Kasus Suap DJKA, KPK Masih Dalami Peran Sejumlah Pihak, Termasuk Eks Menhub Budi Karya Sumadi

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
Mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

i

JAKARTA– Mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berpotensi kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Budi akan diperiksa dalam pengembangan dugaan suap proyek Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan peluang pemeriksaan terhadap Budi Karya terbuka apabila keterangannya dibutuhkan penyidik untuk memperjelas perkara. "Kemungkinan untuk diperiksa pasti ada,” kata Setyo Budiyanto di Serang, Banten, Kamis 21 Mei 2026.

Menurut Setyo, penyidik masih mendalami asal-usul uang yang dikembalikan mantan Staf Ahli Menteri Perhubungan, Roby Kurniawan. Pengembalian uang itu diduga berkaitan dengan kasus suap proyek DJKA.

Ia menjelaskan, penyidik akan mengkaji apakah uang tersebut diserahkan atas inisiatif pribadi atau berdasarkan perintah pihak tertentu. "Apakah datang atas perintah atau inisiatif sendiri, itu nanti akan didalami,” ujarnya.

Setyo menegaskan seluruh hasil pemeriksaan dan pengembangan perkara nantinya akan dianalisis Kedeputian Penindakan sebelum dilaporkan kepada pimpinan KPK. Sebelumnya, Roby Kurniawan mengembalikan uang yang diduga terkait kasus suap DJKA saat diperiksa penyidik pada Senin 18 Mei 2026.

KPK menduga uang tersebut berasal dari pihak swasta dan diserahkan melalui staf Roby, Bambang Irawan Daeng Irate Djamal. Selain Roby, penyidik juga memeriksa mantan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kemenhub, Danto Restyawan.

Nama Danto sebelumnya mencuat dalam persidangan kasus DJKA di Pengadilan Tipikor Medan pada 1 April 2026. Dalam persidangan, Danto mengaku mendapat perintah mengumpulkan dana dari pejabat pembuat komitmen (PPK) dan kontraktor proyek.

Menanggapi hal tersebut, Setyo memastikan penyidik akan terus mendalami setiap keterangan saksi guna memperjelas konstruksi perkara. "Ketika satu nama disebut, tentu akan dipanggil dan didalami lagi,” katanya. (RRI)
 

Berita Terbaru

Gempa NTT Berdampak ke Mahasiswa di Surabaya, PDI Perjuangan Turun Tangan

Gempa NTT Berdampak ke Mahasiswa di Surabaya, PDI Perjuangan Turun Tangan

Sabtu, 22 Agu 2026 20:41 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 20:41 WIB

SURABAYA – Kepedulian terhadap mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah menempuh pendidikan di Kota Surabaya ditunjukkan DPC PDI Perjuangan Kota S…

Geger! Tangisan Bayi dari Kamar Kos Gubeng Bongkar Kematian Tragis

Geger! Tangisan Bayi dari Kamar Kos Gubeng Bongkar Kematian Tragis

Sabtu, 22 Agu 2026 20:37 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 20:37 WIB

SURABAYA – Tangisan bayi dari sebuah kamar kos di kawasan Gubeng Kertajaya, Surabaya, pada Rabu (5/8/2026), mengungkap kasus kematian bayi yang baru d…

Sulbar Kondusif, Polda dan Jajaran Perkuat Respons Karhutla serta Pelayanan Masyarakat

Sulbar Kondusif, Polda dan Jajaran Perkuat Respons Karhutla serta Pelayanan Masyarakat

Sabtu, 22 Agu 2026 15:13 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 15:13 WIB

MAMUJU— Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Sulawesi Barat dalam sepekan terakhir secara umum aman dan kondusif. Polda Sulbar b…

Persempit Ruang Gerak Kejahatan, Tim URC Polda Sulbar Intensifkan Patroli Malam

Persempit Ruang Gerak Kejahatan, Tim URC Polda Sulbar Intensifkan Patroli Malam

Sabtu, 22 Agu 2026 13:20 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 13:20 WIB

POLDA SULBAR - Memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif serta meminimalkan potensi gangguan kriminalitas saat malam hari, Tim Unit…

Musancab PKB Surabaya, Gus Thoriq Turut Perkuat Konsolidasi

Musancab PKB Surabaya, Gus Thoriq Turut Perkuat Konsolidasi

Sabtu, 22 Agu 2026 13:13 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 13:13 WIB

SURABAYA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Surabaya menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di Kantor DPC PKB Surabaya, S…

DPRD Surabaya Soroti 109 Bozem, Sistem Pengendali Banjir Diminta Terintegrasi

DPRD Surabaya Soroti 109 Bozem, Sistem Pengendali Banjir Diminta Terintegrasi

Sabtu, 22 Agu 2026 07:10 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 07:10 WIB

SURABAYA – Sebanyak 109 bozem eksisting di Kota Surabaya dinilai menjadi modal penting dalam mengendalikan banjir. Namun, DPRD Surabaya menilai keberadaan b…