Partai Gerindra akhirnya menjatuhkan sanksi tegas terhadap tiga kadernya yang terjerat kasus pesta narkoba di sebuah hotel k…

Pedagang Tanjungsari Soroti Dugaan Tebang Pilih Penegakan Perda, Pengawasan Pasar Lain Dipertanyakan

Pedagang Tanjungsari Soroti Dugaan Tebang Pilih Penegakan Perda, Pengawasan Pasar Lain Dipertanyakan

Selasa, 03 Nov 2026 12:39 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:39 WIB

SURABAYA – Dugaan tebang pilih dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 1 Tahun 2023 dan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 51 Tahun 2023 m…

Bermain Sambil Belajar, Polisi Sahabat Anak Polda Sulbar Tanamkan Kesadaran Keselamatan Sejak Dini

Bermain Sambil Belajar, Polisi Sahabat Anak Polda Sulbar Tanamkan Kesadaran Keselamatan Sejak Dini

Selasa, 03 Nov 2026 12:32 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:32 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat kembali menyambut hangat kehadiran anak-anak TK dalam kegiatan Polisi Sahabat Anak, Selasa (3/11/26),…

Dipimpin Kepala Daerah Perempuan, Ponorogo Perkuat Pengarusutamaan Gender

Dipimpin Kepala Daerah Perempuan, Ponorogo Perkuat Pengarusutamaan Gender

Selasa, 03 Nov 2026 10:41 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 10:41 WIB

PONOROGO – Kabupaten Ponorogo memiliki keistimewaan tersendiri dalam implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG). Di tengah catatan bahwa hanya ada 36 bupati p…

Jangkau Masyarakat Lebih Luas, Polantas Polda Sulbar Sosialisasikan Operasi Patuh Demi Keselamatan Berlalu Lintas di RRI

Jangkau Masyarakat Lebih Luas, Polantas Polda Sulbar Sosialisasikan Operasi Patuh Demi Keselamatan Berlalu Lintas di RRI

Selasa, 03 Nov 2026 10:37 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 10:37 WIB

POLDA SULBAR - Untuk memperluas jangkauan sosialisasi sekaligus memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat dalam rangkaian pelaksanaan Operasi Patuh …

URC Polda Sulbar Sisir Kota Mamuju, Premanisme dan Balap Liar Jadi Sasaran!

URC Polda Sulbar Sisir Kota Mamuju, Premanisme dan Balap Liar Jadi Sasaran!

Selasa, 03 Nov 2026 10:19 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 10:19 WIB

MAMUJU – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda S…

Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Geledah Pondok Pesantren

Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Geledah Pondok Pesantren

Selasa, 03 Nov 2026 09:46 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 09:46 WIB

JAKARTA- Polri melakukan mutasi terhadap tiga Perwira Menengah (Pamen). Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2463/XI/KEP./2026…

Polri Mutasi Lima Pati dan Pamen, Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti

Polri Mutasi Lima Pati dan Pamen, Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti

Selasa, 03 Nov 2026 09:42 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 09:42 WIB

JAKARTA- Polri melakukan mutasi terhadap lima perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2414/X/KEP./2026…

Realisasi APBD Ponorogo Tembus Rp1,67 Triliun, Capaian Pendapatan Naik Pesat

Realisasi APBD Ponorogo Tembus Rp1,67 Triliun, Capaian Pendapatan Naik Pesat

Selasa, 03 Nov 2026 09:34 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 09:34 WIB

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mencatatkan kinerja keuangan daerah yang positif hingga kuartal ketiga tahun ini. Berdasarkan data Pemkab P…