DPRD Surabaya Soroti SPMB SMA/SMK yang Masih Bebani Warga Miskin

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Imam Syafi'i, anggota Komisi D DPRD Surabaya bersama seorang pelajar
Imam Syafi'i, anggota Komisi D DPRD Surabaya bersama seorang pelajar

i

SURABAYA – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri di Jawa Timur dinilai masih menyulitkan warga kurang mampu. Pasalnya, calon peserta didik dari keluarga miskin masih diwajibkan mengurus Surat Keterangan Keluarga Miskin (SKKM) dan surat keterangan desil secara langsung ke kantor Dinas Sosial sebagai salah satu syarat pendaftaran jalur afirmasi.

Imam Syafi'i, anggota Komisi D DPRD Surabaya menilai mekanisme tersebut tidak sejalan dengan semangat digitalisasi pelayanan publik yang selama ini terus didorong pemerintah.

"Kami berharap ada integrasi data antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota sehingga warga tidak perlu lagi datang ke kantor Dinas Sosial hanya untuk mengurus dokumen yang datanya sebenarnya sudah dimiliki pemerintah," ujarnya Rabu (3/06/2026).

Menurutnya, prosedur tersebut justru berpotensi membebani masyarakat kurang mampu karena harus meluangkan waktu dan mengeluarkan biaya transportasi untuk mengurus persyaratan administrasi.

Persoalan itu mencuat saat sejumlah warga mendatangi Kantor Dinas Sosial Kota Surabaya untuk meminta SKKM dan surat keterangan desil sebagai syarat pendaftaran SPMB SMA/SMK Negeri jalur afirmasi.

DPRD Surabaya menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian Pemprov Jatim agar proses penerimaan peserta didik baru dapat berlangsung lebih mudah dan efisien, terutama bagi keluarga miskin yang menjadi sasaran program afirmasi.

Selain mempermudah pelayanan, integrasi data juga diyakini dapat meningkatkan akurasi penerima manfaat sekaligus mengurangi potensi kesalahan administrasi dalam proses pendaftaran sekolah.

"Dengan perkembangan teknologi saat ini, seharusnya data antarinstansi bisa saling terhubung. Jangan sampai warga miskin justru direpotkan oleh prosedur yang berbelit untuk mendapatkan hak pendidikan," tegasnya.

Kepala Dinas Sosial Surabaya, Antiek Sugiharti, menjelaskan bahwa untuk SPMB SD dan SMP Negeri di Surabaya, data kesejahteraan masyarakat telah terintegrasi dengan sistem sekolah sehingga warga tidak perlu lagi mengurus surat keterangan secara manual.

"Untuk SPMB SDN dan SMPN di Surabaya tidak perlu seperti ini karena data sudah terhubung dengan sistem di seluruh sekolah," katanya.

Namun, sistem serupa belum diterapkan pada jenjang SMA dan SMK yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Diketahui, pengelolaan SMA dan SMK merupakan kewenangan pemerintah provinsi, sedangkan TK, SD, dan SMP berada di bawah pemerintah kabupaten/kota. Meski demikian, DPRD berharap perbedaan kewenangan tersebut tidak menjadi hambatan dalam mewujudkan pelayanan publik yang terintegrasi dan berpihak kepada masyarakat. (*)

Berita Terbaru

Dalami Dugaan Penyalahgunaan Dana Insentif Kerohanian dan Jamkesda, Tipidkor Polda Sulbar Geledah Kantor Bupati Polman

Dalami Dugaan Penyalahgunaan Dana Insentif Kerohanian dan Jamkesda, Tipidkor Polda Sulbar Geledah Kantor Bupati Polman

Selasa, 03 Nov 2026 19:16 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 19:16 WIB

POLDA SULBAR- Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulbar melakukan penggeledahan di lingkungan Kantor Bupati Polewali Mandar, Selasa …

Gerindra Pecat Tiga Anggota DPRD Terseret Pesta Narkoba di Surabaya

Gerindra Pecat Tiga Anggota DPRD Terseret Pesta Narkoba di Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 16:28 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 16:28 WIB

SURABAYA – Majelis Kehormatan Partai Gerindra akhirnya menjatuhkan sanksi tegas terhadap tiga kadernya yang terjerat kasus pesta narkoba di sebuah hotel k…

Pedagang Tanjungsari Soroti Dugaan Tebang Pilih Penegakan Perda, Pengawasan Pasar Lain Dipertanyakan

Pedagang Tanjungsari Soroti Dugaan Tebang Pilih Penegakan Perda, Pengawasan Pasar Lain Dipertanyakan

Selasa, 03 Nov 2026 12:39 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:39 WIB

SURABAYA – Dugaan tebang pilih dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 1 Tahun 2023 dan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 51 Tahun 2023 m…

Bermain Sambil Belajar, Polisi Sahabat Anak Polda Sulbar Tanamkan Kesadaran Keselamatan Sejak Dini

Bermain Sambil Belajar, Polisi Sahabat Anak Polda Sulbar Tanamkan Kesadaran Keselamatan Sejak Dini

Selasa, 03 Nov 2026 12:32 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:32 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat kembali menyambut hangat kehadiran anak-anak TK dalam kegiatan Polisi Sahabat Anak, Selasa (3/11/26),…

Dipimpin Kepala Daerah Perempuan, Ponorogo Perkuat Pengarusutamaan Gender

Dipimpin Kepala Daerah Perempuan, Ponorogo Perkuat Pengarusutamaan Gender

Selasa, 03 Nov 2026 10:41 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 10:41 WIB

PONOROGO – Kabupaten Ponorogo memiliki keistimewaan tersendiri dalam implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG). Di tengah catatan bahwa hanya ada 36 bupati p…

Jangkau Masyarakat Lebih Luas, Polantas Polda Sulbar Sosialisasikan Operasi Patuh Demi Keselamatan Berlalu Lintas di RRI

Jangkau Masyarakat Lebih Luas, Polantas Polda Sulbar Sosialisasikan Operasi Patuh Demi Keselamatan Berlalu Lintas di RRI

Selasa, 03 Nov 2026 10:37 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 10:37 WIB

POLDA SULBAR - Untuk memperluas jangkauan sosialisasi sekaligus memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat dalam rangkaian pelaksanaan Operasi Patuh …

URC Polda Sulbar Sisir Kota Mamuju, Premanisme dan Balap Liar Jadi Sasaran!

URC Polda Sulbar Sisir Kota Mamuju, Premanisme dan Balap Liar Jadi Sasaran!

Selasa, 03 Nov 2026 10:19 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 10:19 WIB

MAMUJU – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda S…

Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Geledah Pondok Pesantren

Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Geledah Pondok Pesantren

Selasa, 03 Nov 2026 09:46 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 09:46 WIB

JAKARTA- Polri melakukan mutasi terhadap tiga Perwira Menengah (Pamen). Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2463/XI/KEP./2026…

Polri Mutasi Lima Pati dan Pamen, Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti

Polri Mutasi Lima Pati dan Pamen, Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti

Selasa, 03 Nov 2026 09:42 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 09:42 WIB

JAKARTA- Polri melakukan mutasi terhadap lima perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2414/X/KEP./2026…

Realisasi APBD Ponorogo Tembus Rp1,67 Triliun, Capaian Pendapatan Naik Pesat

Realisasi APBD Ponorogo Tembus Rp1,67 Triliun, Capaian Pendapatan Naik Pesat

Selasa, 03 Nov 2026 09:34 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 09:34 WIB

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mencatatkan kinerja keuangan daerah yang positif hingga kuartal ketiga tahun ini. Berdasarkan data Pemkab P…