Grebeg Besar Iduladha 2026 Perdana Pakubuwono XIV Hangabehi Berlangsung Khidmat, Bagikan Gunungan dan Sapi Kurban

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pakubuwono XIV Hangabehi memimpin prosesi Grebeg Besar Iduladha 2026 Karaton Surakarta Hadiningrat yang dipadati ribuan masyarakat dan diwarnai pembagian gunungan serta sapi kurban untuk warga.
Pakubuwono XIV Hangabehi memimpin prosesi Grebeg Besar Iduladha 2026 Karaton Surakarta Hadiningrat yang dipadati ribuan masyarakat dan diwarnai pembagian gunungan serta sapi kurban untuk warga.

i

SURAKARTA — Karaton Surakarta Hadiningrat melalui dawuh Sinuhun Pakubuwono XIV Hangabehi menyelenggarakan Hajad Dalem Grebeg Besar Iduladha 2026 pada Kamis Kliwon, 28 Mei 2026 yang berlangsung khidmat, sakral, dan dipadati ribuan masyarakat dari berbagai daerah.

Momentum ini menjadi peristiwa bersejarah karena merupakan Grebeg Besar pertama yang dipimpin langsung oleh Pakubuwono XIV Hangabehi sejak dinobatkan sebagai Raja Karaton Surakarta Hadiningrat pada 13 November 2025 lalu.

Sejak pagi hari, kawasan Karaton Surakarta hingga Masjid Agung Kagungan Dalem dipenuhi masyarakat yang ingin menyaksikan tradisi budaya adiluhung Jawa yang telah berlangsung turun-temurun sejak masa Pakubuwono XII.

Prosesi dimulai dari Bangsal Maligi Karaton Surakarta dengan keluarnya Gunungan Jaler dan Gunungan Estri yang diiringi barisan prajurit Karaton, sentana dalem, serta abdi dalem dengan busana adat lengkap.

Gunungan Jaler berisi hasil bumi dan sayur-sayuran sebagai simbol kesuburan, kehidupan, dan kemakmuran. Sementara Gunungan Estri berisi rengginan dan berbagai olahan ketan matang sebagai simbol kelimpahan rezeki dan kesejahteraan masyarakat.

Kedua gunungan tersebut dibungkus kain guloklopo merah putih yang memiliki makna filosofis laki-laki dan perempuan dalam harmoni kehidupan.

Setelah dikirab menuju Masjid Agung Kagungan Dalem Karaton Surakarta dan didoakan, gunungan kemudian diparingkan kepada masyarakat yang telah memadati kawasan masjid sejak pagi hari untuk ngalap berkah.

Dalam hitungan menit, seluruh isi gunungan habis diperebutkan masyarakat sebagai simbol harapan keselamatan, keberkahan, dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Selain prosesi Grebeg Besar, Karaton Surakarta Hadiningrat tahun ini juga membagikan empat ekor sapi kurban kepada abdi dalem, sentana dalem, dan sebagian masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat pengabdian, gotong royong, dan kepedulian sosial Karaton kepada masyarakat dalam momentum Hari Raya Iduladha 2026.

Setelah rangkaian Grebeg Besar selesai, para abdi dalem kembali menuju kawasan Pagelaran Karaton Surakarta untuk mengikuti kegiatan cek kesehatan gratis yang digelar Dinas Kesehatan Kota Surakarta bekerja sama dengan Puskesmas Gajahan Kecamatan Pasar Kliwon dan Puskesmas Jayengan Kecamatan Serengan.

Menariknya, Pakubuwono XIV Hangabehi turut mengikuti pemeriksaan kesehatan tersebut sebagai bentuk teladan kepada masyarakat, sentana dalem, dan abdi dalem agar terus menjaga kesehatan dan semangat kebersamaan.

GKR Koes Moertiyah Wandansari atau Gusti Moeng menyampaikan bahwa Grebeg Besar bukan sekadar tradisi budaya, melainkan wujud pengabdian dan rasa syukur Karaton kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Maka dari itu, melalui kurban ini kita harus mengikhlaskan apa yang kita miliki. Apa yang dilakukan Karaton hari ini juga menjadi bagian dari wujud pengabdian dan rasa syukur,” ujarnya.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut juga dihadiri sentana dalem dan abdi dalem dari berbagai daerah.

“Yang tercatat ada sekitar 22 kabupaten yang sowan dalam kegiatan ini. Memang tidak semuanya jumlahnya sama, tetapi yang paling banyak berasal dari Klaten,” jelasnya.

Menurut Gusti Moeng, pelaksanaan Grebeg Besar pada Bakda kedua atau hari kedua setelah Iduladha telah menjadi tradisi sejak masa Pakubuwono XII agar sentana dalem dan abdi dalem tetap dapat berkumpul bersama keluarga pada hari pertama Iduladha.

Ia juga berharap masyarakat terus memberikan doa restu agar Karaton Surakarta tetap lestari dan kembali pada wibawanya sebagai pusat budaya Jawa.

“Yang paling penting kami memohon doa restu seluruh masyarakat agar Karaton Surakarta tetap lestari dan dapat kembali kepada wibawanya,” katanya.

Karaton Surakarta Hadiningrat menegaskan bahwa Grebeg Besar bukan hanya ritual budaya tahunan, tetapi juga simbol hidupnya nilai gotong royong, kebersamaan, spiritualitas, dan pelestarian budaya Jawa di tengah perkembangan zaman modern. (*)

Berita Terbaru

Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo Janji Buka Suara, 15 Pertanyaan Publik Soal 4 Terduga Pengguna Sabu Masih Tunggu Jawaban

Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo Janji Buka Suara, 15 Pertanyaan Publik Soal 4 Terduga Pengguna Sabu Masih Tunggu Jawaban

Sabtu, 18 Jul 2026 20:33 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 20:33 WIB

SIDOARJO – Polemik dipulangkannya empat orang yang sebelumnya diamankan dalam dugaan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kecamatan Candi masih terus menyita p…

Wakapolda Sulbar: Kesiapan SPN Kunci Lahirkan SDM Polri yang Unggul dan Bermutu

Wakapolda Sulbar: Kesiapan SPN Kunci Lahirkan SDM Polri yang Unggul dan Bermutu

Sabtu, 18 Jul 2026 16:50 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 16:50 WIB

POLDA SULBAR- Memastikan ketersediaan sarana yang layak dan mendukung proses pendidikan serta pembentukan karakter calon Bhayangkara masa depan, Wakapolda…

Satresnarkoba Polres Mamuju Tengah Bongkar Jaringan Sabu Palu-Topoyo, Begini Modusnya

Satresnarkoba Polres Mamuju Tengah Bongkar Jaringan Sabu Palu-Topoyo, Begini Modusnya

Sabtu, 18 Jul 2026 15:20 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 15:20 WIB

MAMUJU TENGAH – Komitmen jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Mamuju Tengah (Mateng), Polda Sulbar, dalam memberantas peredaran gelap n…

Karaton Surakarta Gelar Wilujengan Kholdalem ke-393 Sinuhun Sultan Agung Prabu Hanyokrokusumo

Karaton Surakarta Gelar Wilujengan Kholdalem ke-393 Sinuhun Sultan Agung Prabu Hanyokrokusumo

Sabtu, 18 Jul 2026 15:13 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 15:13 WIB

SURAKARTA – Karaton Surakarta Hadiningrat menggelar Wilujengan Kholdalem ke-393 Sinuhun Sultan Agung Prabu Hanyokrokusumo pada Sabtu Legi, 18 Juli 2026, b…

Lewat Polantas Karib, Ditlantas Polda Sulbar Bagikan Beras Ringankan Beban Warga Mamuju

Lewat Polantas Karib, Ditlantas Polda Sulbar Bagikan Beras Ringankan Beban Warga Mamuju

Sabtu, 18 Jul 2026 12:53 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 12:53 WIB

POLDA SULBAR - Program unggulan Ditlantas Polda Sulbar lewat “Polantas Karib” kembali hadir menyapa dan mengulurkan tangan bagi warga yang membutuhkan di Kota M…

Prediksi Skor Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026: Lamine Yamal dan Lionel Messi Jadi Sorotan

Prediksi Skor Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026: Lamine Yamal dan Lionel Messi Jadi Sorotan

Sabtu, 18 Jul 2026 10:00 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 10:00 WIB

NEW JERSEY- Panggung pamungkas turnamen sepak bola termegah di dunia akhirnya resmi terbentuk. Dua raksasa sepak bola dari konfederasi berbeda, Spanyol dan…